Kapal Kuala Mas milik Temas Line mengalami musibah tenggelam di area pelabuhan Tenau Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), sekitar pukul 07.30 WITA, Sabtu (21/12).
Marthalia Vigita, Corporate Secretary PT Temas Line Tbk saat dikonfirmasi mengenai peristiwa naas tersebut membenarkan adanya kejadian itu.
“Kami mengkonfirmasi bahwa benar adanya kejadian insiden kapal Kuala Mas di area pelabuhan Tenau, Kupang, NTT sekitar pukul 07.30 WITA,” ujarnya kepada Ocean Week melalui WhatsApp nya, Sabtu (21/12/2024).
Kapal Kuala Mas berangkat dari pelabuhan Makassar menuju Tenau Kupang, namun naas harus mengalami tenggelam di area pelabuhan Tenau Kupang. Belum ada informasi pasti apakah ada korban jiwa atau tidak.
Namun dari video yang diperoleh Ocean Week, tampak sejumlah kontainer terapung diatas perairan/lautan area pelabuhan.
Ditanya penyebab tenggelam nya kapal itu, Marthalia mengatakan bahwa Informasi yang di terima dari rantai kapal lain. Namun, untuk informasi detil nya masih dalam investigasi. “Masih mencari info detail nya Pak,” katanya.
Marthalia juga menyampaikan jika kapal Kuala Mas secara manajemen pengoperasiannya dilakukan oleh Anak Usaha Perusahaan.
“Saat ini fokus kami adalah keselamatan dari awak kapal dan angkutan yang berada di atas kapal. Kami sudah berkoordinasi dengan semua pihak terkait untuk penanganan terbaik,” jelasnya.
Marthalia berjanji akan terus memberikan informasi jika ada perkembangan mengenai musibah yang terjadi di penghujung tahun 2024 ini.
“Jika ada perkembangan informasi lainnya, akan kami sampaikan kemudian secara resmi,” ungkapnya.
Ketika hal ini dikonfirmasi ke direktur Lala Hubla Capt. Hartanto, hanya dijawab agar menanyakannya kepada direktorat KPLP Hubla. Namun, pihak KPLP yang dihubungi belum ada jawaban.
Sementara itu, infomasi yang diperoleh Ocean Week dari KSOP, menyebutkan bahwa kronologi kejadian tersebut yakni pada pukul 02.30 LT, Regu jaga KSOP Kelas III Kupang mendapat info bahwa terjadi senggolan antara KM. Kuala Mas dan KM. Maritim Khatulistiwa di area labuh pelabuhan Tenau Kupang yang akan melaksanakan proses olah gerak. Indikasi kapal terseret arus yang sangat kencang sehingga menyenggol KM. Maritim Khatulistiwa.
Lalu pada pukul 03.18 LT, info dari Kuala mas akan melaksanakan olah gerak menyenggol KM. Maritim Khatulistiwa dan mengalami kebocoran di area kanan lambung kapal.
Kemudian pada pukul 05.20. LT, KM. Kuala Mas memutuskan untuk mengkandaskan kapal didekat dermaga ASDP Bolok Kupang.
Posisi koordinat peristiwa 10°13,110′ S – 123°30,413′ E dengan kedalaman kurang lebih 40 M.
Pada Apukul 06.30 LT, tim dari KSOP Kupang menuju TKP untuk rencana evakuasi dan berupaya mengamankan dokumen kapal. Namun crew memutuskan untuk melanjutkan pekerjaan untuk mencoba menyelamatkan kapal.
Dan pada pukul 08.02 LT, crew kapal minta evakuasi melalui radio VHF. Lalu pada pukul 08.08 LT, kapten dan crew KM. Kuala Mas memutuskan untuk Abandon ship.
Akhirnya, pada pukul 08.12 LT, TB. Putri Harbour melakukan evakuasi. Sebanyak 20 orang ABK selamat menuju dermaga terdekat di dermaga Polairud. Dan pada pukul 08.34 LT, Kapal Kuala Mas terbalik dan tenggelam setengah badan.
Marthalia menambahkan bahwa posisi saat ini semua crew Selamat. “Dan Container yang hanyut dalam proses evakuasi agar tidak mengganggu alur pelayaran yang ada,” katanya. (***)






























