Selama ada wabah COVID 19, para tenaga kerja bongkar muat (TKBM) di pelabuhan Tanjung Priok harus bekerja dengan penuh kecemasan.
Meskipun sudah mengikuti SOP, namun soal ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) masih menjadi masalah bagi para TKBM.
Sekretaris Koperasi TKBM Sejahtera Pelabuhan Tanjung Priok mengungkapkan bahwa para buruh pelabuhan Priok sampai sekarang tetap bekerja seperti biasa untuk mendukung kelancaran lalu lintas barang.
“Cuma saat ini meski untuk kegiatan yang ada semua berjalan, tapi masalah APD yang menjadi persoalan tersendiri. Kami sudah berkoodinasi dengan pihak terkait tapi belum ada solusinya,” kata Suparmin kepada Ocean Week, Jumat sore.
Padahal untuk saat ini dimana virus Corona sedang menjangkiti Indonesia, bekerja dengan APD sangatlah dibutuhkan.
“Koperasi TKBM sudah melayangkan surat ke pelindo 2 mengenai masalah penggantian pengadaan APD, tapi belum ada jawaban dan diserahkan ke Pelindo Cabang Priok. Ketika Koperasi koordinasi dengan Pak Parjo (GM Pelindo Priok), katanya mau dikoordinasikan dulu dengan anak perusahaan pelindo 2. Jadi penanggulangan APD sampai saat ini masih dihandle oleh Koperasi TKBM,” keluh Parmin dibenarkan Parman (Ketua Koperasi TKBM).
Parmin berharap pihak Pelindo Cabang Priok bisa segera memberikan solusi mengenai APD untuk TKBM ini.
Sementara itu, GM Pelindo Cabang Tanjung Priok Suparjo yang dikonfirmasi sehubungan hal itu, menyatakan jika pada hari Senin (13/4) depan pihaknya akan mengundang pengurus Koperasi untuk mendiskusikannya.
“Senin besok mau saya ajak diskusi. Yang bersangkutan (Koperasi TKBM) mengajukan permohonan dan akan saya diskusikan jenis APD apa saja yang sangat diperlukan dan bisa di cuci terutama masker sehingga terjaga kebersihan dan bisa dipakai lagi,” katanya.
Parjo mengungkapkan bahwa koperasi TKBM itu ke Pelindo sifatnya minta bantuan dan akan dibantu sebagian.
“Saya akan koordinasi dengan pihak lain terkait setelah ketemu Pengurus TKBM biar seperti yang diharapkan dan tepat guna,” ujarnya.
Parjo juga mengaku jika surat yang dikirim oleh koperasi TKBM sudah ada di Deputy nya sejak Minggu lalu. (***)




























