PT PLN Indonesia Power (PLN IP) menggunakan biomassa jenis serbuk sorgum, yang merupakan hasil produksi masyarakat, sebagai campuran bahan bakar (co-firing) batu bara di PLTU Pelabuhan Ratu, Jawa Barat.
Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta mengatakan pihaknya terus memperkuat komitmennya dalam mendukung transisi energi bersih melalui pemanfaatan biomassa berbasis masyarakat.
Menurut dia, pelibatan masyarakat untuk memproduksi serbuk sorgum ini sebagai wujud nyata sinergi antara sektor energi dan pertanian dalam mendukung ketahanan energi sekaligus pemberdayaan ekonomi daerah.
“Kami ingin memastikan masyarakat di sekitar wilayah operasi turut merasakan manfaat ekonomi dari setiap langkah transformasi energi yang kami jalankan,” ujar Bernadus dalam keterangan nya, di Jakarta.
Bernadus mengatakan pemanfaatan tanaman sorgum memberikan nilai tambah yang luas yakni bulirnya mendukung ketahanan pangan, sedangkan batang dan daunnya diolah menjadi serbuk sorgum untuk bahan bakar co-firing batu bara di PLTU Pelabuhan Ratu.
Melalui sinergi antara BUMN, pemerintah daerah, dan para petani, program ini turut menjawab tantangan kepastian pasar dengan hadirnya PLN sebagai pembeli siaga (off-taker), yang jelas bagi hasil panen masyarakat.
PLN Indonesia Power berharap sinergi ini dapat terus dijaga dan diperluas agar semakin banyak masyarakat di Kabupaten Sukabumi merasakan dampak ekonomi langsung dari rantai pasok energi hijau, sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung implementasi transisi energi bersih di Indonesia.
Bernadus menambahkan keberhasilan program di Pelabuhan Ratu ini menjadi model yang dapat direplikasi di unit-unit PLN IP lainnya.
“Kami berkomitmen untuk terus memperluas program biomassa berbasis masyarakat ini, sejalan dengan upaya kami mempercepat pencapaian target net zero emissions sekaligus mewujudkan ekonomi sirkular yang mandiri di berbagai wilayah operasi,” ujarnya.
Sebelumnya, Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Jawa Barat 2 Pelabuhan Ratu telah melakukan panen raya tanaman sorgum di Perkebunan Sorgum Cilegok, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan yang dihadiri Wakil Bupati Sukabumi Andreas ini menandai keberhasilan inisiatif yang telah berjalan sejak tahun 2025, mulai dari tahap penanaman, masa panen raya hingga pengiriman serbuk sorgum perdana ke PLTU Pelabuhan Ratu.
Langkah strategis ini merupakan gerakan transformatif, yang memadukan sektor pertanian dan energi guna memperkuat rantai pasok biomassa berbasis masyarakat. (**)





























