Di tengah berbagai tantangan yang ada, PT Temas Tbk (TMAS) berhasil mencatatkan kinerja yang stabil untuk tahun buku 2025.
Menurut Ricky Efendi, Dirut Temas Tbk, total pendapatan jasa tercatat sebesar Rp4,34 triliun, naik tipis 0,1% atau sekitar Rp4 miliar dibandingkan tahun 2024.
“Kenaikan ini terutama didorong oleh pertumbuhan segmen pendapatan domestik yang naik menjadi Rp4,13
triliun atau tumbuh 2,5% dari Rp4,03 triliun pada tahun 2024,” ujarnya kepada para wartawan, di Kantor Temas Tbk, Jakarta, Selasa.
Dari sisi profitabilitas, ungkapnya, laba bersih tahun 2025 tercatat sebesar Rp553 miliar, turun 23,3% dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp722 miliar.
Penurunan ini terutama dipengaruhi oleh adanya laba pelepasan aset tetap yang signifikan pada tahun 2024 yang tidak berulang di 2025, serta tekanan volatilitas harga bahan bakar bunker yang menekan marjin kotor menjadi Rp797 miliar dari Rp900 miliar di tahun sebelumnya.
Sementara, lanjut Ricky, Aset perusahaan tercatat tumbuh dengan sangat baik.
“Total aset meningkat 19,9% menjadi Rp5,29 triliun dari Rp4,41 triliun pada tahun 2024, mencerminkan solidnya
posisi keuangan Perseroan dan besarnya potensi pertumbuhan ke depan,” katanya.
Seperti diketahui bahwa PT Temas Tbk (TMAS) merupakan perusahaan terintegrasi dalam sektor maritime transportation, dengan 3 (tiga) bidang
usaha utama yaitu angkutan laut peti kemas, jasa bongkar muat pelabuhan, serta manajemen depo peti kemas.
Perusahaan ini berdiri pada tahun 1987. Pada tahun 2003 berubah menjadi perusahaan terbuka (go public) dengan melakukan penawaran umum
perdana (IPO) dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham “TMAS”.
Sampai dengan akhir 2025, Perseroan memiliki lebih dari 40 ribu unit peti kemas/kontainer dan 57 unit kapal dengan total kapasitas angkut lebih dari 28 ribu TEUs, lebih dari 460 ribu DWT.
Hingga akhir tahun 2025 jangkauan layanan yang diberikan oleh Perseroan sebanyak 68 (enam puluh delapan) Pelabuhan yang membentang dari Barat ke Timur Indonesia. (***)





























