Kegiatan di Pelabuhan Marunda di Jakarta Utara masih berjalan normal, belum terpengaruh dengan isu wabah corona. Aktivitas sandar kapal dan bongkar barang muatan tetap ramai di tiga terminal pelabuhan ini, yakni Kaliblencong, Marunda Center Terminal (MCT) dan Karya Cipta Nusantara (KCN).
“Sejauh ini masih normal, dan rencananya kita akan berlakukan work from house (WFH),” kata Kepala KSOP Marunda, Iwan Soemantri saat dihubungi Ocean Week, Selasa (17/3), di Jakarta.
Iwan juga mengaku sistem kerja dari rumah (WFH) yang direncanakannya itu bisa dilakukan. Tetapi, Iwan tak menjelaskan bagaimana detilnya, mengingat di pelabuhan Marunda belum semua layanan menggunakan basis online sistem.
Sementara itu, salah satu pelaku usaha di pelabuhan Marunda, Banu Amza membenarkan jika saat ini aktivitas di pelabuhan Marunda masih normal. “Memang sekarang ini yang mendomiasi disini pasir, batubara sedikit berkurang, tapi masih besar,” ujarnya kepada Ocean Week, di Jakarta Utara.

Untuk diketahui, bahwa kegiatan bongkar muat di pelabuhan Marunda kurang lebih 40 juta ton. Sedangkan kunjungan kapal lebih dari 7.000 unit.
“Kurang lebih 700 unit kapal setiap bulan keluar masuk berkegiatan di pelabuhan Marunda ini,” kata Banu.
Banu Amza menambahkan, jika service di pelabuhan Marunda sudah membaik. Bahkan sistem pembayaran PNBP sudah online. “Dan KSOP Marunda sudah memenuhi apa yang menjadi kemauan pengguna jasa,” katanya. (***)






























