Untuk menekan terjadinya kecelakaan para sopir angkutan truk petikemas, Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Kalimantan Barat (Kalbar) menggelar Pelatihan & Uji Kompetensi pengemudi angkutan barang pengangkut petikemas selama tiga hari, mulai Kamis-Senin (7-11/2), bertempta di kantor Pelindo Cabang Pontianak, Kalbar.
Menurut Ketua ALFI Kalbar, Retno Pramudya, pelatihan ini dilakukan supaya para sopir truk angkutan petikemas di Kalbar memperoleh pengetahuan mengenai bagaimana kedisiplinan mengemudi truk, serta untuk menekan angka kecelakaan di jalan raya.
“Dengan diadakannya pelatihan ini, semoga para sopir memperoleh manfaat untuk kepentingan mereka. Ada sekitar 26 sopir yang ikut acara ini,” kata Retno kepada Ocean Week, per telpon, Minggu (10/2).
Para sopir tersebut, ujar Retno, berasal dari 19 perusahaan swasta bidang logistik di kota Pontianak dan sekitarnya yang tergabung di DPW ALFI Kalbar.
Sementara itu, ketua ALFI Jawa Tengah Ari Wibowo yang hadir pada pembukaan kegiatan tersebut menyatakan, untuk melakukan uji kompetisi, tiga orang asesor dan dua orang pengajar yang di tunjuk oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) memberikan pelatihan kepada para sopir peti kemas di Pontianak.
Ariwibowo berharap dengan adanya kegiatan ini, tidak hanya bisa menekan kecelakaan di jalan raya, namun para sopir yang telah mengantongi sertifikat dari BNSP, juga dapat bersaing dengan para sopir dari luar negeri.
“Sertifikat BNSP memiliki standar nasional dan dapat digunakan untuk bersaing dengan para sopir dari luar negeri. Dengan sertifikasi ini, maka akan ada peningkatan mutu bagi sopir truk petikemas,” ujar Ari kepada Ocean Week,. (***)




























