PT Pelabuhan Indonesia menawarkan kepada investor untuk berinvestasi mengembangkan kawasan pelabuhan Cirebon menjadi destinasi wisata bahari.
“Kami mengundang kepada para investor mengambil kesempatan ini berinvestasi untuk mengembangkan kawasan lini 2 pelabuhan Cirebon sebagai destinasi wisata,” ujar Darwis, GM PT Pelindo Regional 2 Cirebon kepada Ocean Week, di Kantornya, kemarin.
Darwis juga menyampaikan jika pihaknya (Pelindo Cirebon) sudah melakukan MoU dengan Pemkot Cirebon tentang kerja sama kegiatan kepelabuhanan yang ditandatangani pada 26 Mei 2025.
“Kami juga sudah melakukan Perjanjian Kerja Sama Pemajuan Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cirebon (Kadisbudpar) pada September tahun 2025 lalu,” ungkapnya.
Menurut Darwis, kami menawarkan bahwa para peminat untuk pengembangan kawasan wisata itu bisa memanfaatkan bangunan heritage yang berada pada kawasan atau area jasa pariwisata seperti tercantum dalan rencana induk pelabuhan (RIP).

Darwis mengungkapkan bahwa kawasan pelabuhan Cirebon akan digunakan sebagai tempat pelaksanaan Forum Komunikasi Seni Media (FKSM) November mendatang.
“Dengan adanya event ini kami berharap revitalisasi bangunan gudang 101 sampai 103 yang merupakan bangunan penuh sejarah ini dapat dikerjasamakan dan saling menguntungkan untuk memberi manfaat lebih kepada kebudayaan, pariwisata dan masyarakat Kota Cirebon,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor KSOP Kelas II Cirebon Heru Widada mengamini terhadap apa yang disampaikan GM Pelindo Cirebon Darwis. “Jadi kami pun membuka peluang kepada siapa saja yang akan menanamkan dana nya untuk mengembangkan kawasan lini 2 pelabuhan Cirebon menjadi kawasan wisata,” katanya.
Diharapkan rencana induk pengembangan pelabuhan seluas 3,5 hingga 4 hektare untuk kawasan wisata bahari dapat segera terwujud. Dengan adanya pengembangan ini, Kota Cirebon bisa sejajar bahkan lebih unggul dari kota-kota lain dalam sektor pariwisata.
Darwis menambahkan bahwa kegiatan kapal dan bongkar muat barang terus membaik.
Seperti diketahui, Pelabuhan Cirebon memiliki pintu alur dengan total luas 175.000 m2. Ada total 9 Kolam Pelabuhan dengan total luas sebesar 23.102,5 m².
Pelabuhan Cirebon juga dilengkapi dengan breakwater dari bebatuan dan boks beton sepanjang 1.406 m.
Pelabuhan Cirebon memiliki 18
Dermaga jenis Deck on Pile dan Sheets
on Pile. Dengan variasi kedalaman mulai dari – 3 sd -5,5 mLws, sebagian besar
dermaga dikategorikan sebagai
dermaga multipurpose.
Darwis mengemukakan bahwa Pelabuhan Cirebon juga memiliki 6 unit gudang. 5 gudang berada di area Lini I,
dan 1 gudang berada di area Lini II.
Pelabuhan Cirebon juga memiliki
Lapangan di area Lini I dengan luas
sebesar 5.400m² yang diperuntukkan
bagi penumpukkan barang multipurpose.
Selain itu ji iya didukung oleh 6 unit
Excavator untuk kelancaran
pelayanan Bongkar Muat barang curah, dengan kapasitas 0,9 ton sebanyak 4 unit dan 2,1 ton sebanyak 2 unit.
Darwis berharap supaya pengembangan kawasan lini 2 sebagai destinasi wisata baru di Cirebon dapat segera terwujud. (***)





























