• Home
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Sunday, August 30, 2026
  • Login
Ocean Week
Advertisement
  • Home
  • Shipping
    • All
    • Moving Kapal
    Pelayaran Mulai Panik BBM Pindah Harga, Ini Kata INSA

    Saat Ini, Usaha Pelayaran Hadapi Tantangan Berat

    Gold Star Line Buka Rute Baru Dari Priok ke Tiongkok Selatan

    Gold Star Line Buka Rute Baru Dari Priok ke Tiongkok Selatan

    107 Kontainer di Kapal Golden Star 1 Berjatuhan ke Laut, KSOP & INSA Batam Masih…

    107 Kontainer di Kapal Golden Star 1 Berjatuhan ke Laut, KSOP & INSA Batam Masih…

    CMA CGM Tetapkan Biaya Tambahan Asia-Mediterania Sebesar US$900/TEU

    CMA CGM Tetapkan Biaya Tambahan Asia-Mediterania Sebesar US$900/TEU

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

  • Port
    Hubla Optimalkan Aset Negara Untuk Perkuat Pelayanan Kepelabuhanan di Samarinda

    Hubla Optimalkan Aset Negara Untuk Perkuat Pelayanan Kepelabuhanan di Samarinda

    Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal RoRo dan Penumpang

    Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal RoRo dan Penumpang

    Kijing Bisa Jadi Yang Terbaik, Pilihan Buat Kegiatan Pelayaran

    Kijing Bisa Jadi Yang Terbaik, Pilihan Buat Kegiatan Pelayaran

    Wamenhub : Pengendalian Emisi Membutuhkan Keterlibatan Semua Pihak

    Wamenhub : Pengendalian Emisi Membutuhkan Keterlibatan Semua Pihak

    Potensi Ada, Tapi Masa Depan Kijing Masih Belum ….

    Potensi Ada, Tapi Masa Depan Kijing Masih Belum ….

    Terminal 2 Petikemas Tanjung Priok Segera Dioperasikan, MV Meratus Konawe Lakukan Ujicoba

    Terminal 2 Petikemas Tanjung Priok Segera Dioperasikan, MV Meratus Konawe Lakukan Ujicoba

    90% Pergerakan Petikemas di Teluk Bayur Rute Domestik, Sisanya Internasional

    90% Pergerakan Petikemas di Teluk Bayur Rute Domestik, Sisanya Internasional

    Bisa Mengganggu, INSA & APBMI Keluhkan Alur Pelayaran dan Kolam Pelabuhan Teluk Bayur Mulai Dangkal

    Bisa Mengganggu, INSA & APBMI Keluhkan Alur Pelayaran dan Kolam Pelabuhan Teluk Bayur Mulai Dangkal

    Investasi Rp30,7 M, TPK Semarang Uji Coba RTG Elektrifikasi

    Investasi Rp30,7 M, TPK Semarang Uji Coba RTG Elektrifikasi

  • Dockyard
    • All
    • Fasilitas
    • Jadwal
    Industri Galangan Kapal Hadapi Tantangan Berat, Harapkan Pemerintah Berikan Dukungan

    Industri Galangan Kapal Hadapi Tantangan Berat, Harapkan Pemerintah Berikan Dukungan

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    DPR RI Minta Kemenhub Maksimalkan Potensi PNBP

    Dilematis Galangan Kapal Lokal, Hingga Presiden Marah

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    Pelabuhan Pare-pare jadi Penyangga Makassar

    INDONESIA KENDARAAN TERMINAL

    Jika Dipanggil Hubla, APBMI Tolak Permenhub 152/2016

    DERMAGA 004 UTARA

    Pelita Samudera Divestasi Aset FLF untuk Beli Kapal

    TPS SURABAYA

    TPK SEMARANG

  • Jadwal
    • All
    • BICT
    • BJTI
    • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
    • IKT
    • JICT
    • MAL
    • PTP
    • Teluk Lamong
    • TPK Koja
    • TPK Makasar
    • TPK Palaran
    • TPKS Semarang
    • TPS Surabaya

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

    JAKARTA INTERNATIONAL CONTAINER TERMINAL

    TPK KOJA

    TPS SURABAYA

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News
No Result
View All Result
  • Home
  • Shipping
    • All
    • Moving Kapal
    Pelayaran Mulai Panik BBM Pindah Harga, Ini Kata INSA

    Saat Ini, Usaha Pelayaran Hadapi Tantangan Berat

    Gold Star Line Buka Rute Baru Dari Priok ke Tiongkok Selatan

    Gold Star Line Buka Rute Baru Dari Priok ke Tiongkok Selatan

    107 Kontainer di Kapal Golden Star 1 Berjatuhan ke Laut, KSOP & INSA Batam Masih…

    107 Kontainer di Kapal Golden Star 1 Berjatuhan ke Laut, KSOP & INSA Batam Masih…

    CMA CGM Tetapkan Biaya Tambahan Asia-Mediterania Sebesar US$900/TEU

    CMA CGM Tetapkan Biaya Tambahan Asia-Mediterania Sebesar US$900/TEU

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

  • Port
    Hubla Optimalkan Aset Negara Untuk Perkuat Pelayanan Kepelabuhanan di Samarinda

    Hubla Optimalkan Aset Negara Untuk Perkuat Pelayanan Kepelabuhanan di Samarinda

    Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal RoRo dan Penumpang

    Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal RoRo dan Penumpang

    Kijing Bisa Jadi Yang Terbaik, Pilihan Buat Kegiatan Pelayaran

    Kijing Bisa Jadi Yang Terbaik, Pilihan Buat Kegiatan Pelayaran

    Wamenhub : Pengendalian Emisi Membutuhkan Keterlibatan Semua Pihak

    Wamenhub : Pengendalian Emisi Membutuhkan Keterlibatan Semua Pihak

    Potensi Ada, Tapi Masa Depan Kijing Masih Belum ….

    Potensi Ada, Tapi Masa Depan Kijing Masih Belum ….

    Terminal 2 Petikemas Tanjung Priok Segera Dioperasikan, MV Meratus Konawe Lakukan Ujicoba

    Terminal 2 Petikemas Tanjung Priok Segera Dioperasikan, MV Meratus Konawe Lakukan Ujicoba

    90% Pergerakan Petikemas di Teluk Bayur Rute Domestik, Sisanya Internasional

    90% Pergerakan Petikemas di Teluk Bayur Rute Domestik, Sisanya Internasional

    Bisa Mengganggu, INSA & APBMI Keluhkan Alur Pelayaran dan Kolam Pelabuhan Teluk Bayur Mulai Dangkal

    Bisa Mengganggu, INSA & APBMI Keluhkan Alur Pelayaran dan Kolam Pelabuhan Teluk Bayur Mulai Dangkal

    Investasi Rp30,7 M, TPK Semarang Uji Coba RTG Elektrifikasi

    Investasi Rp30,7 M, TPK Semarang Uji Coba RTG Elektrifikasi

  • Dockyard
    • All
    • Fasilitas
    • Jadwal
    Industri Galangan Kapal Hadapi Tantangan Berat, Harapkan Pemerintah Berikan Dukungan

    Industri Galangan Kapal Hadapi Tantangan Berat, Harapkan Pemerintah Berikan Dukungan

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    DPR RI Minta Kemenhub Maksimalkan Potensi PNBP

    Dilematis Galangan Kapal Lokal, Hingga Presiden Marah

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    Pelabuhan Pare-pare jadi Penyangga Makassar

    INDONESIA KENDARAAN TERMINAL

    Jika Dipanggil Hubla, APBMI Tolak Permenhub 152/2016

    DERMAGA 004 UTARA

    Pelita Samudera Divestasi Aset FLF untuk Beli Kapal

    TPS SURABAYA

    TPK SEMARANG

  • Jadwal
    • All
    • BICT
    • BJTI
    • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
    • IKT
    • JICT
    • MAL
    • PTP
    • Teluk Lamong
    • TPK Koja
    • TPK Makasar
    • TPK Palaran
    • TPKS Semarang
    • TPS Surabaya

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

    JAKARTA INTERNATIONAL CONTAINER TERMINAL

    TPK KOJA

    TPS SURABAYA

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News
No Result
View All Result
Ocean Week
No Result
View All Result
Home Berita Lain

Hermanta: Petikemas Boleh Langsung Dikeluarkan Saja

oceanweek by oceanweek
November 19, 2018
in Berita Lain, Uncategorized
Hermanta: Petikemas Boleh Langsung Dikeluarkan Saja
403
SHARES
2.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Ketua Umum DPP Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Yukki Nugrahawan Hanafi meminta supaya semua pihak dapat melaksanakan beleid relokasi kontainer impor yang melewati batas waktu penumpukan (longstay) sesuai PM 25 tahun 2017, terutama untuk terminal petikemas di Priok, Perak, Belawan, dan Makassar. Apalagi petikemas itu sudah mengantongi surat perintah pengeluaran barang (SPPB) atau sudah clearance kepabeanan.

“Jika PM 25/2017 itu tidak dilaksanakan, maka bisa berpengaruh terhadap dwelling time di pelabuhan. Di Priok misalnya, banyak peikemas yang sudah SPPB tapi tidak dikeluarkan,” katanya kepada Ocean Week, beberapa waktu lalu.

Ketika hal itu dikofirmasi kepada Kepala Otoritas Pelabuhan (OP) Tanjung Priok Capt. H. Hermanta, menyatakan bahwa agar petikemas boleh langsung dikeuarkan saja. “Sebagai hak pemilik barang tidak ada masalah. Yang masalah itu yang nggak punya kontainer di pelabuhan,” kata Hermanta kepada Ocean Week, melalui WhatsApp-nya, Senin (19/11) pagi.

Menurut Yukki, pemilik barang tak mengeluarkan petikemasnya itu ada beberapa alasan. “Alasannya gudang industri penuh, masih menunggu produksi, dan menumpuk di pelabuhan lebih aman,” ungkapnya.

Namun, apakah kondisi tersebut pernah dibuktikan kebenarannya. Makanya itu menjadi tugas pemerintah (Otoritas Pelabuhan/OP) untuk tegas menangani masalah ini. Sebab untuk Bea Cukai, alasannya karena sudah SPPB, bukan menjadi tanggung jawabnya lagi. Operator terminal juga mesti tegas dalam hal ini, dan mestinya tak memberi toleransi.

Seperti diketahui bahwa Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) No: 25/2017 tentang perubahan atas Permenhub No:116/2016 tentang pemindahan barang yang melewati batas waktu penumpukan atau longstay di pelabuhan utama Belawan, Tanjung Priok, Tanjung Perak Surabaya, dan Makassar. “Ini memang masih jadi problem yang perlu diselesaikan. Karena Presiden Joko Widodo, sering menginstruksikan agar dwelling time di pelabuhan Priok khususnya, dapat diturunkan menjadi kurang dari 3 hari,” ungkap Yukki.

Sementara itu, Ketua ALFI DKI Jakarta Widijanto mengatakan dalam beleid PM 25/2017 itu ditegaskan bahwa barang impor yang sudah clearance pabean atau SPPB hanya boleh menumpuk maksimal tiga hari di pelabuhan. Dalam pasal 3 ayat (1) beleid itu menyebutkan, setiap pemilik barang impor wajib memindahkan peti kemasnya yang sudah SPPB dan melewati batas waktu penumpukan dari lini satu ke lapangan penumpukan di luar pelabuhan dengan biaya ditanggung pemilik barang.

Kemudian pada pasal 3 ayat (2) dinyatakan apabila pemilik barang/kuasanya tidak memindahkan peti kemasnya sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tersebut, maka badan usaha pelabuhan (BUP)/operator terminal peti kemas wajib merelokasi barang impor itu dari lapangan penumpukan terminal peti kemas dengan biaya ditanggung pemilik barang.

Jadi, katanya, sesuai beleid itu kalau peti kemas impor sudah SPPB wajib keluar pelabuhan, jangan lagi ditimbun dilini satu pelabuhan guna menjamin dwelling time tetap rendah.

Widijanto mengaku prihatin dengan tidak berjalannya Permenhub No. 25/2017 itu meskipun sudah ada sistem dan prosedur sebagai juklaknya yang tertuang dalam peraturan Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok No. UM.008/27/11/OP.TPK.2017 tanggal 9 Oktober 2017 tentang perubahan atas peraturan kepala kantor otoritas pelabuhan utama Tanjung Priok No. UM.008/31/7/OP.TPK.2016 tanggal 10 november 2016 tentang tata cara pemindahan barang yang melewati batas waktu penumpukan (long stay) di pelabuhan Tanjung Priok.

ALFI, ungkapYukki, mengajak seluruh stakeholders di pelabuhan Priok turut mendukung program Pemerintah dalam menurunkan dwelling time dan memangkas biaya logsitik di pelabuhan Priok.

“Operator terminal peti kemas itu bisnis intinya bongkar muat bukan mengandalkan pendapatan dari storage. Sebaiknya semua stakeholders di Priok dapat duduk bersama supaya aturan yang sudah di terbitkan Kemenhub bisa berjalan,” tambah Widiyanto.

Sementara itu, Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Pelabuhan Tanjung Priok, Dwi Teguh Wibowo mengatakan, masih mengkonsep mengenai sikap instansinya terhadap kegiatan relokasi peti kemas impor yang sudah SPPB atau longstay. (***)

Previous Post

GINSI Harapkan Pelindo Dumai Tingkatkan Kapasitasnya

Next Post

Pelindo I Terima Kredit Rp 1,3 T untuk Pengembangan Pelabuhan

Next Post
Pelindo I Terima Kredit Rp 1,3 T untuk Pengembangan Pelabuhan

Pelindo I Terima Kredit Rp 1,3 T untuk Pengembangan Pelabuhan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

  • BYD Kirim 1 Juta Mobil Gunakan Kapal Raksasa Miliknya

    BYD Kirim 1 Juta Mobil Gunakan Kapal Raksasa Miliknya

    6329 shares
    Share 2532 Tweet 1582
  • KPLP Jadi Otoritas Tunggal Penegakan Peraturan di Laut

    5486 shares
    Share 2194 Tweet 1372
  • Di Kapal TB. Terus Daya 17, 3 ABK Gunakan Ijasah Palsu Ketangkap

    4550 shares
    Share 1820 Tweet 1138
  • Per Januari 2026, Pelaut Tak Bisa Berlayar Jika Tak Miliki Sertifikat BST Dengan Kesehatan Mental

    4259 shares
    Share 1704 Tweet 1065
  • Mantan Direktur Pelindo & Mantan Dirut DPS Ditahan, Kasus Korupsi Pengadaan Kapal Tunda

    3959 shares
    Share 1584 Tweet 990

Follow Us

    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.
Facebook Youtube Instagram

Ocean Week adalah bukan informasi maritim yang pertama tetapi yang terbaik, terpercaya dan akurat dikelola oleh PT Multi Media Ocean Indonesia.

Hubungi kami : redaksi@oceanweek.co.id

  • Home
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Categories

  • Alat Berat
  • All
  • Bea Cukai
  • Berita Lain
  • BICT
  • BJTI
  • Bursa
  • Bursa Kapal
  • Depo Kontainer
  • Dockyard
  • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
  • Fasilitas
  • General Cargo
  • IKT
  • Jadwal
  • Jadwal
  • Jadwal
  • JICT
  • Kapal
  • Kontainer
  • Makasar
  • MAL
  • Medan
  • Moving Kapal
  • Offshores
  • Port
  • PTP
  • Regional
  • Shipping
  • Spare Part
  • Surabaya
  • Teluk Lamong
  • TPK Koja
  • TPK Makasar
  • TPK Palaran
  • TPKS Semarang
  • TPS Surabaya
  • Uncategorized
  • video

Recent News

Antoni Arif Priadi Apresiasi Green Port TTL Percepat Net Zero Emission

Antoni Arif Priadi Apresiasi Green Port TTL Percepat Net Zero Emission

August 29, 2026
Disaksikan Arif Toha, Kapal Pelni Angkut RatusanTon Barang Bantuan ke NTT

Disaksikan Arif Toha, Kapal Pelni Angkut RatusanTon Barang Bantuan ke NTT

August 29, 2026

© 2018 PT Multi Media Ocean Indonesia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Shipping
  • Port
  • Dockyard
  • Jadwal
  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News

© 2018 PT Multi Media Ocean Indonesia.