• Home
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Monday, August 31, 2026
  • Login
Ocean Week
Advertisement
  • Home
  • Shipping
    • All
    • Moving Kapal
    Pelayaran Mulai Panik BBM Pindah Harga, Ini Kata INSA

    Saat Ini, Usaha Pelayaran Hadapi Tantangan Berat

    Gold Star Line Buka Rute Baru Dari Priok ke Tiongkok Selatan

    Gold Star Line Buka Rute Baru Dari Priok ke Tiongkok Selatan

    107 Kontainer di Kapal Golden Star 1 Berjatuhan ke Laut, KSOP & INSA Batam Masih…

    107 Kontainer di Kapal Golden Star 1 Berjatuhan ke Laut, KSOP & INSA Batam Masih…

    CMA CGM Tetapkan Biaya Tambahan Asia-Mediterania Sebesar US$900/TEU

    CMA CGM Tetapkan Biaya Tambahan Asia-Mediterania Sebesar US$900/TEU

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

  • Port
    Hubla Optimalkan Aset Negara Untuk Perkuat Pelayanan Kepelabuhanan di Samarinda

    Hubla Optimalkan Aset Negara Untuk Perkuat Pelayanan Kepelabuhanan di Samarinda

    Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal RoRo dan Penumpang

    Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal RoRo dan Penumpang

    Kijing Bisa Jadi Yang Terbaik, Pilihan Buat Kegiatan Pelayaran

    Kijing Bisa Jadi Yang Terbaik, Pilihan Buat Kegiatan Pelayaran

    Wamenhub : Pengendalian Emisi Membutuhkan Keterlibatan Semua Pihak

    Wamenhub : Pengendalian Emisi Membutuhkan Keterlibatan Semua Pihak

    Potensi Ada, Tapi Masa Depan Kijing Masih Belum ….

    Potensi Ada, Tapi Masa Depan Kijing Masih Belum ….

    Terminal 2 Petikemas Tanjung Priok Segera Dioperasikan, MV Meratus Konawe Lakukan Ujicoba

    Terminal 2 Petikemas Tanjung Priok Segera Dioperasikan, MV Meratus Konawe Lakukan Ujicoba

    90% Pergerakan Petikemas di Teluk Bayur Rute Domestik, Sisanya Internasional

    90% Pergerakan Petikemas di Teluk Bayur Rute Domestik, Sisanya Internasional

    Bisa Mengganggu, INSA & APBMI Keluhkan Alur Pelayaran dan Kolam Pelabuhan Teluk Bayur Mulai Dangkal

    Bisa Mengganggu, INSA & APBMI Keluhkan Alur Pelayaran dan Kolam Pelabuhan Teluk Bayur Mulai Dangkal

    Investasi Rp30,7 M, TPK Semarang Uji Coba RTG Elektrifikasi

    Investasi Rp30,7 M, TPK Semarang Uji Coba RTG Elektrifikasi

  • Dockyard
    • All
    • Fasilitas
    • Jadwal
    Industri Galangan Kapal Hadapi Tantangan Berat, Harapkan Pemerintah Berikan Dukungan

    Industri Galangan Kapal Hadapi Tantangan Berat, Harapkan Pemerintah Berikan Dukungan

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    DPR RI Minta Kemenhub Maksimalkan Potensi PNBP

    Dilematis Galangan Kapal Lokal, Hingga Presiden Marah

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    Pelabuhan Pare-pare jadi Penyangga Makassar

    INDONESIA KENDARAAN TERMINAL

    Jika Dipanggil Hubla, APBMI Tolak Permenhub 152/2016

    DERMAGA 004 UTARA

    Pelita Samudera Divestasi Aset FLF untuk Beli Kapal

    TPS SURABAYA

    TPK SEMARANG

  • Jadwal
    • All
    • BICT
    • BJTI
    • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
    • IKT
    • JICT
    • MAL
    • PTP
    • Teluk Lamong
    • TPK Koja
    • TPK Makasar
    • TPK Palaran
    • TPKS Semarang
    • TPS Surabaya

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

    JAKARTA INTERNATIONAL CONTAINER TERMINAL

    TPS SURABAYA

    TPK KOJA

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News
No Result
View All Result
  • Home
  • Shipping
    • All
    • Moving Kapal
    Pelayaran Mulai Panik BBM Pindah Harga, Ini Kata INSA

    Saat Ini, Usaha Pelayaran Hadapi Tantangan Berat

    Gold Star Line Buka Rute Baru Dari Priok ke Tiongkok Selatan

    Gold Star Line Buka Rute Baru Dari Priok ke Tiongkok Selatan

    107 Kontainer di Kapal Golden Star 1 Berjatuhan ke Laut, KSOP & INSA Batam Masih…

    107 Kontainer di Kapal Golden Star 1 Berjatuhan ke Laut, KSOP & INSA Batam Masih…

    CMA CGM Tetapkan Biaya Tambahan Asia-Mediterania Sebesar US$900/TEU

    CMA CGM Tetapkan Biaya Tambahan Asia-Mediterania Sebesar US$900/TEU

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

  • Port
    Hubla Optimalkan Aset Negara Untuk Perkuat Pelayanan Kepelabuhanan di Samarinda

    Hubla Optimalkan Aset Negara Untuk Perkuat Pelayanan Kepelabuhanan di Samarinda

    Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal RoRo dan Penumpang

    Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal RoRo dan Penumpang

    Kijing Bisa Jadi Yang Terbaik, Pilihan Buat Kegiatan Pelayaran

    Kijing Bisa Jadi Yang Terbaik, Pilihan Buat Kegiatan Pelayaran

    Wamenhub : Pengendalian Emisi Membutuhkan Keterlibatan Semua Pihak

    Wamenhub : Pengendalian Emisi Membutuhkan Keterlibatan Semua Pihak

    Potensi Ada, Tapi Masa Depan Kijing Masih Belum ….

    Potensi Ada, Tapi Masa Depan Kijing Masih Belum ….

    Terminal 2 Petikemas Tanjung Priok Segera Dioperasikan, MV Meratus Konawe Lakukan Ujicoba

    Terminal 2 Petikemas Tanjung Priok Segera Dioperasikan, MV Meratus Konawe Lakukan Ujicoba

    90% Pergerakan Petikemas di Teluk Bayur Rute Domestik, Sisanya Internasional

    90% Pergerakan Petikemas di Teluk Bayur Rute Domestik, Sisanya Internasional

    Bisa Mengganggu, INSA & APBMI Keluhkan Alur Pelayaran dan Kolam Pelabuhan Teluk Bayur Mulai Dangkal

    Bisa Mengganggu, INSA & APBMI Keluhkan Alur Pelayaran dan Kolam Pelabuhan Teluk Bayur Mulai Dangkal

    Investasi Rp30,7 M, TPK Semarang Uji Coba RTG Elektrifikasi

    Investasi Rp30,7 M, TPK Semarang Uji Coba RTG Elektrifikasi

  • Dockyard
    • All
    • Fasilitas
    • Jadwal
    Industri Galangan Kapal Hadapi Tantangan Berat, Harapkan Pemerintah Berikan Dukungan

    Industri Galangan Kapal Hadapi Tantangan Berat, Harapkan Pemerintah Berikan Dukungan

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    DPR RI Minta Kemenhub Maksimalkan Potensi PNBP

    Dilematis Galangan Kapal Lokal, Hingga Presiden Marah

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    Pelabuhan Pare-pare jadi Penyangga Makassar

    INDONESIA KENDARAAN TERMINAL

    Jika Dipanggil Hubla, APBMI Tolak Permenhub 152/2016

    DERMAGA 004 UTARA

    Pelita Samudera Divestasi Aset FLF untuk Beli Kapal

    TPS SURABAYA

    TPK SEMARANG

  • Jadwal
    • All
    • BICT
    • BJTI
    • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
    • IKT
    • JICT
    • MAL
    • PTP
    • Teluk Lamong
    • TPK Koja
    • TPK Makasar
    • TPK Palaran
    • TPKS Semarang
    • TPS Surabaya

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

    JAKARTA INTERNATIONAL CONTAINER TERMINAL

    TPS SURABAYA

    TPK KOJA

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News
No Result
View All Result
Ocean Week
No Result
View All Result
Home Berita Lain

Siapa Bertanggung Jawab Merawat Alur Pelayaran

oceanweek by oceanweek
December 31, 2024
in Berita Lain, Uncategorized
Siapa Bertanggung Jawab Merawat Alur Pelayaran
423
SHARES
2.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Banyak alur pelayaran dan kolam pelabuhan yang dangkal, sehingga kapal-kapal kontainer dan non kontainer berkapasitas besar tak bisa merapat untuk sandar di pelabuhan.

Meski begitu, pengerukan terhadap alur tersebut tak juga kunjung dilakukan, mengingat pemerintah (Kemenhub) sudah mengalihkan tanggung jawab pengerukan perawatan nya kepada PT Pelindo (Persero).

Apa yang terjadi, perawatan alur keluar masuk kapal dari dan ke pelabuhan terkesan terabaikan. Oleh karena itu, ada yang kemudian dirugikan, misalnya pemilik barang (importir), dan usaha pelayaran. Mengingat dengan pendangkalan, kapal yang memuat barang menjadi terhambat.

Masalah pengerukan dan siapa yang mestinya bertanggungjawab, memang sedikit rumit, dan hal ini tak jarang menjadi perbincangan di kalangan stakeholder kepelabuhanan, salah satunya Ketua Umum GINSI Capt. Subandi.

Apa pendapat Capt Subandi (SB) mengenai hal ini, Ocean Week (OW) mencoba mewawancarai nya, berikut petikannya.

OW : bagaimana Anda melihat soal perawatan alur pelayaran dari dan ke pelabuhan. Kenapa banyak dibiarkan dangkal, tanggung jawab siapa ini ?

SB : pengalihan tanggung jawab Perawatan alur keluar dan masuk kapal dari dan ke Pelabuhan dari Kementerian Perhubungan Ke PT. Pelindo (Persero) sangat janggal karena Alur Pelayaran harusnya tanggung jawab Kementerian Perhubungan mengingat sangat berkaitan dengan Keselamatan Pelayaran.

OW : sekarang siapa bertanggung jawab?

SB : saat ini yang bertanggung jawab melakukan Perawatan termasuk Pengerukan Alur Keluar dan Masuk Kapal dari dan Kepelabuhan diserahkan ke PT Pelindo (Persero). Bagaimana jika terjadi kecelakaan Kapal di Alur yang disebabkan karena kondisi Alur nya, apakah menjadi Tanggung Jawab PT. Pelindo ?. Herannya lagi, biaya Perawatan Alur oleh PT Pelindo dibebankan ke Pemilik barang.

OW : lah kok bisa begitu ?

SB : terhadap hal ini sebetulnya kami bisa memahami karena PT Pelindo itu adalah perusahaan yang berorientasi pada Profit, maka segala biaya yang telah dikeluarkan harus di carikan cara pengembaliannya. Menjadi janggal ketika yang seharusnya tidak ada biaya pada cargo menjadi ada, akibat kementerian Perhubungan yang seharusnya bertanggung Jawab pada kesiapan alur untuk di lalui kapal-kapal, melepas Tanggung Jawabnya kepada PT. Pelindo. Ini sangat Paradox dengan ucapan Menteri Perhubungan di berbagai acara yang berkaitan dengan layanan kapal dan barang di pelabuhan agar semua stakeholder di Pelabuhan bersungguh-sungguh berupaya menjaga biaya Logistik di Pelabuhan agar tidak tinggi. Ucapan Menteri Perhubungan diatas hanya sekedar retorika dan jauh asap dari api jika dikaitkan dengan masalah perawatan alur.

OW : apakah selama ini barang (kontainer dan non kontainer) harus membayar ?

SB : sejak kapan cargo menggunakan alur keluar dan masuk Pelabuhan?. Emangnya Cargo nya hanyut di Alur sehingga perlu di kenakan Biaya Penggunaan Alur?. Bukankah yang menggunakan Alur adalah Kapal bukan Cargonya?.

OW : mestinya bagaimana ?

SB : seharusnya jika ingin mengenakan biaya pada Kapalnya bukan Cargo nya, karena Cargo itu hanya tumpangan seperti halnya pengenaan biaya masuk Tol atau Parkir mobil pada kendaraanya bukan tumpangannya (Penumpang atau Barang).

OW : jadi siapa bertanggung jawab ?

SB : kementerian Perhubungan harus Bertanggung Jawab atas Perawatan Alur untuk Keluar dan Masuk Kapal-Kapal dari dan ke Pelabuhan mengingat Kapal-kapal juga sudah membayar berbagai macam biaya saat memasuki wilayah Pelabuhan. Jangan beralasan karena Pengerjaan Pengerukan dan Perawatan Alur selama berada di bawah Kementerian Perhubungan di Korupsi oleh Oknum Pegawainya di serahkan ke PT. Pelindo, dan PT.Pelindo menagihkan biayanya ke Pemilik barang dengan pengenaan biaya Alur pada penanganan Cargo. Jika pengerjaan Pengerukan dan Perawatan Alur biayanya di Korupsi oleh oknum Pegawai Kementerian Perhubungan, mestinya bukan biayanya yang diserahkan ke Instansi lain tetapi pengerjaan Pengerukan alurnya, bisa oleh PT. Pelindo atau Perusahaan Swasta Profesional yang di tunjuk, sehingga tidak menimbulkan biaya atas barang yang berujung pada tingginya biaya Logistik di Pelabuhan. Terlebih saat ini Kementerian Perhubungan telah mendapat Konsesi sebesar 2,5 % dari seluruh pendapatan kotor PT. Pelindo dan Swasta yang beraktifitas di sektor Kepelabuhanan.

Semua aktifitas yang ada biayanya dikenakan konsesi atau PNBP sebesar 2,5 %, baik yang dikerjakan PT. Pelindo maupun Swasta, bahkan bisa tumpang
tindih atau double pengenaanya (di bebankan ke Swasta juga di bebankan
Pelindo).

OW : jadi ?

SB : aneh kan pendapatan yang sangat besar tetapi tidak mau bertanggung jawab merawat Alur keluar dan masuk Kapal dari dan Kepelabuhan. Kesannya Kementerian Perhubungan menjadi Kementrian Komersial dan mengejar Keuntungan. Mestinya dari pendapatannya yang besar itu salah satunya di keluarkan kembali untuk biaya Perawatan Alur keluar dan masuk Kapal dari dan Kepelabuhan supaya aktifitas Pelabuhan lancar.

OW : menurut Anda harus siapa yang merawat alur ?

SB : bagi kami para pelaku usaha importasi atau pemilik barang tidak mempermasalahkan mau siapa yang mengerjakan perawatan Alur tetapi jangan sampai berdampak pada penambahan biaya atas penanganan Cargo di Pelabuhan yang tidak berkaitan langsung. Saya kira Pemerintah, baik Presiden maupun Kementerian terkait harus meluruskan kebijakan yang keliru dan bisa di kategorikan mal administrasi. Kembalikan tanggung jawab perawatan alur keluar dan masuk kapal-kapal dari dan ke Pelabuhan pada Kementerian Perhubungan. Jika hal ini didiamkan tidak menutup kemungkinan akan menjadi persoalan hukum di kemudian hari, akibat salah penerapan atau mal administrasi yang merugikan pihak lain yang tidak berkaitan langsung dan berujung pada tingginya biaya Logistik Indonesia.

OW : bagaimana dengan di negara lain ?

SB : pengenaan biaya channel di seluruh dunia bukan pada cargo tapi kapal berdasarkan GRT atau DWT kapal. Tapi itupun pengenaan pada channel-channel yang memberikan manfaat bagi kapal, seperti suez channel, panama channel dan seterusnya bukan pada alur pelayaran. (***)

Previous Post

Penumpang Lewat Tanjung Pandan & Tanjung Batu Menurun 44,49 %, Dari Priok…

Next Post

Kemenhub Teken Perjanjian Penyelenggaraan Pelayaran Perintis & PSO Angkutan Laut 2025

Next Post
Kemenhub Teken Perjanjian Penyelenggaraan Pelayaran Perintis & PSO Angkutan Laut 2025

Kemenhub Teken Perjanjian Penyelenggaraan Pelayaran Perintis & PSO Angkutan Laut 2025

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

  • BYD Kirim 1 Juta Mobil Gunakan Kapal Raksasa Miliknya

    BYD Kirim 1 Juta Mobil Gunakan Kapal Raksasa Miliknya

    6329 shares
    Share 2532 Tweet 1582
  • KPLP Jadi Otoritas Tunggal Penegakan Peraturan di Laut

    5486 shares
    Share 2194 Tweet 1372
  • Di Kapal TB. Terus Daya 17, 3 ABK Gunakan Ijasah Palsu Ketangkap

    4550 shares
    Share 1820 Tweet 1138
  • Per Januari 2026, Pelaut Tak Bisa Berlayar Jika Tak Miliki Sertifikat BST Dengan Kesehatan Mental

    4260 shares
    Share 1704 Tweet 1065
  • Mantan Direktur Pelindo & Mantan Dirut DPS Ditahan, Kasus Korupsi Pengadaan Kapal Tunda

    3959 shares
    Share 1584 Tweet 990

Follow Us

    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.
Facebook Youtube Instagram

Ocean Week adalah bukan informasi maritim yang pertama tetapi yang terbaik, terpercaya dan akurat dikelola oleh PT Multi Media Ocean Indonesia.

Hubungi kami : redaksi@oceanweek.co.id

  • Home
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Categories

  • Alat Berat
  • All
  • Bea Cukai
  • Berita Lain
  • BICT
  • BJTI
  • Bursa
  • Bursa Kapal
  • Depo Kontainer
  • Dockyard
  • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
  • Fasilitas
  • General Cargo
  • IKT
  • Jadwal
  • Jadwal
  • Jadwal
  • JICT
  • Kapal
  • Kontainer
  • Makasar
  • MAL
  • Medan
  • Moving Kapal
  • Offshores
  • Port
  • PTP
  • Regional
  • Shipping
  • Spare Part
  • Surabaya
  • Teluk Lamong
  • TPK Koja
  • TPK Makasar
  • TPK Palaran
  • TPKS Semarang
  • TPS Surabaya
  • Uncategorized
  • video

Recent News

Terminal Teluk Lamong Berhasil Ujicoba Implementasi EAZI di TPK Berlian

Terminal Teluk Lamong Berhasil Ujicoba Implementasi EAZI di TPK Berlian

August 31, 2026
PSM Berkolaborasi Dengan Stakeholder Priok Bantu NTT

PSM Berkolaborasi Dengan Stakeholder Priok Bantu NTT

August 31, 2026

© 2018 PT Multi Media Ocean Indonesia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Shipping
  • Port
  • Dockyard
  • Jadwal
  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News

© 2018 PT Multi Media Ocean Indonesia.