• Home
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Tuesday, July 21, 2026
  • Login
Ocean Week
Advertisement
  • Home
  • Shipping
    • All
    • Moving Kapal
    Pelayaran Mulai Panik BBM Pindah Harga, Ini Kata INSA

    Saat Ini, Usaha Pelayaran Hadapi Tantangan Berat

    Gold Star Line Buka Rute Baru Dari Priok ke Tiongkok Selatan

    Gold Star Line Buka Rute Baru Dari Priok ke Tiongkok Selatan

    107 Kontainer di Kapal Golden Star 1 Berjatuhan ke Laut, KSOP & INSA Batam Masih…

    107 Kontainer di Kapal Golden Star 1 Berjatuhan ke Laut, KSOP & INSA Batam Masih…

    CMA CGM Tetapkan Biaya Tambahan Asia-Mediterania Sebesar US$900/TEU

    CMA CGM Tetapkan Biaya Tambahan Asia-Mediterania Sebesar US$900/TEU

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

  • Port
    Tak Hanya Petikemas, Kapal Kargo pun Bisa Lewat Patimban

    Tak Hanya Petikemas, Kapal Kargo pun Bisa Lewat Patimban

    September 2026, Pelabuhan Tanjung Carat Mulai Dibangun

    September 2026, Pelabuhan Tanjung Carat Mulai Dibangun

    MSC Siap Besarkan Patimban, Dua Pelayaran Global & Domestik Segera Menyusul, Priok Terancam

    MSC Siap Besarkan Patimban, Dua Pelayaran Global & Domestik Segera Menyusul, Priok Terancam

    Kuala Tanjung – Penang Port Teken MoU Kembangkan Konektivitas Logistik

    Kuala Tanjung – Penang Port Teken MoU Kembangkan Konektivitas Logistik

    Benarkah Tanjung Carat, Pelabuhan Impian Masa Depan Sumsel

    Benarkah Tanjung Carat, Pelabuhan Impian Masa Depan Sumsel

    Terminal Kijing Resmi Beroperasi, Ekspor Perdana Masih 180 Petikemas

    Terminal Kijing Resmi Beroperasi, Ekspor Perdana Masih 180 Petikemas

    Tarif Baru di TPK Batu Ampar Ditunda, Ada Apa..

    Tarif Baru di TPK Batu Ampar Ditunda, Ada Apa..

    IPC TPK Jambi Dukung Ekspor 19,2 Ton Kopi Kerinci ke Mesir

    IPC TPK Jambi Dukung Ekspor 19,2 Ton Kopi Kerinci ke Mesir

    Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

    Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

  • Dockyard
    • All
    • Fasilitas
    • Jadwal
    Industri Galangan Kapal Hadapi Tantangan Berat, Harapkan Pemerintah Berikan Dukungan

    Industri Galangan Kapal Hadapi Tantangan Berat, Harapkan Pemerintah Berikan Dukungan

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    DPR RI Minta Kemenhub Maksimalkan Potensi PNBP

    Dilematis Galangan Kapal Lokal, Hingga Presiden Marah

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    Pelabuhan Pare-pare jadi Penyangga Makassar

    INDONESIA KENDARAAN TERMINAL

    Jika Dipanggil Hubla, APBMI Tolak Permenhub 152/2016

    DERMAGA 004 UTARA

    Pelita Samudera Divestasi Aset FLF untuk Beli Kapal

    TPS SURABAYA

    TPK SEMARANG

  • Jadwal
    • All
    • BICT
    • BJTI
    • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
    • IKT
    • JICT
    • MAL
    • PTP
    • Teluk Lamong
    • TPK Koja
    • TPK Makasar
    • TPK Palaran
    • TPKS Semarang
    • TPS Surabaya

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

    JAKARTA INTERNATIONAL CONTAINER TERMINAL

    TPK KOJA

    TPS SURABAYA

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News
No Result
View All Result
  • Home
  • Shipping
    • All
    • Moving Kapal
    Pelayaran Mulai Panik BBM Pindah Harga, Ini Kata INSA

    Saat Ini, Usaha Pelayaran Hadapi Tantangan Berat

    Gold Star Line Buka Rute Baru Dari Priok ke Tiongkok Selatan

    Gold Star Line Buka Rute Baru Dari Priok ke Tiongkok Selatan

    107 Kontainer di Kapal Golden Star 1 Berjatuhan ke Laut, KSOP & INSA Batam Masih…

    107 Kontainer di Kapal Golden Star 1 Berjatuhan ke Laut, KSOP & INSA Batam Masih…

    CMA CGM Tetapkan Biaya Tambahan Asia-Mediterania Sebesar US$900/TEU

    CMA CGM Tetapkan Biaya Tambahan Asia-Mediterania Sebesar US$900/TEU

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

  • Port
    Tak Hanya Petikemas, Kapal Kargo pun Bisa Lewat Patimban

    Tak Hanya Petikemas, Kapal Kargo pun Bisa Lewat Patimban

    September 2026, Pelabuhan Tanjung Carat Mulai Dibangun

    September 2026, Pelabuhan Tanjung Carat Mulai Dibangun

    MSC Siap Besarkan Patimban, Dua Pelayaran Global & Domestik Segera Menyusul, Priok Terancam

    MSC Siap Besarkan Patimban, Dua Pelayaran Global & Domestik Segera Menyusul, Priok Terancam

    Kuala Tanjung – Penang Port Teken MoU Kembangkan Konektivitas Logistik

    Kuala Tanjung – Penang Port Teken MoU Kembangkan Konektivitas Logistik

    Benarkah Tanjung Carat, Pelabuhan Impian Masa Depan Sumsel

    Benarkah Tanjung Carat, Pelabuhan Impian Masa Depan Sumsel

    Terminal Kijing Resmi Beroperasi, Ekspor Perdana Masih 180 Petikemas

    Terminal Kijing Resmi Beroperasi, Ekspor Perdana Masih 180 Petikemas

    Tarif Baru di TPK Batu Ampar Ditunda, Ada Apa..

    Tarif Baru di TPK Batu Ampar Ditunda, Ada Apa..

    IPC TPK Jambi Dukung Ekspor 19,2 Ton Kopi Kerinci ke Mesir

    IPC TPK Jambi Dukung Ekspor 19,2 Ton Kopi Kerinci ke Mesir

    Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

    Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

  • Dockyard
    • All
    • Fasilitas
    • Jadwal
    Industri Galangan Kapal Hadapi Tantangan Berat, Harapkan Pemerintah Berikan Dukungan

    Industri Galangan Kapal Hadapi Tantangan Berat, Harapkan Pemerintah Berikan Dukungan

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    DPR RI Minta Kemenhub Maksimalkan Potensi PNBP

    Dilematis Galangan Kapal Lokal, Hingga Presiden Marah

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    Pelabuhan Pare-pare jadi Penyangga Makassar

    INDONESIA KENDARAAN TERMINAL

    Jika Dipanggil Hubla, APBMI Tolak Permenhub 152/2016

    DERMAGA 004 UTARA

    Pelita Samudera Divestasi Aset FLF untuk Beli Kapal

    TPS SURABAYA

    TPK SEMARANG

  • Jadwal
    • All
    • BICT
    • BJTI
    • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
    • IKT
    • JICT
    • MAL
    • PTP
    • Teluk Lamong
    • TPK Koja
    • TPK Makasar
    • TPK Palaran
    • TPKS Semarang
    • TPS Surabaya

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

    JAKARTA INTERNATIONAL CONTAINER TERMINAL

    TPK KOJA

    TPS SURABAYA

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News
No Result
View All Result
Ocean Week
No Result
View All Result
Home Berita Lain

Macet di Sekitar Priok Makin Parah, Giliran Importir Keluhkan Itu

oceanweek by oceanweek
July 21, 2026
in Berita Lain
GINSI Dukung Permendag 18/2026, Tapi Perlu Sosialisasi Agar Pelaku Usaha Tau
347
SHARES
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Macet di wilayah pelabuhan Tanjung Priok (jalan Cacing-Marunda) sampai saat ini belum ada solusi untuk mengatasinya.

Kali ini giliran importir yang mengeluhkan kemacetan yang semakin parah di wilayah tersebut.

Ketua Umum Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (GINSI) Capt. Subandi, mempertanyakan hal itu kepada Ocean Week, Selasa pagi, per telpon.

“Pemerintah mau sampai kapan membiarkan kemacetan akibat aktifitas Depo container di sepanjang jalan cacing dan marunda. Ini seperti negara yang tidak ada pemerintahanya dan tidak ada aturannya ?,” katanya.

Menurut Capt. Subandi, kemacetan di sekitar pelabuhan bukan saja merugikan pemilik barang termasuk perusahaan angkutan tetapi juga masyarakat pengguna jalan lainya.

“Kemacetan yang terjadi akibat tidak hadirnya pemerintah dalam mengatasi persoalan logistik di indonesia terutama di Tanjung Priok. Kerugian masyarakat bukan saja waktu dan biaya tapi juga nyawa. Tidak sedikit warga yang mengalami kecelakaan hingga meninggal dunia belum lagi yang gagal kerumah sakit untuk mendapatkan pertolongan,” ujarnya.

Capt. Bandi juga menyampaikan, banyak
anak yang ingin berangkat sekolah terjebak kemacetan dan terlambat masuk sekolah bahkan tidak di izinkan masuk kelas karena terlambat datang, dan tidak jarang anak-anak tersebut di suruh pulang oleh sekolahnya karena dianggap tidak disiplin dan terlambat.

“Menaikan biaya tambahan atas penggunaan angkutan truck menunjukan keputusasaan karena protes dan menyuarakan keluhan tidak pernah di dengar oleh pemerintah,” jelasnya.

Anehnya lagi pemilik barang masih hatus menambah biaya karena ada surcharges oleh perusahaan angkutan tapi tetap lama dilayaninya. “Kadang ada yang akhirnya harus bayar tambahan demurage container dari shipping line karena masuk deponya telat (sudah berubah tanggal),” ungkapnya.

Capt Bandi mengaku bahwa Pemerintah tidak jarang dengan yakinnya mengeluarkan pernyataan seolah-olah serius ingin menurunkan cost logistik, namun faktanya biaya logistik malah bertambah setidak tidaknya dari kasus pengenaan surcharges trucking.

“ini menunjukan terjadi paradocs antara ucapan dan perbuatan. Saya melihat pemerintah baik pusat maupun daerah tidak serius mengatasi kemacetan, padahal kemacetan terjadi hampir tiap hari dan sering kali cara mengatasi tidak substantif kecuali membatasi pemilik barang menarik cargo nya dari pelabuhan ( pembatasan gate pass ) yang justru menimbulkan biaya logistik semakin tinggi juga mengurangi pasokan bahan baku ke industri,” katanya panjang lebar.

Harusnya, ungkap Bandi, di pelajari benar apa penyebab kemacetan di sekitar pelabuhan Tanjung Priok.

Ginsi  melihat paling sedikit ada 3. hal  yakni;
1.Pemerintah baik pusat maupun daerah terus mengeluarkan ijin berdirinya depo-depo petikemas kosong di sekitar pelabuhan, padahal mestinya keberadaan depo-depo tersebut ada di hinterland (dekat dengan industri), keberadaan Depo-depo tersebut banyak yang tidak memiliki izin amdal dan persyaratan lainya.

Depo-depo petikemas kosong yang berada di sepanjang jalan Cakung Cilincing dan jalan Marunda tidak memiliki lahan untuk parkir mobil-mobil yang akan masuk depo akibatnya truk-truk trailer tersebut antri sampe kejalan raya (jalan umum) yang mengakibatkan kemacetan luar biasa hingga keluar wilayah Tanjung Priok (Harapan Indah dan Jakarta Timur).

2.Pelabuhan Tanjung Priok tidak melakukan investasi untuk pengembangan kawasan pelabuhan agar aktifitas pelabuhan tidak berdekatan dengan jalan umum (tidak punya buffer area untuk mobil-mobil yang keluar dan masuk pelabuhan dan membangun jalan tol yang murah agar angkutan tertarik lewat tol).

Pelabuhan hanya fokus memaksimalkan lahan yang dimiliki hanya untuk penambahan pendapatan llahan bisnis), padahal sudah sering akibat aktifitas di dalam pelabuhan berimbas keluar pelabuhan.

3.Tidak ada penegakan hukum yang tegas kepada depo-depo yang melanggar dan menimbulkan kemacetan hingga ke jalan umum ( jalan raya ) yang telah merugikan dunia usaha lainnya dan juga masyarakat.

Depo-depo yang menimbulkan kemacetan di jalan umum seolah-olah tidak merasa bersalah dan merasa kuat.
Heranya kementrian perhubungan ikut mengatur biaya-biaya di depo yang lebih suka-suka, tapi tidak mau mengatur operasional depo-depo agar tidak sesuka mereka.

Depo Penuh

Sebelumnya, Ocean Week juga memberitakan bahwa Tren kenaikan volume impor di Pelabuhan Tanjung Priok saat ini tidak diimbangi oleh volume ekspor (imbalance).

Hal itu menyebabkan akumulasi empty container di depo peti kemas, serta meningkatnya Yard Occupancy Ratio (YOR).

Dengan kapasitas depo yang semuanya penuh, berpotensi menimbulkan kemacetan di jalan raya, sehingga perlu adanya langkah-langkah antisipatif untuk menjaga kelancaran arus logistik dan mencegah potensi kepadatan di kawasan sekitar pelabuhan.

PT Jakarta International Container Terminal.

Salah satu upaya penanganan tersebut, KSOP Utama Tanjung Priok mengusulkan kebijakan sementara penyesuaian batas Yard Occupancy Ratio (YOR) di terminal peti kemas dari 65% menjadi 70%.

“Itu sebagai upaya optimalisasi pengelolaan kapasitas terminal dan peningkatan kelancaran arus logistik yang akan dievaluasi setelah implementasi selama satu bulan,” ujar Kepala KSOP Tanjung Priok Capt. Heru Susanto saat dihubungi Ocean Week, di Tanjung Priok.

Begitu juga penambahan Gate pass, kata Heru, apabila diperlukan oleh Terminal Operator dengan tetap mempertimbangkan kondisi trafik baik didalam terminal maupun di jalan-jalan akses pelabuhan.

“Penyesuaian ini diharapkan dapat memberikan ruang fleksibilitas dalam pengelolaan arus peti kemas di tengah meningkatnya aktivitas logistik, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, kelancaran operasional, dan kualitas pelayanan kepada pengguna jasa,” kata Capt. Heru Susanto.

Menurut Heru, sebagai solusi alternatif, Pelabuhan Patimban dapat dimanfaatkan untuk re-positioning empty container dengan kapasitas 1.000 TEUs selama 7–10 hari.

“Namun diperlukan koordinasi lebih lanjut mengingat jalan tol akses Patimban baru ditargetkan beroperasi pada Kuartal III 2027, sehingga angkutan truk kontainer dapat memanfaatkan jaringan jalan nasional dan Tol Trans Jawa menuju Pelabuhan Patimban,” katanya. (**)

Previous Post

Pemerintah Pastikan Akses Masyarakat 3TP Tetap Terlayani Optimal

Next Post

TPS SURABAYA

Next Post

TPS SURABAYA

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

  • BYD Kirim 1 Juta Mobil Gunakan Kapal Raksasa Miliknya

    BYD Kirim 1 Juta Mobil Gunakan Kapal Raksasa Miliknya

    6307 shares
    Share 2523 Tweet 1577
  • KPLP Jadi Otoritas Tunggal Penegakan Peraturan di Laut

    5474 shares
    Share 2190 Tweet 1369
  • Di Kapal TB. Terus Daya 17, 3 ABK Gunakan Ijasah Palsu Ketangkap

    4543 shares
    Share 1817 Tweet 1136
  • Per Januari 2026, Pelaut Tak Bisa Berlayar Jika Tak Miliki Sertifikat BST Dengan Kesehatan Mental

    4250 shares
    Share 1700 Tweet 1063
  • Mantan Direktur Pelindo & Mantan Dirut DPS Ditahan, Kasus Korupsi Pengadaan Kapal Tunda

    3924 shares
    Share 1570 Tweet 981

Follow Us

    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.
Facebook Youtube Instagram

Ocean Week adalah bukan informasi maritim yang pertama tetapi yang terbaik, terpercaya dan akurat dikelola oleh PT Multi Media Ocean Indonesia.

Hubungi kami : redaksi@oceanweek.co.id

  • Home
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Categories

  • Alat Berat
  • All
  • Bea Cukai
  • Berita Lain
  • BICT
  • BJTI
  • Bursa
  • Bursa Kapal
  • Depo Kontainer
  • Dockyard
  • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
  • Fasilitas
  • General Cargo
  • IKT
  • Jadwal
  • Jadwal
  • Jadwal
  • JICT
  • Kapal
  • Kontainer
  • Makasar
  • MAL
  • Medan
  • Moving Kapal
  • Offshores
  • Port
  • PTP
  • Regional
  • Shipping
  • Spare Part
  • Surabaya
  • Teluk Lamong
  • TPK Koja
  • TPK Makasar
  • TPK Palaran
  • TPKS Semarang
  • TPS Surabaya
  • Uncategorized
  • video

Recent News

Kapal MSC Kembali ke Patimban, Muat 624 Box Petikemas

Kapal MSC Kembali ke Patimban, Muat 624 Box Petikemas

July 21, 2026

PT MUSTIKA ALAM LESTARI

July 21, 2026

© 2018 PT Multi Media Ocean Indonesia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Shipping
  • Port
  • Dockyard
  • Jadwal
  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News

© 2018 PT Multi Media Ocean Indonesia.