• Home
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Wednesday, July 1, 2026
  • Login
Ocean Week
Advertisement
  • Home
  • Shipping
    • All
    • Moving Kapal
    Pelayaran Mulai Panik BBM Pindah Harga, Ini Kata INSA

    Saat Ini, Usaha Pelayaran Hadapi Tantangan Berat

    Gold Star Line Buka Rute Baru Dari Priok ke Tiongkok Selatan

    Gold Star Line Buka Rute Baru Dari Priok ke Tiongkok Selatan

    107 Kontainer di Kapal Golden Star 1 Berjatuhan ke Laut, KSOP & INSA Batam Masih…

    107 Kontainer di Kapal Golden Star 1 Berjatuhan ke Laut, KSOP & INSA Batam Masih…

    CMA CGM Tetapkan Biaya Tambahan Asia-Mediterania Sebesar US$900/TEU

    CMA CGM Tetapkan Biaya Tambahan Asia-Mediterania Sebesar US$900/TEU

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

  • Port
    Terminal Kijing Resmi Beroperasi, Ekspor Perdana Masih 180 Petikemas

    Terminal Kijing Resmi Beroperasi, Ekspor Perdana Masih 180 Petikemas

    Tarif Baru di TPK Batu Ampar Ditunda, Ada Apa..

    Tarif Baru di TPK Batu Ampar Ditunda, Ada Apa..

    IPC TPK Jambi Dukung Ekspor 19,2 Ton Kopi Kerinci ke Mesir

    IPC TPK Jambi Dukung Ekspor 19,2 Ton Kopi Kerinci ke Mesir

    Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

    Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

    PTP Cirebon Berperan Sebagai Jalur Distribusi Barang ke Jawa Barat & Indonesia

    PTP Cirebon Berperan Sebagai Jalur Distribusi Barang ke Jawa Barat & Indonesia

    Setelah Throughput Lebih 1 Juta TEUs, Jepang Study ke TPKS Semarang

    Setelah Throughput Lebih 1 Juta TEUs, Jepang Study ke TPKS Semarang

    Bea Cukai, KSOP – Pelindo Berkomitmen Mempercepat Pemeriksaan & Pengeluaran Petikemas

    Bea Cukai, KSOP – Pelindo Berkomitmen Mempercepat Pemeriksaan & Pengeluaran Petikemas

    Kijing Resmi Layani Petikemas, TB Megah Yang Pertama

    Kijing Resmi Layani Petikemas, TB Megah Yang Pertama

    Pelabuhan Pulau Baai Tingkatkan Layanan Curah Cair, Termasuk Petikemas

    Pelabuhan Pulau Baai Tingkatkan Layanan Curah Cair, Termasuk Petikemas

  • Dockyard
    • All
    • Fasilitas
    • Jadwal
    Industri Galangan Kapal Hadapi Tantangan Berat, Harapkan Pemerintah Berikan Dukungan

    Industri Galangan Kapal Hadapi Tantangan Berat, Harapkan Pemerintah Berikan Dukungan

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    DPR RI Minta Kemenhub Maksimalkan Potensi PNBP

    Dilematis Galangan Kapal Lokal, Hingga Presiden Marah

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    Pelabuhan Pare-pare jadi Penyangga Makassar

    INDONESIA KENDARAAN TERMINAL

    Jika Dipanggil Hubla, APBMI Tolak Permenhub 152/2016

    DERMAGA 004 UTARA

    Pelita Samudera Divestasi Aset FLF untuk Beli Kapal

    TPS SURABAYA

    TPK SEMARANG

  • Jadwal
    • All
    • BICT
    • BJTI
    • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
    • IKT
    • JICT
    • MAL
    • PTP
    • Teluk Lamong
    • TPK Koja
    • TPK Makasar
    • TPK Palaran
    • TPKS Semarang
    • TPS Surabaya

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

    JAKARTA INTERNATIONAL CONTAINER TERMINAL

    TPK KOJA

    TPS SURABAYA

    TERMINAL TELUK LAMONG

    JAKARTA INTERNATIONAL CONTAINER TERMINAL

    TPK KOJA

  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News
No Result
View All Result
  • Home
  • Shipping
    • All
    • Moving Kapal
    Pelayaran Mulai Panik BBM Pindah Harga, Ini Kata INSA

    Saat Ini, Usaha Pelayaran Hadapi Tantangan Berat

    Gold Star Line Buka Rute Baru Dari Priok ke Tiongkok Selatan

    Gold Star Line Buka Rute Baru Dari Priok ke Tiongkok Selatan

    107 Kontainer di Kapal Golden Star 1 Berjatuhan ke Laut, KSOP & INSA Batam Masih…

    107 Kontainer di Kapal Golden Star 1 Berjatuhan ke Laut, KSOP & INSA Batam Masih…

    CMA CGM Tetapkan Biaya Tambahan Asia-Mediterania Sebesar US$900/TEU

    CMA CGM Tetapkan Biaya Tambahan Asia-Mediterania Sebesar US$900/TEU

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

  • Port
    Terminal Kijing Resmi Beroperasi, Ekspor Perdana Masih 180 Petikemas

    Terminal Kijing Resmi Beroperasi, Ekspor Perdana Masih 180 Petikemas

    Tarif Baru di TPK Batu Ampar Ditunda, Ada Apa..

    Tarif Baru di TPK Batu Ampar Ditunda, Ada Apa..

    IPC TPK Jambi Dukung Ekspor 19,2 Ton Kopi Kerinci ke Mesir

    IPC TPK Jambi Dukung Ekspor 19,2 Ton Kopi Kerinci ke Mesir

    Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

    Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

    PTP Cirebon Berperan Sebagai Jalur Distribusi Barang ke Jawa Barat & Indonesia

    PTP Cirebon Berperan Sebagai Jalur Distribusi Barang ke Jawa Barat & Indonesia

    Setelah Throughput Lebih 1 Juta TEUs, Jepang Study ke TPKS Semarang

    Setelah Throughput Lebih 1 Juta TEUs, Jepang Study ke TPKS Semarang

    Bea Cukai, KSOP – Pelindo Berkomitmen Mempercepat Pemeriksaan & Pengeluaran Petikemas

    Bea Cukai, KSOP – Pelindo Berkomitmen Mempercepat Pemeriksaan & Pengeluaran Petikemas

    Kijing Resmi Layani Petikemas, TB Megah Yang Pertama

    Kijing Resmi Layani Petikemas, TB Megah Yang Pertama

    Pelabuhan Pulau Baai Tingkatkan Layanan Curah Cair, Termasuk Petikemas

    Pelabuhan Pulau Baai Tingkatkan Layanan Curah Cair, Termasuk Petikemas

  • Dockyard
    • All
    • Fasilitas
    • Jadwal
    Industri Galangan Kapal Hadapi Tantangan Berat, Harapkan Pemerintah Berikan Dukungan

    Industri Galangan Kapal Hadapi Tantangan Berat, Harapkan Pemerintah Berikan Dukungan

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    DPR RI Minta Kemenhub Maksimalkan Potensi PNBP

    Dilematis Galangan Kapal Lokal, Hingga Presiden Marah

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    Pelabuhan Pare-pare jadi Penyangga Makassar

    INDONESIA KENDARAAN TERMINAL

    Jika Dipanggil Hubla, APBMI Tolak Permenhub 152/2016

    DERMAGA 004 UTARA

    Pelita Samudera Divestasi Aset FLF untuk Beli Kapal

    TPS SURABAYA

    TPK SEMARANG

  • Jadwal
    • All
    • BICT
    • BJTI
    • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
    • IKT
    • JICT
    • MAL
    • PTP
    • Teluk Lamong
    • TPK Koja
    • TPK Makasar
    • TPK Palaran
    • TPKS Semarang
    • TPS Surabaya

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

    JAKARTA INTERNATIONAL CONTAINER TERMINAL

    TPK KOJA

    TPS SURABAYA

    TERMINAL TELUK LAMONG

    JAKARTA INTERNATIONAL CONTAINER TERMINAL

    TPK KOJA

  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News
No Result
View All Result
Ocean Week
No Result
View All Result
Home Berita Lain

Gapasdap : Penerapan B50 Jangan Buru-buru

oceanweek by oceanweek
July 1, 2026
in Berita Lain, Uncategorized
Ketapang – Gilimanuk Macet Lagi, Saatnya Pemerintah Menambah Dermaga
334
SHARES
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dewan Pimpinan Pusat Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (DPP GAPASDAP) mengapresiasi langkah Pemerintah Republik Indonesia yang berencana mulai menerapkan biodiesel B50 sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan energi nasional, meningkatkan nilai tambah minyak sawit, serta mengurangi ketergantungan terhadap impor solar.

Ketua Umum DPP GAPASDAP Khoiri Soetomo menegaskan bahwa pada prinsipnya operator angkutan penyeberangan mendukung setiap kebijakan pemerintah yang bertujuan memperkuat kemandirian energi nasional.

Namun demikian, kata Khoiri, implementasi B50 pada kapal penyeberangan perlu dilakukan secara bertahap, berbasis kajian ilmiah yang komprehensif, serta mengutamakan aspek keselamatan pelayaran.

“Kapal penyeberangan merupakan moda transportasi publik yang mengangkut jutaan penumpang, kendaraan, dan logistik antarpulau setiap tahun. Oleh karena itu, setiap perubahan spesifikasi bahan bakar harus dipastikan tidak menurunkan tingkat keselamatan, keandalan mesin, maupun kontinuitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Khoiri Soetomo kepada Ocean Week, Rabu (1/7).

Khoiri Soetomo juga mengungkapkan bahwa karakter operasional kapal sangat berbeda dengan kendaraan darat. Kapal beroperasi selama berjam-jam bahkan berhari-hari tanpa henti di tengah laut, menghadapi arus, gelombang, angin, cuaca yang berubah-ubah, serta kondisi pelayaran yang dinamis.

Keandalan sistem propulsi menjadi faktor yang sangat menentukan keselamatan pelayaran.

“Gangguan kecil pada sistem bahan bakar yang mungkin masih dapat ditoleransi pada kendaraan darat dapat menimbulkan konsekuensi yang jauh lebih serius apabila terjadi pada kapal yang sedang berlayar,” ungkapnya.

Regulasi Internasional 

Dalam kerangka regulasi internasional, ungkapnya, International Maritime Organization (IMO) melalui MEPC.1/Circ.795/Rev.9 membedakan perlakuan terhadap biofuel berdasarkan kadar campurannya.

Kata Khoiri, campuran biofuel hingga 30 persen masih mengikuti ketentuan Regulation 18.3.1 MARPOL Annex VI, sedangkan campuran di atas 30 persen, termasuk B50, harus memenuhi persyaratan tambahan sebagaimana diatur dalam Regulation 18.3.2 MARPOL Annex VI.

Untuk mesin diesel kapal, lanjutnya, penggunaan bahan bakar baru hanya dapat dilakukan sepanjang tidak mengubah komponen kritis pengendali emisi NOx maupun pengaturan operasi yang telah disetujui dalam Technical File mesin.

Apabila kondisi tersebut tidak terpenuhi, diperlukan pembuktian bahwa penggunaan bahan bakar tidak menyebabkan emisi NOx melampaui batas yang dipersyaratkan.

Kajian Akademik 

Sejumlah penelitian dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) memberikan catatan penting mengenai penggunaan biodiesel dengan kandungan tinggi.

Penelitian Himmawan Aan Listyanto mengenai performa biodiesel B50 hingga B100 pada mesin diesel menunjukkan bahwa pada kondisi full load, penggunaan B50 mengalami penurunan daya sekitar 6,38 persen dibandingkan HSD.

Pada saat yang sama, Specific Fuel Oil Consumption (SFOC) meningkat sekitar 6,8 persen pada putaran maksimum.

Temuan tersebut menunjukkan adanya potensi penurunan performa mesin sekaligus peningkatan konsumsi bahan bakar ketika kandungan biodiesel semakin tinggi.

Ketua umum Gapasdap juga menyampaikan bahwa kajian ITS lainnya juga menyebutkan biodiesel memiliki karakteristik berupa densitas yang lebih tinggi, nilai kalor yang lebih rendah, konsumsi bahan bakar yang cenderung meningkat, serta potensi peningkatan emisi NOx.

Bagi kapal penyeberangan, kondisi tersebut dapat berdampak langsung terhadap efisiensi operasi.

Aspek lain yang perlu mendapat perhatian adalah stabilitas bahan bakar selama penyimpanan.

Penelitian ITS menunjukkan biodiesel lebih rentan mengalami hidrolisis, oksidasi, degradasi termal, maupun kontaminasi mikroorganisme selama penyimpanan.

Pada pengujian tersebut, B50 mengalami kenaikan bilangan asam sekitar 29,61 persen, sedangkan pertumbuhan koloni bakteri meningkat hingga sekitar 2.900 persen selama penyimpanan enam minggu.

Dalam operasional kapal, bahan bakar tidak hanya berada di tangki utama, tetapi juga melewati settling tank, service tank, separator, jaringan pipa, hingga filter.

Oleh karena itu, kualitas bahan bakar, kandungan air, pertumbuhan bakteri, pembentukan sludge, dan stabilitas bahan bakar menjadi faktor yang sangat mempengaruhi keandalan mesin kapal.

Keselamatan Tak Boleh Kompromi

Dari perspektif keselamatan pelayaran, kandungan Fatty Acid Methyl Ester (FAME) pada biodiesel memiliki sifat sebagai pelarut yang dapat meluruhkan endapan lama di dalam tangki dan saluran bahan bakar.

Pada masa awal penggunaan, kondisi tersebut berpotensi meningkatkan pembentukan sludge, mempercepat penyumbatan filter (filter clogging), serta menambah beban kerja separator.

Akibatnya operator kapal harus meningkatkan frekuensi pemeriksaan, memperbanyak persediaan filter dan suku cadang, serta memperketat pengawasan terhadap sistem bahan bakar.

Apabila filter tersumbat dan suplai bahan bakar ke mesin terganggu, tenaga mesin dapat menurun bahkan berhenti sama sekali.

Pada kendaraan darat, kondisi seperti ini masih memungkinkan kendaraan berhenti di bahu jalan. Namun pada kapal penyeberangan, kehilangan tenaga mesin berarti kehilangan kemampuan olah gerak (loss of propulsion).

Dalam kondisi arus kuat, alur pelayaran sempit, kepadatan lalu lintas, maupun saat proses sandar di dermaga, kehilangan tenaga mesin dapat meningkatkan risiko tubrukan, kandas, kerusakan fasilitas pelabuhan, bahkan berpotensi mengancam keselamatan jiwa manusia.

Karena itu, bagi GAPASDAP, setiap kebijakan yang berkaitan dengan bahan bakar kapal harus selalu mengutamakan prinsip safety first.

Khoiri menjelaskan bahwa selain aspek teknis dan keselamatan, implementasi B50 juga berpotensi meningkatkan biaya operasional perusahaan pelayaran.

Tambahan biaya tersebut antara lain berasal dari peningkatan konsumsi bahan bakar, frekuensi penggantian filter yang lebih tinggi, pembersihan tangki, penyesuaian separator, kebutuhan aditif, penyediaan suku cadang tambahan, serta meningkatnya frekuensi perawatan mesin.

Seluruh biaya tersebut merupakan konsekuensi yang tidak dapat dipisahkan dari kewajiban operator dalam menjaga keandalan mesin dan memenuhi standar keselamatan pelayaran.

Tarif Tertinggal

Kondisi tersebut menjadi semakin berat karena tarif angkutan penyeberangan saat ini masih tertinggal dibandingkan kebutuhan biaya operasional.

Khoiri menegaskan, berdasarkan perhitungan Biaya Pokok Penyelenggaraan (BPP/HPP) Tahun 2019, tarif angkutan penyeberangan masih berada sekitar 31,8 persen di bawah kebutuhan biaya sebenarnya.

Apabila implementasi B50 benar-benar meningkatkan konsumsi bahan bakar dan biaya pemeliharaan, maka kesenjangan antara tarif dan biaya operasional akan semakin melebar.

Tanpa adanya penyesuaian tarif atau mekanisme kompensasi yang memadai, kemampuan operator dalam menjaga keselamatan, keandalan pelayanan, dan keberlanjutan usaha akan semakin tertekan.

Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah, ujar Khoiri, GAPASDAP mengusulkan agar implementasi B50 pada kapal penyeberangan diawali melalui pilot project nasional yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Pilot project tersebut diharapkan melibatkan Kementerian Perhubungan, Kementerian ESDM, Pertamina, BKI, perguruan tinggi, produsen mesin kapal, lembaga klasifikasi, asosiasi operator pelayaran, serta lembaga penelitian independen.

Pengujian lapangan perlu dilakukan terhadap berbagai tipe mesin dan usia kapal yang beroperasi di Indonesia dengan mengevaluasi performa mesin, konsumsi bahan bakar, emisi, pembentukan sludge, keandalan separator, umur filter, biaya perawatan, serta aspek keselamatan pelayaran selama periode operasional yang memadai.

Hasil pilot project tersebut diharapkan menjadi dasar ilmiah sebelum implementasi secara nasional.

Ketua umum Gapasdap mengatakan, bahwa organisasi tidak menolak kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional, namun mengharapkan agar implementasi B50 pada kapal penyeberangan dilakukan secara bertahap, berbasis hasil uji ilmiah, menjamin keselamatan pelayaran, serta mempertimbangkan keberlanjutan operasional operator.

Di sisi lain, apabila implementasi B50 terbukti menambah biaya operasional perusahaan pelayaran, maka pemerintah diharapkan segera melakukan penyesuaian kebijakan tarif atau menyediakan mekanisme kompensasi yang proporsional agar standar keselamatan, kualitas pelayanan, dan kesinambungan transportasi penyeberangan nasional tetap terjaga sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran.

“GAPASDAP siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam pelaksanaan uji coba, penyediaan data operasional kapal, serta evaluasi bersama agar implementasi B50 benar-benar mampu mendukung ketahanan energi nasional tanpa mengurangi keselamatan pelayaran dan kelancaran distribusi logistik antarpulau,” kata Khoiri Soetomo. (***)

Previous Post

Lepas Dari Pelni, SBL Gabung Ke MTI

Next Post

Terminal Teluk Lamong Raih Digital PR Award 2026

Next Post
Terminal Teluk Lamong Raih Digital PR Award 2026

Terminal Teluk Lamong Raih Digital PR Award 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

  • BYD Kirim 1 Juta Mobil Gunakan Kapal Raksasa Miliknya

    BYD Kirim 1 Juta Mobil Gunakan Kapal Raksasa Miliknya

    6302 shares
    Share 2521 Tweet 1576
  • KPLP Jadi Otoritas Tunggal Penegakan Peraturan di Laut

    5468 shares
    Share 2187 Tweet 1367
  • Di Kapal TB. Terus Daya 17, 3 ABK Gunakan Ijasah Palsu Ketangkap

    4542 shares
    Share 1817 Tweet 1136
  • Per Januari 2026, Pelaut Tak Bisa Berlayar Jika Tak Miliki Sertifikat BST Dengan Kesehatan Mental

    4245 shares
    Share 1698 Tweet 1061
  • Mantan Direktur Pelindo & Mantan Dirut DPS Ditahan, Kasus Korupsi Pengadaan Kapal Tunda

    3917 shares
    Share 1567 Tweet 979

Follow Us

    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.
Facebook Youtube Instagram

Ocean Week adalah bukan informasi maritim yang pertama tetapi yang terbaik, terpercaya dan akurat dikelola oleh PT Multi Media Ocean Indonesia.

Hubungi kami : redaksi@oceanweek.co.id

  • Home
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Categories

  • Alat Berat
  • All
  • Bea Cukai
  • Berita Lain
  • BICT
  • BJTI
  • Bursa
  • Bursa Kapal
  • Depo Kontainer
  • Dockyard
  • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
  • Fasilitas
  • General Cargo
  • IKT
  • Jadwal
  • Jadwal
  • Jadwal
  • JICT
  • Kapal
  • Kontainer
  • Makasar
  • MAL
  • Medan
  • Moving Kapal
  • Offshores
  • Port
  • PTP
  • Regional
  • Shipping
  • Spare Part
  • Surabaya
  • Teluk Lamong
  • TPK Koja
  • TPK Makasar
  • TPK Palaran
  • TPKS Semarang
  • TPS Surabaya
  • Uncategorized
  • video

Recent News

STIAMAK Gelar Seminar Bertema Logistics 5.0

STIAMAK Gelar Seminar Bertema Logistics 5.0

July 1, 2026
TPS Terus Tingkatkan Kapabilitas Human Capital

TPS Terus Tingkatkan Kapabilitas Human Capital

July 1, 2026

© 2018 PT Multi Media Ocean Indonesia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Shipping
  • Port
  • Dockyard
  • Jadwal
  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News

© 2018 PT Multi Media Ocean Indonesia.