Sejak pencanangan tiang pancang pertama pada 11 April 2018 lalu, saat ini sudah ada ratusan tiang pancang menancap dalam proses pembangunan Terminal Kijing di Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.
Direktur Teknik dan Manajemen Risiko PT Pelindo II, Dani Rusli Utama menyatakan jika pembangunan pelabuhan Kijing terus dilakukan oleh Pelindo II. “Pembangunan Kijing (Pelabuhan Kijing-red) terus dilakukan dan dikebut, bahkan sampai sekarang ratusan tiang pancang sudah ditancapkan disana,” kata Dani di Jakarta Utara, Jumat (7/12), menjawab Ocean Week saat ditanya mengenai sejauhmana perkembangan pembangunan terminal Kijing tersebut.
Mantan Dirut PT JICT itu menyatakan, pembangunan Terminal Kijing terbagi menjadi dua tahap. Tahap pertama membangun terminal multipupose, terminal curah cair, terminal curah kering, serta terminal petikemas.
“Tidak hanya itu, pada fase pembangunan tahap pertama Terminal Kijing ini, Pelindo II akan membangun lapangan penumpukan, gudang, tank farm, jalan, lapangan parkir, kantor pelabuhan, kantor instansi, jembatan timbang, dan fasilitas penunjang,” ujarnya.

Menurut dia, pembangunan Terminal Kijing tahap pertama, Pelindo II menyiapkan dana sebesar Rp1,5 triliun. Targetnya, untuk pembangunan tahap pertama dapat diselesaikan pada triwulan III tahun 2019.
Sedangkan pembangunan Terminal Kijing tahap II, meliputi pengembangan 4 terminal yang ada, yakni pengembangan fasilitas penunjang pelabuhan sampai pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di kawasan Terminal Kijing.
Untuk keseluruhan pembangunan, termasuk pembangunan KEK yang ditargetkan rampung di tahun 2021. Total dana yang dikeluarkan Pelindo II untuk investasi mencapai Rp5,6 triliun. (wan/**)






























