INSA berbagi dengan yaktim piatu dan kaum dhuafa, bertempat di Rumah Imam Bonjol, Jakarta Pusat, pada Jumat alam (25/5), sekaligus acara berbuka puasa bersama.
Hadir pada kesempatan itu, Menhub Budi Karya Sumadi, Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Roeslani, Dirut Pelindo II Elvyn G Masassya, pakar hukum Chandra Motik, para asosiasi terkait kepelabuhanan, serta pengurus DPP INSA, dan mitra kerja terkait.
Acara buka puasa ini juga dijadikan sebagai ajang siaturahim diantara para pengusaha maupun ke pemerintah. “Buka puasa merupakan agenda rutin DPP INSA yang dilaksanakan setiap tahun,” kata Ketua Umum INSA Carmelita Hartoto mengawali sambutannya.
Selain itu, ungkapnya, kegiatan ini juga sebagai upaya INSA meningkatkan sinergi dan kerjasama dengan seluruh stakeholders kemaritiman, khususnya dengan instansi pemerintah.
“Sebagai satu-satunya wadah berkumpulnya pengusaha pelayaran niaga nasional yang diakui pemerintah juga secara rutin dan konsisten aktif memberikan masukan dan sumbang gagasan dalam rangka memajukan industri pelayaran nasional,” kata Meme, panggilan Carmelita.
INSA, ujar Meme, mengapresiasi sinergi pemerintah dan INSA selama ini, misalnya dilibatkannya pelayaran swasta niaga nasional dalam program tol laut, serta tawaran pengelolaan pelabuhan saat ini. “Sinergi INSA dan pemerintah mutlak dibutuhkan, terutama dalam memutuskan kebijakan-kebijakan baru, serta mencarikan solusi dari setiap persoalan keritiman yang muncul,” jelas Carmelita.
Dengan adanya komunikasi antara INSA dengan instansi pemerintah dan stakeholder lainnya, maka dapat tercipta harmonisasi, sehingga dapat menghindari biaya-baiaya baru yang timbul yang justru kontra produktif dengan agenda bersama menurunkan biaya logistik nasional. (***)




























