• Home
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Monday, August 24, 2026
  • Login
Ocean Week
Advertisement
  • Home
  • Shipping
    • All
    • Moving Kapal
    Pelayaran Mulai Panik BBM Pindah Harga, Ini Kata INSA

    Saat Ini, Usaha Pelayaran Hadapi Tantangan Berat

    Gold Star Line Buka Rute Baru Dari Priok ke Tiongkok Selatan

    Gold Star Line Buka Rute Baru Dari Priok ke Tiongkok Selatan

    107 Kontainer di Kapal Golden Star 1 Berjatuhan ke Laut, KSOP & INSA Batam Masih…

    107 Kontainer di Kapal Golden Star 1 Berjatuhan ke Laut, KSOP & INSA Batam Masih…

    CMA CGM Tetapkan Biaya Tambahan Asia-Mediterania Sebesar US$900/TEU

    CMA CGM Tetapkan Biaya Tambahan Asia-Mediterania Sebesar US$900/TEU

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

  • Port
    Hubla Optimalkan Aset Negara Untuk Perkuat Pelayanan Kepelabuhanan di Samarinda

    Hubla Optimalkan Aset Negara Untuk Perkuat Pelayanan Kepelabuhanan di Samarinda

    Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal RoRo dan Penumpang

    Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal RoRo dan Penumpang

    Kijing Bisa Jadi Yang Terbaik, Pilihan Buat Kegiatan Pelayaran

    Kijing Bisa Jadi Yang Terbaik, Pilihan Buat Kegiatan Pelayaran

    Wamenhub : Pengendalian Emisi Membutuhkan Keterlibatan Semua Pihak

    Wamenhub : Pengendalian Emisi Membutuhkan Keterlibatan Semua Pihak

    Potensi Ada, Tapi Masa Depan Kijing Masih Belum ….

    Potensi Ada, Tapi Masa Depan Kijing Masih Belum ….

    Terminal 2 Petikemas Tanjung Priok Segera Dioperasikan, MV Meratus Konawe Lakukan Ujicoba

    Terminal 2 Petikemas Tanjung Priok Segera Dioperasikan, MV Meratus Konawe Lakukan Ujicoba

    90% Pergerakan Petikemas di Teluk Bayur Rute Domestik, Sisanya Internasional

    90% Pergerakan Petikemas di Teluk Bayur Rute Domestik, Sisanya Internasional

    Bisa Mengganggu, INSA & APBMI Keluhkan Alur Pelayaran dan Kolam Pelabuhan Teluk Bayur Mulai Dangkal

    Bisa Mengganggu, INSA & APBMI Keluhkan Alur Pelayaran dan Kolam Pelabuhan Teluk Bayur Mulai Dangkal

    Investasi Rp30,7 M, TPK Semarang Uji Coba RTG Elektrifikasi

    Investasi Rp30,7 M, TPK Semarang Uji Coba RTG Elektrifikasi

  • Dockyard
    • All
    • Fasilitas
    • Jadwal
    Industri Galangan Kapal Hadapi Tantangan Berat, Harapkan Pemerintah Berikan Dukungan

    Industri Galangan Kapal Hadapi Tantangan Berat, Harapkan Pemerintah Berikan Dukungan

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    DPR RI Minta Kemenhub Maksimalkan Potensi PNBP

    Dilematis Galangan Kapal Lokal, Hingga Presiden Marah

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    Pelabuhan Pare-pare jadi Penyangga Makassar

    INDONESIA KENDARAAN TERMINAL

    Jika Dipanggil Hubla, APBMI Tolak Permenhub 152/2016

    DERMAGA 004 UTARA

    Pelita Samudera Divestasi Aset FLF untuk Beli Kapal

    TPS SURABAYA

    TPK SEMARANG

  • Jadwal
    • All
    • BICT
    • BJTI
    • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
    • IKT
    • JICT
    • MAL
    • PTP
    • Teluk Lamong
    • TPK Koja
    • TPK Makasar
    • TPK Palaran
    • TPKS Semarang
    • TPS Surabaya

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

    JAKARTA INTERNATIONAL CONTAINER TERMINAL

    TPK KOJA

    TPS SURABAYA

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News
No Result
View All Result
  • Home
  • Shipping
    • All
    • Moving Kapal
    Pelayaran Mulai Panik BBM Pindah Harga, Ini Kata INSA

    Saat Ini, Usaha Pelayaran Hadapi Tantangan Berat

    Gold Star Line Buka Rute Baru Dari Priok ke Tiongkok Selatan

    Gold Star Line Buka Rute Baru Dari Priok ke Tiongkok Selatan

    107 Kontainer di Kapal Golden Star 1 Berjatuhan ke Laut, KSOP & INSA Batam Masih…

    107 Kontainer di Kapal Golden Star 1 Berjatuhan ke Laut, KSOP & INSA Batam Masih…

    CMA CGM Tetapkan Biaya Tambahan Asia-Mediterania Sebesar US$900/TEU

    CMA CGM Tetapkan Biaya Tambahan Asia-Mediterania Sebesar US$900/TEU

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

  • Port
    Hubla Optimalkan Aset Negara Untuk Perkuat Pelayanan Kepelabuhanan di Samarinda

    Hubla Optimalkan Aset Negara Untuk Perkuat Pelayanan Kepelabuhanan di Samarinda

    Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal RoRo dan Penumpang

    Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal RoRo dan Penumpang

    Kijing Bisa Jadi Yang Terbaik, Pilihan Buat Kegiatan Pelayaran

    Kijing Bisa Jadi Yang Terbaik, Pilihan Buat Kegiatan Pelayaran

    Wamenhub : Pengendalian Emisi Membutuhkan Keterlibatan Semua Pihak

    Wamenhub : Pengendalian Emisi Membutuhkan Keterlibatan Semua Pihak

    Potensi Ada, Tapi Masa Depan Kijing Masih Belum ….

    Potensi Ada, Tapi Masa Depan Kijing Masih Belum ….

    Terminal 2 Petikemas Tanjung Priok Segera Dioperasikan, MV Meratus Konawe Lakukan Ujicoba

    Terminal 2 Petikemas Tanjung Priok Segera Dioperasikan, MV Meratus Konawe Lakukan Ujicoba

    90% Pergerakan Petikemas di Teluk Bayur Rute Domestik, Sisanya Internasional

    90% Pergerakan Petikemas di Teluk Bayur Rute Domestik, Sisanya Internasional

    Bisa Mengganggu, INSA & APBMI Keluhkan Alur Pelayaran dan Kolam Pelabuhan Teluk Bayur Mulai Dangkal

    Bisa Mengganggu, INSA & APBMI Keluhkan Alur Pelayaran dan Kolam Pelabuhan Teluk Bayur Mulai Dangkal

    Investasi Rp30,7 M, TPK Semarang Uji Coba RTG Elektrifikasi

    Investasi Rp30,7 M, TPK Semarang Uji Coba RTG Elektrifikasi

  • Dockyard
    • All
    • Fasilitas
    • Jadwal
    Industri Galangan Kapal Hadapi Tantangan Berat, Harapkan Pemerintah Berikan Dukungan

    Industri Galangan Kapal Hadapi Tantangan Berat, Harapkan Pemerintah Berikan Dukungan

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    DPR RI Minta Kemenhub Maksimalkan Potensi PNBP

    Dilematis Galangan Kapal Lokal, Hingga Presiden Marah

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    Pelabuhan Pare-pare jadi Penyangga Makassar

    INDONESIA KENDARAAN TERMINAL

    Jika Dipanggil Hubla, APBMI Tolak Permenhub 152/2016

    DERMAGA 004 UTARA

    Pelita Samudera Divestasi Aset FLF untuk Beli Kapal

    TPS SURABAYA

    TPK SEMARANG

  • Jadwal
    • All
    • BICT
    • BJTI
    • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
    • IKT
    • JICT
    • MAL
    • PTP
    • Teluk Lamong
    • TPK Koja
    • TPK Makasar
    • TPK Palaran
    • TPKS Semarang
    • TPS Surabaya

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

    JAKARTA INTERNATIONAL CONTAINER TERMINAL

    TPK KOJA

    TPS SURABAYA

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News
No Result
View All Result
Ocean Week
No Result
View All Result
Home Berita Lain

Saat Politeknik Bumi Akpelni Dilengkapi Masjid Kapal, Bagaimana Sekarang ?

oceanweek by oceanweek
August 8, 2020
in Berita Lain, Uncategorized
Saat Politeknik Bumi Akpelni Dilengkapi Masjid Kapal, Bagaimana Sekarang ?
397
SHARES
2.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Politeknik Bumi Akpelni (akademi pelayaran Niaga Indonesia) Semarang hingga kini telah meluluskan sebanyak 6.789 orang, terdiri dari 2.423 orang jurusan Nautika, 2.234 Teknika, dan KPN 2.132 orang.

Dari para lulusan tersebut, mayoritas terserap untuk memenuhi lapangan kerja di dalam negeri. Hanya sekitar 3,9 % terserap bekerja di luar negri.

“Lulusan dari Politeknik Bumi Akpelni mayoritas terserap di perusahaan pelayaran, instansi pelabuhan, perusahaan jasa ekspor impor, maupun instansi pemerintah di dalam negeri. Ada sekitar 3,9 persen yang terserap bekerja di luar negeri,” kata Cahya Fajar, Direktur Politeknik Bumi Akpelni Semarang, kepada Ocean Week, di ruang kerjanya, Jumat siang (7/8).

Pernyataan itu diiyakan H. Sudirman, ketua II Yayasan Wiyata Dharma. “Sebagai Yayasan yang menaungi Politeknik Bumi Akpelni, kam selalu  berharamemberi support pengelola. Kampus yang kami bangun ini semoga bisa kami dedikasikan kepada bangsa dan negara Indonesia, dan dapat maju, dan dapat berkontribusi positif dibidang kemaritiman untuk negeri ini,” katanya di Semarang.

Mantan Dirut PT SBN ini, juga menyatakan bahwa para tokoh yang ada di Yayasan ini antara lain H. Soenarto sebagai ketua dewan pembina, dan capt. Suharyo (ketua pengawas).

Sudirman mengaku dipercaya untuk day to day di Semarang, mengurus segala kepentingan yayasan.

Cahya Fajar, direktur Akpelni. (**)

Dia pun mengatakan bahwa adanya masjid kapal disini, adalah untuk membentuk karakter para taruna/mahasiswa yang ada disini (asrama), sebagaimana ide dari pembina yayasan H. Soenarto, supaya para mahasiswa setelah lulus menimba ilmu di kampus Akpelni, para perwira muda itu memiliki akhlak yang baik, mental yang baik.

Apa yang diungkapkan Sudirman, sangat dibenarkan Soenarto, pembina yayasan yang sekaligus owner pelayaran PT Gurita Lintas Samudera. “Itu alasan saya membuatkan masjid, kalau setelah lulus diharapkan perwira muda tersebut mempunyai akhlak yang baik, saat bekerja dimanapun tidak berpikir negatif. Itu dia saya,” ungkap Soenarto yang dikonfirmasi Ocean Week.

Masjid kapal H. Soenarto. (**)

Saat Ocean Week berkunjung ke akademi ini Jumat (7/8), suasana kampus cukup ramai dengan para mahasiswa-mahasiswi yang sedang berkegiatan.

Posisi kampus ini berada di dataran cukup tinggi, di Jalan Pawiyatan Luhur, Bendan Duwur kota Semarang.

Apalagi setelah tahun 2019 lalu, di kampus ini berdiri sebuah Masjid berbentuk Kapal, konon tak pernah sepi dari kunjungan masyarakat yang datang kesini berwisata religi, dan ingin langsung melihat keindahan masjid yang tak ada duanya di kota Lumpia ini.

Ocean Week yang berkesempatan melihat dan masuk ke setiap ruangan masjid didampingi Priyanto (Humas Politeknik Bumi Akpelni), bener-bener dibuat kagum.

“Ini benar-benar kapal yang biasa di laut, dipindahkan kesini (kampus Akpelni Semarang), ada sekocinya, untuk ruang nakhoda ada juga, yah memang seperti kapal,” kata Priyanto menceritakan satu persatu ruangan dan fungsinya secara panjang lebar.

H. Soenarto pada suatu acara. (**)

Kapal masjid berwarna putih tersebut berukuran 59 meter X 10 meter dengan tinggi sekitar 20 meter.

Ketika sampai di tingkat 4, kita bisa melihat pemandangan lanskap Kota Semarang bagian bawah dan atas yang padat dengan bangunan rumah mewah, serta jalan tol Krapayak-Jatingelah yang ramai lalu lintas mobil melintas.

Yang perlu diketahui ketika berada di lantai IV masjid, kita benar-benar seperti di kapal, sebab di ruang ini dilengkapi kemudi kapal, ada penunjuk arah, sekoci, tabung, dan pelampung. Sehingga orang yang berada di ruangan itu, tak menyangka kalau sedang berada diatas bukit.

Kata Priyanto, jika mengunjungi pada petang atau malam hari, akan tampak sangat indah karena berbagai lampu dapat terlihat menghiasi penjuru kota yang bagus dan menawan.

Karena datang di hari Jumat, masjid kapal itu cukup ramai dengan mahasiswa Akpelni maupun para dosen yang menunaikan ibadah sholat Jumat, dari lantai 1-3 penuh dengan jamaah.

Mengunjungi masjid kapal H. Soenarto cukup mudah dijangkau. Bisa lewat tol semarang-solo keluar Jatingaleh, atau lewat rute Sampangan.

Wakil direktur III Politeknik Bumi Akpelni Semarang, capt. Fakhurrozi mengatakan biaya pembangunan kapal masjid senilai Rp10,9 miliar.

“Dana pembangunan kapal masjid itu dari pribadi H. Soenarto sebesar Rp 9 miliar, dan sisanya berasal dari alumni Akpelni, Yayasan Wiyata Dharma,” katanya.

Sudirman menambahkan, bahwa ide membuat masjid kapal berasal dari Ketua Dewan Pembina Yayasan Wiyata Dharama H. Soenarto yang juga almuni Akpelni Semarang angkatan V tahun 1969.

“Makanya nama masjid itu dinamai H. Soenarto,” jelas Sudirman.

Sejak diresmikan pada tahun 2019 lalu, minat orang untuk datang berkunjung ke masjid kapal cukup besar. Namun karena sekarang dimasa pandemi covid-19, untuk sementara tertutup bagi masyarakat umum.

Program S1

Direktur Politeknik Bumi Akpelni Semarang, Cahya Fajar mengatakan kalau Politeknik Bumi Akpelni ini dalam beberapa tahun terakhir sudah mulai ada program S1.

“Program S1 ini mengacu pada semangat LLDIKTI yakni peningkatan gelar dari ahli madya ke S1 atau D4. Program S1 Transportasi laut ini mengacu pada Dikti, Kementerian Pendidikan.

Memang, kata Cahya Fajar, ada beberapa kendala untuk itu, mengingat Akpelni ini berpegangan pada dua kementerian. Satu ke Kemenhub dan juga ke Kementerian Pendidikan.

“Ini yang cukup jadi kendala, untuk pendidik S1 kalau sesuai aturan harus S2, tapi untuk S2 yang juga ahli dibidang ini sangatlah sulit. Jadi ya saat ini berjalan seperti yang ada, namun tetap tak mengurangi kualitas,” ujarnya.

Dia berharap, lulusan dari Akpelni ini dapat mewarnai dunia angkutan laut nasional. (***)

Previous Post

IPC Siapkan Fasilitas, Produk Lampung Diharapkan Mendunia

Next Post

Program New Normal Spectra, Seperti Apa

Next Post
Program New Normal Spectra, Seperti Apa

Program New Normal Spectra, Seperti Apa

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

  • BYD Kirim 1 Juta Mobil Gunakan Kapal Raksasa Miliknya

    BYD Kirim 1 Juta Mobil Gunakan Kapal Raksasa Miliknya

    6328 shares
    Share 2531 Tweet 1582
  • KPLP Jadi Otoritas Tunggal Penegakan Peraturan di Laut

    5485 shares
    Share 2194 Tweet 1371
  • Di Kapal TB. Terus Daya 17, 3 ABK Gunakan Ijasah Palsu Ketangkap

    4549 shares
    Share 1820 Tweet 1137
  • Per Januari 2026, Pelaut Tak Bisa Berlayar Jika Tak Miliki Sertifikat BST Dengan Kesehatan Mental

    4258 shares
    Share 1703 Tweet 1065
  • Mantan Direktur Pelindo & Mantan Dirut DPS Ditahan, Kasus Korupsi Pengadaan Kapal Tunda

    3959 shares
    Share 1584 Tweet 990

Follow Us

    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.
Facebook Youtube Instagram

Ocean Week adalah bukan informasi maritim yang pertama tetapi yang terbaik, terpercaya dan akurat dikelola oleh PT Multi Media Ocean Indonesia.

Hubungi kami : redaksi@oceanweek.co.id

  • Home
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Categories

  • Alat Berat
  • All
  • Bea Cukai
  • Berita Lain
  • BICT
  • BJTI
  • Bursa
  • Bursa Kapal
  • Depo Kontainer
  • Dockyard
  • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
  • Fasilitas
  • General Cargo
  • IKT
  • Jadwal
  • Jadwal
  • Jadwal
  • JICT
  • Kapal
  • Kontainer
  • Makasar
  • MAL
  • Medan
  • Moving Kapal
  • Offshores
  • Port
  • PTP
  • Regional
  • Shipping
  • Spare Part
  • Surabaya
  • Teluk Lamong
  • TPK Koja
  • TPK Makasar
  • TPK Palaran
  • TPKS Semarang
  • TPS Surabaya
  • Uncategorized
  • video

Recent News

PT MUSTIKA ALAM LESTARI

August 24, 2026

TPK SEMARANG

August 24, 2026

© 2018 PT Multi Media Ocean Indonesia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Shipping
  • Port
  • Dockyard
  • Jadwal
  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News

© 2018 PT Multi Media Ocean Indonesia.