• Home
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Wednesday, July 22, 2026
  • Login
Ocean Week
Advertisement
  • Home
  • Shipping
    • All
    • Moving Kapal
    Pelayaran Mulai Panik BBM Pindah Harga, Ini Kata INSA

    Saat Ini, Usaha Pelayaran Hadapi Tantangan Berat

    Gold Star Line Buka Rute Baru Dari Priok ke Tiongkok Selatan

    Gold Star Line Buka Rute Baru Dari Priok ke Tiongkok Selatan

    107 Kontainer di Kapal Golden Star 1 Berjatuhan ke Laut, KSOP & INSA Batam Masih…

    107 Kontainer di Kapal Golden Star 1 Berjatuhan ke Laut, KSOP & INSA Batam Masih…

    CMA CGM Tetapkan Biaya Tambahan Asia-Mediterania Sebesar US$900/TEU

    CMA CGM Tetapkan Biaya Tambahan Asia-Mediterania Sebesar US$900/TEU

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

  • Port
    Tak Hanya Petikemas, Kapal Kargo pun Bisa Lewat Patimban

    Tak Hanya Petikemas, Kapal Kargo pun Bisa Lewat Patimban

    September 2026, Pelabuhan Tanjung Carat Mulai Dibangun

    September 2026, Pelabuhan Tanjung Carat Mulai Dibangun

    MSC Siap Besarkan Patimban, Dua Pelayaran Global & Domestik Segera Menyusul, Priok Terancam

    MSC Siap Besarkan Patimban, Dua Pelayaran Global & Domestik Segera Menyusul, Priok Terancam

    Kuala Tanjung – Penang Port Teken MoU Kembangkan Konektivitas Logistik

    Kuala Tanjung – Penang Port Teken MoU Kembangkan Konektivitas Logistik

    Benarkah Tanjung Carat, Pelabuhan Impian Masa Depan Sumsel

    Benarkah Tanjung Carat, Pelabuhan Impian Masa Depan Sumsel

    Terminal Kijing Resmi Beroperasi, Ekspor Perdana Masih 180 Petikemas

    Terminal Kijing Resmi Beroperasi, Ekspor Perdana Masih 180 Petikemas

    Tarif Baru di TPK Batu Ampar Ditunda, Ada Apa..

    Tarif Baru di TPK Batu Ampar Ditunda, Ada Apa..

    IPC TPK Jambi Dukung Ekspor 19,2 Ton Kopi Kerinci ke Mesir

    IPC TPK Jambi Dukung Ekspor 19,2 Ton Kopi Kerinci ke Mesir

    Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

    Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

  • Dockyard
    • All
    • Fasilitas
    • Jadwal
    Industri Galangan Kapal Hadapi Tantangan Berat, Harapkan Pemerintah Berikan Dukungan

    Industri Galangan Kapal Hadapi Tantangan Berat, Harapkan Pemerintah Berikan Dukungan

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    DPR RI Minta Kemenhub Maksimalkan Potensi PNBP

    Dilematis Galangan Kapal Lokal, Hingga Presiden Marah

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    Pelabuhan Pare-pare jadi Penyangga Makassar

    INDONESIA KENDARAAN TERMINAL

    Jika Dipanggil Hubla, APBMI Tolak Permenhub 152/2016

    DERMAGA 004 UTARA

    Pelita Samudera Divestasi Aset FLF untuk Beli Kapal

    TPS SURABAYA

    TPK SEMARANG

  • Jadwal
    • All
    • BICT
    • BJTI
    • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
    • IKT
    • JICT
    • MAL
    • PTP
    • Teluk Lamong
    • TPK Koja
    • TPK Makasar
    • TPK Palaran
    • TPKS Semarang
    • TPS Surabaya

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

    JAKARTA INTERNATIONAL CONTAINER TERMINAL

    TPK KOJA

    TPS SURABAYA

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News
No Result
View All Result
  • Home
  • Shipping
    • All
    • Moving Kapal
    Pelayaran Mulai Panik BBM Pindah Harga, Ini Kata INSA

    Saat Ini, Usaha Pelayaran Hadapi Tantangan Berat

    Gold Star Line Buka Rute Baru Dari Priok ke Tiongkok Selatan

    Gold Star Line Buka Rute Baru Dari Priok ke Tiongkok Selatan

    107 Kontainer di Kapal Golden Star 1 Berjatuhan ke Laut, KSOP & INSA Batam Masih…

    107 Kontainer di Kapal Golden Star 1 Berjatuhan ke Laut, KSOP & INSA Batam Masih…

    CMA CGM Tetapkan Biaya Tambahan Asia-Mediterania Sebesar US$900/TEU

    CMA CGM Tetapkan Biaya Tambahan Asia-Mediterania Sebesar US$900/TEU

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

  • Port
    Tak Hanya Petikemas, Kapal Kargo pun Bisa Lewat Patimban

    Tak Hanya Petikemas, Kapal Kargo pun Bisa Lewat Patimban

    September 2026, Pelabuhan Tanjung Carat Mulai Dibangun

    September 2026, Pelabuhan Tanjung Carat Mulai Dibangun

    MSC Siap Besarkan Patimban, Dua Pelayaran Global & Domestik Segera Menyusul, Priok Terancam

    MSC Siap Besarkan Patimban, Dua Pelayaran Global & Domestik Segera Menyusul, Priok Terancam

    Kuala Tanjung – Penang Port Teken MoU Kembangkan Konektivitas Logistik

    Kuala Tanjung – Penang Port Teken MoU Kembangkan Konektivitas Logistik

    Benarkah Tanjung Carat, Pelabuhan Impian Masa Depan Sumsel

    Benarkah Tanjung Carat, Pelabuhan Impian Masa Depan Sumsel

    Terminal Kijing Resmi Beroperasi, Ekspor Perdana Masih 180 Petikemas

    Terminal Kijing Resmi Beroperasi, Ekspor Perdana Masih 180 Petikemas

    Tarif Baru di TPK Batu Ampar Ditunda, Ada Apa..

    Tarif Baru di TPK Batu Ampar Ditunda, Ada Apa..

    IPC TPK Jambi Dukung Ekspor 19,2 Ton Kopi Kerinci ke Mesir

    IPC TPK Jambi Dukung Ekspor 19,2 Ton Kopi Kerinci ke Mesir

    Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

    Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

  • Dockyard
    • All
    • Fasilitas
    • Jadwal
    Industri Galangan Kapal Hadapi Tantangan Berat, Harapkan Pemerintah Berikan Dukungan

    Industri Galangan Kapal Hadapi Tantangan Berat, Harapkan Pemerintah Berikan Dukungan

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    DPR RI Minta Kemenhub Maksimalkan Potensi PNBP

    Dilematis Galangan Kapal Lokal, Hingga Presiden Marah

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    Pelabuhan Pare-pare jadi Penyangga Makassar

    INDONESIA KENDARAAN TERMINAL

    Jika Dipanggil Hubla, APBMI Tolak Permenhub 152/2016

    DERMAGA 004 UTARA

    Pelita Samudera Divestasi Aset FLF untuk Beli Kapal

    TPS SURABAYA

    TPK SEMARANG

  • Jadwal
    • All
    • BICT
    • BJTI
    • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
    • IKT
    • JICT
    • MAL
    • PTP
    • Teluk Lamong
    • TPK Koja
    • TPK Makasar
    • TPK Palaran
    • TPKS Semarang
    • TPS Surabaya

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

    JAKARTA INTERNATIONAL CONTAINER TERMINAL

    TPK KOJA

    TPS SURABAYA

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News
No Result
View All Result
Ocean Week
No Result
View All Result
Home Berita Lain

Tanjung Jati B, Butuh 8 Juta Ton Batubara Terangi Jawa-Bali

ocean_M.admin by ocean_M.admin
December 22, 2017
in Berita Lain, Uncategorized
428
SHARES
2.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sebanyak 8 juta ton setiap tahun supply batubara masuk ke Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjung Jati, di desa Tubanan, kecamatan Bangsri, Jepara. Ada dua jetty management yakni PT Arpeni (Apol) di Jetty 1 & 2, dan PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) di jetty 3 & 4 yang sekaligus menangani keseluruhan pandu-tunda di wilayah ini. Masing-masing menangani sebesar 4 juta ton, jadi dari KBS dan Arpeni, total mencapai 8 juta ton.

Sewaktu jurnalis oceanweek.co.id berkesempatan mengunungi PLTU yang berperan mengaliri listrik daerah Jawa-Bali ini, terkesan sangat ramah lingkungan, safety, dan sagat efisien maupun efektif.

Diantar oleh Parwono (salah satu manager PT KBS Pusat) dan Andi (manager Jetty di PLTU Tanjung Jati PT KBS), keduanya mengajak berkeliling melihat berbagai fasilitas, mulai dari kegiatan bongkar batubara dari kapal, sampai ke fasilitas kapal-kapal tunda yang dioperasikan PT KBS.

Kebetulan, pada Kamis (21/12) kemarin, di Jetty 3 & 4 sedang bersandar kapal, membongkar batubara muatannya. “Kapal ini muat 68.000 ton asal Kalimantan. Kami bongkar paling lama tiga hari, per hari rata-rata bongkar antara 25 ribu ton sampai 27 ribu ton,” kata Andi sambil menunjukkan batubara yang dibongkar dengan menggunakan dua crane tersebut langsung masuk ke conveyor untuk kemudian ke tempat penimbunan.

Tiga tug boad yang dioperasikan PT KBS di Tanjung Jati B
Tiga tug boad yang dioperasikan PT KBS di Tanjung Jati B

KBS sendiri, setiap bulan tidak kurang menangani 9 kapal, per shipment rata-rata muat 68 ribu ton. “Pada bulan Desember hingga Maret, karena ombak sangat besar, kami perlu ekstra hati-hati,” ujar Andi asal Bandung ini.

Dari lokasi Jetty 3-4 ini pun tampak crane-crane di Jetty 1 & 2 tegak berdiri. Kebetulan, hari itu tidak ada kapal berkegiatan. Dirut PT Arpeni Oentoro Surya ketika dikonfirmasi juga membenarkan kalau produksi per tahun untuk PLTU Tanjung Jati B ini sebesar 4 juta ton.

Arpeni sendiri menggunakan dua kapal panamax 76.000 Dwt miliknya untuk mensupply ke PLTU ini, yakni MV Dewi Parwati, dan MV Chandra Kirana. “Per kapal hanya muat 67.000 mt, karena kapasitas dermaganya hanya kuat tahan maksimum 68.000 ton, jadi ada broken space 7000 mt,” ujarnya menjawab oceanweek, melalui WhatsApp, kemarin.

Andi menambahkan bahwa PT KBS sudah memulai di PLTU Tanjung Jati ini dari Desember 2009 lalu untuk masa kontrak 10 tahun. Anak perusahaan PT Krakatau Steel ini bukan hanya menangani jetty manajemen, melainkan juga melayani seluruh pandu-tunda.

“Kami siapkan tiga tug boad yaitu Petro Banteng dengan 1800 x2 House Power, lalu TB Aria Citra dan TB Mikasa Maru, keduanya memiliki 1500 x2 house power,” ucap Parwono menambahkan.

Tampak lapangan penumpukan batubara. (ow)
Tampak lapangan penumpukan batubara. (ow)

Seperti diketahui, PLTU Tanjung Jati B ini memiliki luas sekitar 150 hektare, diklaim menjadi PLTU yang ramah lingkungan.

Untuk memasuki wilayah ini tidaklah mudah. Penjagaan sangat ketat. Ada tiga pintu penjagaan yang mesti dilewati, di depan gerbang utama, kemudian gerbang kedua menukarkan identitas, dan gerbang menuju ke jetty.

Memasuki ke areal PLTU, tampak sejumlah logo perusahaan terpampang disudut utama, antara lain logo PT KBS dan Arpeni. Meski bersama pihak jetty manajemen, standar perlengkapan pun mesti dikenakan, misalnya wajib menggunakan helm, rompi (APD/alat pelindung diri), masker, dan lain-lain.

Kawasan pertama yang dikunjungi ialah Jetty 3 & 4. Disinipun mesti harus melewati security, namun karena bersama pihak KBS, pemeriksaan tak lagi super ketat sebagaimana di pintu awal.

Setelah mendekat di dermaga, hari itu sedang ada kegiatan satu kapal bongkar batubara. Batubara yang berjumlah sekitar 68.000 ton itu dibongkar menggunakan dua crane darat, kemudian batubara itu langsung masuk ke conveyor sebelum ke tempat penumpukan atau langsung digunakan untuk pembakaran pembangkit listrik.

Sebagai orang yang baru 4 bulan bertugas disini, Andi hanya ditemani beberapa anak buahnya yang mengawasi operasional bongkar batubara.

Oceanweek mencatat kesan bahwa PLTU Tanjung Jati patut dicontoh untuk model pengelolaan pelabuhan di Indonesia. Bersih, aman, nyaman, tak terkesan angker, meski yang dibongkar batubara, tapi jauh dari polusi. Batubara pun tak tampak berceceran.

Dikejauhan terlihat dua cerobong pembangkit listrik yang terus mengeluarkan kepulan asap.

Andi maupun Parwono bercerita, kedepan akan dibangun lagi jetty 5 dan 6. Pihaknya tentu berharap dapat masuk sebagai pengelolanya, termasuk pandu dan tundanya.

Setelah cukup melihat kegiatan bongkar batubara, keduanya pun mengajak untuk melihat kapal-kapal (tug boad) yang dioperasikan KBS. Tiga tug boad, hari itu (kamis, 21/12) sedang ditambatkan di dermaga, karena tak ada kegiatan pemanduan penundaan.

Para awak kapal pun tampak memanfaatkannya untuk melakukan kontrol terhadap kapal, kalau-kalau ada komponen yang perlu diperbaiki. “Kami memang selalu kontrol terhadap kapal-kapal itu, sehingga pada waktu digunakan selalu siap,” ujar Parwono.

Andi dan Parwono pun kembali menceritakan, bahwa dalam sehari, PLTU ini bisa menghabiskan 24 ribu ton batu bara. PLTU ini pun menyediakan batu bara cadangan setidaknya untuk 45 hari ke depan.

Mereka juga menyinggung jika proyek pembangunan PLTU Jawa 4 yang sedang digarap itu, rencananya dioperasikan pihak swasta pada tahun 2020.

Untuk diketahui, PLTU dengan kapasitas 4 x 710 MW ini menggunakan batu kapur untuk menurunkan konsertasi emisi sulfur hingga 98 persen  atau hampir bersih.

PLN sebagai penanggung jawab PLTU Tanjung Jati B berkomitmen untuk mengoperasikan pembangkit secara maksimal, aman dan ramah lingkungan.

Paradigma batu bara yang kotor, hitam, tidak ramah lingkungan merupakan tantangan yang perlu dijawab dengan berbagai macam solusi. Salah satunya adalah penggunaan teknologi batu kapur dalam proses Flue Gas Desulfurization (FGD).

FGD merupakan proses pencampuran emisi gas hasil pembakaran batu bara dengan zat pengikat agar kandungan sulfur yang dilepaskan ke atmosfer rendah. Pada umumnya zat pengikat yang digunakan oleh PLTU adalah air laut.

Karena hujan tak kunjung berhenti, perjalanan menyelusuri PLTU Tanjung Jati untuk melihat langsung proses bongkar batubara, dan suasana pelabuhan khusus yang cukup asri inipun berakhir pula. Yang pasti, PLTU Tanjung Jati merupakan contoh pelabuhan yang perlu ditiru sebagai green port. (***)

 

Previous Post

INDONESIA KENDARAAN TERMINAL

Next Post

Dibuka, Saham JAI Positif

Next Post

Dibuka, Saham JAI Positif

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

  • BYD Kirim 1 Juta Mobil Gunakan Kapal Raksasa Miliknya

    BYD Kirim 1 Juta Mobil Gunakan Kapal Raksasa Miliknya

    6307 shares
    Share 2523 Tweet 1577
  • KPLP Jadi Otoritas Tunggal Penegakan Peraturan di Laut

    5475 shares
    Share 2190 Tweet 1369
  • Di Kapal TB. Terus Daya 17, 3 ABK Gunakan Ijasah Palsu Ketangkap

    4543 shares
    Share 1817 Tweet 1136
  • Per Januari 2026, Pelaut Tak Bisa Berlayar Jika Tak Miliki Sertifikat BST Dengan Kesehatan Mental

    4250 shares
    Share 1700 Tweet 1063
  • Mantan Direktur Pelindo & Mantan Dirut DPS Ditahan, Kasus Korupsi Pengadaan Kapal Tunda

    3924 shares
    Share 1570 Tweet 981

Follow Us

    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.
Facebook Youtube Instagram

Ocean Week adalah bukan informasi maritim yang pertama tetapi yang terbaik, terpercaya dan akurat dikelola oleh PT Multi Media Ocean Indonesia.

Hubungi kami : redaksi@oceanweek.co.id

  • Home
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Categories

  • Alat Berat
  • All
  • Bea Cukai
  • Berita Lain
  • BICT
  • BJTI
  • Bursa
  • Bursa Kapal
  • Depo Kontainer
  • Dockyard
  • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
  • Fasilitas
  • General Cargo
  • IKT
  • Jadwal
  • Jadwal
  • Jadwal
  • JICT
  • Kapal
  • Kontainer
  • Makasar
  • MAL
  • Medan
  • Moving Kapal
  • Offshores
  • Port
  • PTP
  • Regional
  • Shipping
  • Spare Part
  • Surabaya
  • Teluk Lamong
  • TPK Koja
  • TPK Makasar
  • TPK Palaran
  • TPKS Semarang
  • TPS Surabaya
  • Uncategorized
  • video

Recent News

Arus Peti Kemas TPK Merauke Naik 11,44 Persen

Arus Peti Kemas TPK Merauke Naik 11,44 Persen

July 21, 2026
Impor Petikemas Internasional Perdana Lewat Pelabuhan Patimban, Dukung Rantai Pasok Industri Nasional

Impor Petikemas Internasional Perdana Lewat Pelabuhan Patimban, Dukung Rantai Pasok Industri Nasional

July 21, 2026

© 2018 PT Multi Media Ocean Indonesia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Shipping
  • Port
  • Dockyard
  • Jadwal
  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News

© 2018 PT Multi Media Ocean Indonesia.