• Home
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Thursday, June 18, 2026
  • Login
Ocean Week
Advertisement
  • Home
  • Shipping
    • All
    • Moving Kapal
    Pelayaran Mulai Panik BBM Pindah Harga, Ini Kata INSA

    Saat Ini, Usaha Pelayaran Hadapi Tantangan Berat

    Gold Star Line Buka Rute Baru Dari Priok ke Tiongkok Selatan

    Gold Star Line Buka Rute Baru Dari Priok ke Tiongkok Selatan

    107 Kontainer di Kapal Golden Star 1 Berjatuhan ke Laut, KSOP & INSA Batam Masih…

    107 Kontainer di Kapal Golden Star 1 Berjatuhan ke Laut, KSOP & INSA Batam Masih…

    CMA CGM Tetapkan Biaya Tambahan Asia-Mediterania Sebesar US$900/TEU

    CMA CGM Tetapkan Biaya Tambahan Asia-Mediterania Sebesar US$900/TEU

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

  • Port
    IPC TPK Jambi Dukung Ekspor 19,2 Ton Kopi Kerinci ke Mesir

    IPC TPK Jambi Dukung Ekspor 19,2 Ton Kopi Kerinci ke Mesir

    Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

    Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

    PTP Cirebon Berperan Sebagai Jalur Distribusi Barang ke Jawa Barat & Indonesia

    PTP Cirebon Berperan Sebagai Jalur Distribusi Barang ke Jawa Barat & Indonesia

    Setelah Throughput Lebih 1 Juta TEUs, Jepang Study ke TPKS Semarang

    Setelah Throughput Lebih 1 Juta TEUs, Jepang Study ke TPKS Semarang

    Bea Cukai, KSOP – Pelindo Berkomitmen Mempercepat Pemeriksaan & Pengeluaran Petikemas

    Bea Cukai, KSOP – Pelindo Berkomitmen Mempercepat Pemeriksaan & Pengeluaran Petikemas

    Kijing Resmi Layani Petikemas, TB Megah Yang Pertama

    Kijing Resmi Layani Petikemas, TB Megah Yang Pertama

    Pelabuhan Pulau Baai Tingkatkan Layanan Curah Cair, Termasuk Petikemas

    Pelabuhan Pulau Baai Tingkatkan Layanan Curah Cair, Termasuk Petikemas

    Untuk Kelancaran Arus Logistik, Pelindo Padang Siapkan Layanan Parkir Angkutan Barang

    Untuk Kelancaran Arus Logistik, Pelindo Padang Siapkan Layanan Parkir Angkutan Barang

    TPK Batu Ampar Direct Call ke Tujuh Negara, Bukti Batam Makin Menarik

    TPK Batu Ampar Direct Call ke Tujuh Negara, Bukti Batam Makin Menarik

  • Dockyard
    • All
    • Fasilitas
    • Jadwal
    Industri Galangan Kapal Hadapi Tantangan Berat, Harapkan Pemerintah Berikan Dukungan

    Industri Galangan Kapal Hadapi Tantangan Berat, Harapkan Pemerintah Berikan Dukungan

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    DPR RI Minta Kemenhub Maksimalkan Potensi PNBP

    Dilematis Galangan Kapal Lokal, Hingga Presiden Marah

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    Pelabuhan Pare-pare jadi Penyangga Makassar

    INDONESIA KENDARAAN TERMINAL

    Jika Dipanggil Hubla, APBMI Tolak Permenhub 152/2016

    DERMAGA 004 UTARA

    Pelita Samudera Divestasi Aset FLF untuk Beli Kapal

    TPS SURABAYA

    TPK SEMARANG

  • Jadwal
    • All
    • BICT
    • BJTI
    • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
    • IKT
    • JICT
    • MAL
    • PTP
    • Teluk Lamong
    • TPK Koja
    • TPK Makasar
    • TPK Palaran
    • TPKS Semarang
    • TPS Surabaya

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

    JAKARTA INTERNATIONAL CONTAINER TERMINAL

    TPK KOJA

    TPS SURABAYA

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News
No Result
View All Result
  • Home
  • Shipping
    • All
    • Moving Kapal
    Pelayaran Mulai Panik BBM Pindah Harga, Ini Kata INSA

    Saat Ini, Usaha Pelayaran Hadapi Tantangan Berat

    Gold Star Line Buka Rute Baru Dari Priok ke Tiongkok Selatan

    Gold Star Line Buka Rute Baru Dari Priok ke Tiongkok Selatan

    107 Kontainer di Kapal Golden Star 1 Berjatuhan ke Laut, KSOP & INSA Batam Masih…

    107 Kontainer di Kapal Golden Star 1 Berjatuhan ke Laut, KSOP & INSA Batam Masih…

    CMA CGM Tetapkan Biaya Tambahan Asia-Mediterania Sebesar US$900/TEU

    CMA CGM Tetapkan Biaya Tambahan Asia-Mediterania Sebesar US$900/TEU

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

  • Port
    IPC TPK Jambi Dukung Ekspor 19,2 Ton Kopi Kerinci ke Mesir

    IPC TPK Jambi Dukung Ekspor 19,2 Ton Kopi Kerinci ke Mesir

    Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

    Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

    PTP Cirebon Berperan Sebagai Jalur Distribusi Barang ke Jawa Barat & Indonesia

    PTP Cirebon Berperan Sebagai Jalur Distribusi Barang ke Jawa Barat & Indonesia

    Setelah Throughput Lebih 1 Juta TEUs, Jepang Study ke TPKS Semarang

    Setelah Throughput Lebih 1 Juta TEUs, Jepang Study ke TPKS Semarang

    Bea Cukai, KSOP – Pelindo Berkomitmen Mempercepat Pemeriksaan & Pengeluaran Petikemas

    Bea Cukai, KSOP – Pelindo Berkomitmen Mempercepat Pemeriksaan & Pengeluaran Petikemas

    Kijing Resmi Layani Petikemas, TB Megah Yang Pertama

    Kijing Resmi Layani Petikemas, TB Megah Yang Pertama

    Pelabuhan Pulau Baai Tingkatkan Layanan Curah Cair, Termasuk Petikemas

    Pelabuhan Pulau Baai Tingkatkan Layanan Curah Cair, Termasuk Petikemas

    Untuk Kelancaran Arus Logistik, Pelindo Padang Siapkan Layanan Parkir Angkutan Barang

    Untuk Kelancaran Arus Logistik, Pelindo Padang Siapkan Layanan Parkir Angkutan Barang

    TPK Batu Ampar Direct Call ke Tujuh Negara, Bukti Batam Makin Menarik

    TPK Batu Ampar Direct Call ke Tujuh Negara, Bukti Batam Makin Menarik

  • Dockyard
    • All
    • Fasilitas
    • Jadwal
    Industri Galangan Kapal Hadapi Tantangan Berat, Harapkan Pemerintah Berikan Dukungan

    Industri Galangan Kapal Hadapi Tantangan Berat, Harapkan Pemerintah Berikan Dukungan

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    DPR RI Minta Kemenhub Maksimalkan Potensi PNBP

    Dilematis Galangan Kapal Lokal, Hingga Presiden Marah

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    Pelabuhan Pare-pare jadi Penyangga Makassar

    INDONESIA KENDARAAN TERMINAL

    Jika Dipanggil Hubla, APBMI Tolak Permenhub 152/2016

    DERMAGA 004 UTARA

    Pelita Samudera Divestasi Aset FLF untuk Beli Kapal

    TPS SURABAYA

    TPK SEMARANG

  • Jadwal
    • All
    • BICT
    • BJTI
    • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
    • IKT
    • JICT
    • MAL
    • PTP
    • Teluk Lamong
    • TPK Koja
    • TPK Makasar
    • TPK Palaran
    • TPKS Semarang
    • TPS Surabaya

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

    JAKARTA INTERNATIONAL CONTAINER TERMINAL

    TPK KOJA

    TPS SURABAYA

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News
No Result
View All Result
Ocean Week
No Result
View All Result
Home Berita Lain

Gapasdap Minta Hentikan Ijin Penambahan Kapal

oceanweek by oceanweek
May 8, 2018
in Berita Lain
365
SHARES
2.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Para pengusaha kapal penyeberangan mengeluhkan terus melesunya bisnis sektor ini dari hari ke hari, karena munculnya persaingan tidak sehat, terutama untuk rute Banten-Lampung. Apalagi dengan adanya kebijaakan pemerintah (Kemenhub) yang berencana mengharuskan penggunaan kapal 5.000 GT dilintasan Merak-Bakauheni, dipastikan banyak perusahaan kapal penyeberangan kolaps.

Karena itu, DPP Gapasdap (Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai,Danau dan Penyeberangan) mendesak kepada pemerintah (Kemenhub-red) segera memoratorium perijinan angkutan, karena banyaknya penambahan kapal dibeberapa lintas penyebarangan.

Menhub Budi Karya Sumadi, perlu mempertibangkan untuk merevisi atau kalau perlu mencabut PM 80 tahun 2015 Perubahan Atas Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 26 Tahun 2012 Tentang Penyelenggaraan Angkutan Penyeberangan. Mengingat peraturan ini dinilai Gapasdap sebagai penyebab ambruknya usaha penyeberangan.

“Selama lima tahun terakhir, kondisi usaha penyeberangan terpuruk karena sepi, muatan turun drastis, jumlah kapal terlalu banyak. Apalagi di lintas Merak-Bakauheni, mucul persaingan tidak sehat dengan dibukanya rute dari Bojanegara-Bakeuheni yang tarifnya lebih rendah,” kata Khoiri Soetomo, Ketua Umum DPP Gapasdap kepada wartawan, di kantornya, kemarin sore.

Menurut informasi, beda tarif muat truk dari Merak-Bakauheni dengan Bojanegara-Bakauheni sekitar Rp 400 ribu. Bukan hanya itu, harga kapalnya juga jauh berbeda, jika kapal-kapal yang digunakan pada rute Merak-Bakauheni sekitar Rp 100 miliar, namun di rute Bojanegara-Bakauheni seputaran Rp 50 miliar.

“Untuk litasan Bojanegara-Bakauheni aturannya lebih lunak karena dibawah ditjen laut, sementara di Merak-Bakauheni banyak aturan dibawah ditjen darat,” ungkap Khoiri dibenarkan Ketua DPC Gapasdap Merak, Togar.

Gapasdap pun mendesak pemerintah segera membangun dermaga baru agar kapasitas angkut di masing-masing lintas penyeberangan bertambah secara signifikan. “Sekarang ini, kapal di lintasan Merak-Bakauheni beroperasi hanya 12 hari dalam sebulan, sementara Ketapang-Gilimanuk hanya 14 hari, dan Padangbai-Lembar hanya 1,5 rit per hari. Karena pemerintah terus membuka kran perijinan, operasional juga tergerus, bahkan Merak-Bakauheni menuju hanya 8 hari,” keluh Khoiri, didampingi Aminuddin Rifa’i, Sekjen DPP Gapasdap.

Kata Khoiri, jika pemerintah ingin mengantisipasi lonjakan demand sebagai akibat dari beroperasinya tol sumatera tahun ini, maka solusi penambahan dermaga menjadi solusi paling efektif.

Sementara itu, Aminuddin, Sekjen Gapasdap menambahkan, bahwa asosiasi juga tidak setuju terhadap rencana penggantian kapal dibawah 5.000 GT menjadi minimal 5.000 GT. Sebab, dengan penggantian itu, pengusaha kapal penyeberangan tidak bisa melakukan efisiensi operasional (kondisi low season mengoperasikan kapal kecil/kondisi peak season mengoperasikan kapal besar). “Ini akan menambah beban biaya yang harus ditanggung para pengusaha dalam melayani masyarakat,” katanya.

Gapasdap mengancam, jika terus terpuruk dan tak mampu menutup biaya operasionalnya, karena terlalu banyak kapal, maka pertama yang dilakukan adalah mengurangi aspek kenyamanan, dan jika masih juga tak mampu, berikutnya akan mengurangi aspek keselamatan. “Kalau aspek keselamatan terganggu, pemerintah harus bertanggungjawab terhadap permasalahan ini,” ucapnya.

Aminuddin juga menyatakan, PM 104 tahun 2017 itu salah satu isinya adalah untuk pembatasan izin, adanya moratorium izin, tapi ternyata PM 104 Tahun 2017 itu, justru ada rencana untuk penambahan izin baru, di tiga lintasan, yakni Merak-Bakauheni, Ketapang-Gili Manuk, dan Padangbai-Lembar.

Persoalannya, kata Aminudin, dengan rencana adanya penerbitan izin baru itu, kapal-kapal di 3 lintasan, apakah itu tidak melanggar. “Apakah itu sudah sesuai dengan PM 104/2017, terutama pasal 60, ada yang aneh,” ungkapnya.

Meningkat

Sementara itu, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi menyatakan, bahwa pihaknya berencana melarang kapal penyeberangan dengan ukuran di bawah 5 ribu gross tonage (GT) beroperasi di Pelabuhan Merak-Bakauheni.

Alasannya karena volume kendaraan menyeberang dari dan menuju Pulau Sumatera-Jawa terus meningkat. “Kapal dibawah 5 ribu GT akan diganti dengan kapasitas yang lebih besar agar perjalanan Bakauheni-Merak dari saat angkut hingga bongkar muat, itu hanya 1,5 jam,” ujarnya saat pers conference di ruang pers Kementerian Perhubungan, beberapa waktu lalu.

Menurut dia, kapal penyeberangan dengan kapasitas kurang dari 5.000 GT, kedepan tidak efektif untuk mengangkut penumpang karena kapasitas terlalu kecil. Sehingga diperlukan kapal penyeberangan berkapasitas lebih besar agar lebih efektif dan meningkatkan kualitas pelayanan. “Penggantian ini sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan 104 tahun 2017,” tegasnya.

Dengan dinamika yang terjadi saat ini, kata Budi, di mana persaingan global akan semakin ketat, perlu ada terobosan yang dilakukan dalam bidang penyeberangan. “Peningkatan keselamatan dan pelayanan adalah suatu keharusan,” ujarnya. (***)

Previous Post

Menhub Komit Dukung Kegiatan Ekspor Nasional

Next Post

BICT

Next Post

BICT

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

  • BYD Kirim 1 Juta Mobil Gunakan Kapal Raksasa Miliknya

    BYD Kirim 1 Juta Mobil Gunakan Kapal Raksasa Miliknya

    6299 shares
    Share 2520 Tweet 1575
  • KPLP Jadi Otoritas Tunggal Penegakan Peraturan di Laut

    5465 shares
    Share 2186 Tweet 1366
  • Di Kapal TB. Terus Daya 17, 3 ABK Gunakan Ijasah Palsu Ketangkap

    4541 shares
    Share 1816 Tweet 1135
  • Per Januari 2026, Pelaut Tak Bisa Berlayar Jika Tak Miliki Sertifikat BST Dengan Kesehatan Mental

    4242 shares
    Share 1697 Tweet 1061
  • Mantan Direktur Pelindo & Mantan Dirut DPS Ditahan, Kasus Korupsi Pengadaan Kapal Tunda

    3915 shares
    Share 1566 Tweet 979

Follow Us

    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.
Facebook Youtube Instagram

Ocean Week adalah bukan informasi maritim yang pertama tetapi yang terbaik, terpercaya dan akurat dikelola oleh PT Multi Media Ocean Indonesia.

Hubungi kami : redaksi@oceanweek.co.id

  • Home
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Categories

  • Alat Berat
  • All
  • Bea Cukai
  • Berita Lain
  • BICT
  • BJTI
  • Bursa
  • Bursa Kapal
  • Depo Kontainer
  • Dockyard
  • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
  • Fasilitas
  • General Cargo
  • IKT
  • Jadwal
  • Jadwal
  • Jadwal
  • JICT
  • Kapal
  • Kontainer
  • Makasar
  • MAL
  • Medan
  • Moving Kapal
  • Offshores
  • Port
  • PTP
  • Regional
  • Shipping
  • Spare Part
  • Surabaya
  • Teluk Lamong
  • TPK Koja
  • TPK Makasar
  • TPK Palaran
  • TPKS Semarang
  • TPS Surabaya
  • Uncategorized
  • video

Recent News

IPC TPK Jambi Dukung Ekspor 19,2 Ton Kopi Kerinci ke Mesir

IPC TPK Jambi Dukung Ekspor 19,2 Ton Kopi Kerinci ke Mesir

June 18, 2026
Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

June 18, 2026

© 2018 PT Multi Media Ocean Indonesia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Shipping
  • Port
  • Dockyard
  • Jadwal
  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News

© 2018 PT Multi Media Ocean Indonesia.