Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Jawa Tengah (Jateng) mengapresiasi pencapaian 1 juta TEUs oleh terminal petikemas Semarang (TPKS) tahun 2025 lalu.
Namun, kata Ketua ALFI Jateng dan DI Yogjakarta Teguh Arif Handoko, kedepan TPKS perlu melakukan penambahan berbagai fasilitas karena volume petikemas semakin tumbuh dan bertambah.
“Tapi infonya, mereka (TPKS) akan mendatangkan CC baru tahun ini, juga peralatan bongkar muat lainnya,” kata Teguh saat dimintai komentarnya mengenai TPKS, lewat telpon nya, Jumat pagi.
Teguh mengakui bahwa throughput melalui Tanjung Emas meningkat tajam. Kenaikannya tak lagi 5%, tapi lebih dari 10%, bahkan tahun lalu mencapai 20%. “Itu karena banyaknya industri baru di Jawa Tengah, ada KEK (Kendal), Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), dan lainnya yang kegiatannya melalui Tanjung Emas,” ungkapnya.
Makanya, untuk mendukung pertumbuhan arus barang maupun kapal, menurut Teguh, perlu adanya penambahan panjang dermaga. “Saat ini panjang dermaga TPKS hanya 600 meter, paling tidak 1000 meter lah,” ujarnya lagi.
Tapi, katanya, untuk dermaga sudah akan dilakukan penambahan. “Belum sih,,yang sekarang sedang dibangun di dermaga Samudera itu peninggian, yang nantinya sekitar 275 meter akan dioperasikan TPKS,” jelasnya.
Selain itu, lapangan penumpukan petikemas juga perlu penambahan. “Fasilitas CY kelihatannya TPKS pun sudah nambah, misalnya di Lamicitra. Juga di CY yang sekarang ada akan dilakukan peninggian,” ungkapnya.
Teguh berharap dengan program TPKS, menambah fasilitas dermaga, peralatan bongkar muat, dan perluasan CY, kinerja terminal ini bakal semakin membaik.
Teguh juga mengakui kalau layanan di TPK Semarang sekarang ini sudah semakin membaik, hanya saja akses jalan dari dan ke pelabuhan Tanjung Emas yang masih belum mendukung. “Akses jalan masih sering tergenang air (rob), sehingga sering menganggu arus keluar masuk barang,” ujarnya.
Harapannya, persoalan yang masih terjadi di Tanjung Emas bisa segera teratasi. “Banjir Rob, kemacetan akibat depo di luar pelabuhan, dapat segera diatasi, karena aktivitas TPKS kedepan pasti semakin besar,” kata Ketua ALFI Jateng ini. (***)





























