Perusahaan pelayaran raksasa nasional Meratus, hari Kamis (25/5/2023), melaunching Container Logistic Center (CLC) KBN Cakung, berlokasi di areal PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Cakung, Jakarta Utara.
Kepala Otoritas Pelabuhan (OP) Tanjung Priok Subagiyo turut hadir dalam acara itu mewakili Dirjen Perhubungan Laut Arif Toha.
Pada kesempatan memberikan sambutan, Subagiyo menyambut baik pembukaan CLC baru Meratus di kawasan industri berikat nusantara di Cakung, Jakarta Utara ini.
Subagiyo berharap kehadiran Meratus CLC KBN Cakung ini dapat mendukung upaya pemerintahan untuk meningkatkan kualitas kinerja logistik di Indonesia.
“Tahun 2023 ini, Logistics Performance Index (LPI) Indonesia mengalami penurunan sehingga kami harapkan CLC Meratus KBN Cakung dapat menjadi salah satu alternatif dan upaya kita bersama dalam meningkatkan kualitas performa logistik dalam negeri,“ kata Subagiyo.

Meratus sebagai perusahaan Integrator Logistik dan Maritim terkemuka di Indonesia, kembali memperkuat eksistensinya di Jakarta dengan membuka Container Logistics Center (CLC) di Kawasan industri KBN Cakung.
CLC dengan luas lahan hingga 3,3 hektar di tahap awal ini akan secara khusus melayani kebutuhan kontainer logistik Main Line Operator (MLO) dalam melakukan kegiatan ekspor dan impor memanfaatkan berbagai fasilitas CLC.
Selain kebutuhan ekspor-impor, Meratus CLC KBN Cakung menyediakan solusi menyeluruh mulai dari manajemen kontainer standar, hingga kegiatan bongkar muat, Refer Plug, Repair Container, Washing Container, Reposition, dan Penyimpanan Container dalam satu lokasi.
Dengan pengalaman pelanggan yang prima, Meratus CLC KBN Cakung juga telah dilengkapi dengan auto-gate system untuk mempercepat alur administrasi serta tracking yang mudah diakses dari setiap kegiatan logistik yang ada di area CLC.

Sementara itu, CEO Meratus Farid Belbouab saat membuka CLC Meratus KBN Cakung menyampaikan bahwa Meratus CLC KBN Cakung menerapkan standar keamanan tinggi bagi semua elemen yang melakukan aktifitas dalam depo demi keselamatan.
Alat Pelindung Diri (APD) wajib digunakan dimulai saat pertama memasuki depo. Bagi para pelanggan disediakan lounge yang nyaman serta proses administrasi yang singkat demi memangkas waktu agar kian efektif. Area merokok disediakan terpisah serta kebersihan di lingkungan CLC yang sangat diperhatikan.
“CLC adalah bagian dari visi grup kami untuk menjadi integrator logistik darat dan maritim di Indonesia. Kami percaya bahwa dengan mengintegrasikan kedua moda transportasi ini, kami dapat memberikan solusi yang lebih efisien dan hemat biaya kepada pelanggan kami. Kami akan terus menunjukkan komitmen kami untuk selalu melakukan pelayanan berbasis customer centric,“ katanya.
Menurut Farid, Meratus Group telah mengalokasikan investasi lebih dari 20 Juta USD di bidang infrastruktur logistik, dan untuk meluncurkan CLC Meratus tidak hanya di kota-kota besar di pulau Jawa, tapi hingga ke pelosok nusantara seperti di Kupang, Kendari, Bitung dan Makassar.

“Perluasan jaringan logistik darat ke wilayah Sulawesi, Kalimantan dan Nusa Tenggara ini sangat penting bagi perekonomian karena Meratus Group memiliki misi untuk meningkatkan konektivitas logistik dan maritim sebagai operator maritim di Indonesia,” ungkap Farid.
Di tempat sama, Direktur Utama PT IPC Terminal Peti Kemas, Guna Mulyana turut memberikan apresiasi dan dukungannya untuk CLC Meratus KBN Cakung.
Guna mengungkapkan bahwa inovasi-inovasi yang dikembangkan di CLC Meratus ini dapat menjadi contoh bagi depo-depo lainnya, sehingga bersama-sama dapat berkolaborasi memperkuat ekosistem logistik di Jakarta.
Dirut Meratus Slamet Rahardjo, pada kesempatan tersebut hanya menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada semua pihak yang telah bersedia hadir, sekaligus akan mensupport hadirnya CLC Meratus Cakung di KBN ini.
Selain di Cakung Jakarta, CLC Meratus ini juga sudah ada di Semarang, Surabaya, Kupang, dan Belawan. (**)




























