Pelindo II memastikan hingga saat ini belum ada larangan untuk kapal yang akan bersandar di pelabuhan Indonesia. Meski, virus korona atau covid-19 sudah dinyatakan sebagai pandemi oleh WHO.
Data yang diperoleh ocean week di Pelindo menyebutkan selama Januari – Februari 2020, terjadi penurunan kunjungan kapal terutama dari China sekitar 5%, yakni dari 46 unit menjadi 34 unit.
Dan selama isu virus Corona, pelabuhan Tanjung Priok khususnya, belum ada kapal Cruise asing yang masuk ke pelabuhan di Jakarta ini.
“Sementara ini kan kita belum ada permintaan ke sana, biasanya kalau kapal kapal cruise (pesiar). Saya yakin ini karena dengan adanya wabah seperti ini kapal cruise pun enggak mau jalan, karena percuma kalau akan ditolak,” kata Direktur Utama Pelindo II Arif Suhartono, di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (13/3).
Arif menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan seperti Syahbandar, Polres Pelabuhan, Bea Cukai hingga Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) guna mencegah wabah virus korona (Covid-19).
Menurutnya, garis komando untuk moda transportasi laut dipimpin oleh Syahbandar. Sedangkan pihaknya bersama seluruh pemangku kepentingan sudah membuat SOP soal pencegahan corona.
“Di mana, untuk penumpang akan sama dengan seperti yang ada di bandara,” ujarnya.
Upaya yang dilakukan seperti terminal untuk penumpang menggunakan kamera thermal scanner atau pendeteksi suhu tubuh. Pengecekan suhu tubuh kepada seluruh penumpang dilakukan sebelum naik atau turun dari kapal.
“Apabila ada yang suspect akan dilakukan prosedur penanganan dengan membawa ke rumah sakit rujukan di RSPI Sulianti Saroso,” tutur dia.
Arif menambahkan, Pelindo II juga menyiapkan ruangan khusus bagi orang yang suspect corona. Ruangan itu, lanjut dia, cukup memuat empat sampai lima orang untuk dilakukan langkah isolasi sementara.
“Itu ada ruang isolasi sementara sambil menunggu datangnya ambulans untuk ke rumah sakit yang ada di Sunter,” tuturnya.
Pada Jumat (13/3) pihak Polres KPPP bersama pihak terkait juga melakukan pembersihan di terminal penumpang pelabuhan Tanjung Priok, kebetulan ada kapal milik Pelni Kelud yang sandar. Para penumpang pun diperiksa suhu badannya menggunakan alat yang sudah disiapkan. (**)






























