Perjalanan masyarakat menuju layanan penyeberangan yang semakin mudah kini semakin nyata. Hingga Juli 2026, platform digital Ferizy telah digunakan 4.043.299 pengguna, tumbuh 15,43 persen dibandingkan Januari 2026 yang mencapai 3.502.914 pengguna.
Pertumbuhan ini menandai semakin luasnya adopsi layanan digital sekaligus memperkuat transformasi PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dalam menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih praktis, tertib, dan aman.
Bagi pengguna, perubahan ini bukan sekadar berpindah dari loket ke layar, melainkan menghadirkan proses perjalanan yang lebih terencana sejak sebelum berangkat hingga tiba di pelabuhan.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, mengatakan pertumbuhan pengguna Ferizy menjadi indikator positif bahwa transformasi digital yang dijalankan perusahaan semakin diterima masyarakat.
“Peningkatan jumlah pengguna Ferizy menunjukkan semakin kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan digital ASDP. Transformasi yang kami lakukan tidak hanya menghadirkan kemudahan dalam pembelian tiket, tetapi juga membangun ekosistem layanan penyeberangan yang lebih tertib, transparan, dan berorientasi pada keselamatan,” ujar Heru.
Sejalan dengan meningkatnya penggunaan, ASDP terus memperluas implementasi Ferizy di berbagai lintasan penyeberangan nasional. Saat ini, Ferizy telah diterapkan di 62 pelabuhan, terdiri atas 36 pelabuhan yang dikelola ASDP dan 26 pelabuhan non-ASDP. Perluasan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan standar layanan yang semakin terintegrasi sekaligus mendukung efisiensi operasional di berbagai wilayah Indonesia.
Fleksibilitas
Sebagai platform pemesanan tiket resmi ASDP, Ferizy menyediakan beragam pilihan pembayaran, mulai dari e-wallet, internet banking, virtual account, hingga gerai ritel. Fleksibilitas ini membuat akses pembelian tiket semakin mudah bagi berbagai lapisan masyarakat.
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menjelaskan bahwa tiket juga tersedia melalui sales channel resmi mitra ASDP, yakni Indomaret, Alfamart, BNI Agen 46, Agen BRILink, Agen BJB, Fastpay, dan Redbus. Kehadiran berbagai kanal tersebut memperluas akses sekaligus memastikan masyarakat memperoleh tiket secara resmi dan aman.
“Dengan berbagai kemudahan yang tersedia, kami mengimbau seluruh pengguna jasa membeli tiket melalui Ferizy sebelum jadwal keberangkatan. Pembelian tiket secara daring memberikan kepastian jadwal, memudahkan pilihan pembayaran, membantu menciptakan pelayanan yang lebih tertib di pelabuhan, mempercepat proses check-in, serta memastikan data penumpang dan kendaraan tercatat sebelum tiba di pelabuhan. Dengan demikian, perjalanan dapat berlangsung lebih aman, nyaman, dan efisien,” jelas Windy.
Ke depan, ASDP akan terus memperluas implementasi Ferizy, memperkuat kolaborasi dengan mitra strategis, serta menghadirkan inovasi digital yang semakin terintegrasi. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen ASDP mendukung modernisasi transportasi penyeberangan nasional dan menghadirkan layanan yang aman, nyaman, serta berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia. (***)































