Pameran dan conference Indonesia Transport Supply Chain and Logistics resmi dibuka oleh Djoko Sasono, Sekjen Kemenhub, bertempat di Jakarta International Expo, Rabu (12/9) pagi.
Kegiatan ini juga memperoleh dukungan dari Menteri Perindustrian Erlangga Hartarto, maupun Menhub Budi Karya Sumadi.
Dalam sambutan Menhub Budi Karya Sumadi yang dibacakan Sekjen Djoko Sasono, disebutkan bahwa Kemenhub sangat mengapresiasi positif terhadap kegiatan yang digelar Kadin Indonesia ini.
“Perlu saya sampaikan bahwa Kemenhub telah menjalankan program tol laut yang dipadukan dengan program rumah kita sebagai tempat penampung logistik,” katanya.

Untuk mensukseskan program tol laut di wilayah Indonesia Timur, Kemenhub juga telah memadukan tol laut dengan angkutan udara khususnya di wilayah Papua.
“Ini merupakan kerja keras pemerintah,” ungkapnya.
Menhub melalui Djoko Sasono juga tidak hanya menyampaikan perkembangan tol laut, namun juga mengenai banyak program yang lain, misalnya pembangunan pelabuhan.
Djoko berharap, program-program pemerintah (Kemenhub), bisa terus mendapat masukan positif dan solusif dari Kadin Indonesia, INSA, dan para pihak terkait. “Kemenhub menunggu masukan dari INSA, Kadin Indonesia untuk perbaikan,” ucap Djoko.
Hadir juga pada kesempatan ini, antara lain Sekjen Kementerian Industri Haris Munandar, Dirjen Hubla Agus Purnomo, para ketua asosiasi sektor angkutan laut dan logistik, serta para pengusaha.
Sementara itu, Haris Munandar, sekjen kementerian perindustrian menyatakan, saat ini Indonesia sedang menghadapi kedakpastian ekonomi dunia. Tapi industri tetap tumbuh 4,3 persen, misalnya industri alas kaki.
Haris juga mengatakan, bahwa Industri sangat bergantung pada sektor logistik.
“Bagaimana kita bisa Integrasikan semua moda transportasi karena sangat penting, mulai dari proses produksi sampai distribusi,” ujarnya.
Menurut dia, Sektor logistik bagaimana bisa berinovasi mengembangkan sektor ini disesuaikan dengan perkembangan rantai pasok.
“Terkait kebutuhan pelaku industri, kami akan terus mendorong,” katanya.
Sementara itu, Carmelita Hartoto, Wakil Ketua Umum Kadin bidang Perhubungan, mengungkapkan bahwa bank dunia belum lama ini merilis logistik performa indeks (LPI) 2018. Dari 160 negara yang disurvei, Indonesia berada di peringkat 46 atau naik 17 peringkat dari survei LPI 2016.
“Dari LPI ini kita bisa mengetahui persepsi terhadap kinerja logistik kita dalam perdagangan internasional. Peningkatan peringkat kinerja logistik Indonesia merupakan satu hal yang menggembirakan yang harus diapresiasi sebagai hasil kerja keras pemerintah bersama stakeholder logistik kita,” kata Carmelita.
Meme (panggilannya) juga mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur dan kebijakan dinilai sudah menuju arah positif bagi logistik kita. Misalnya paket kebijakan 15 yang tidak bisa dipungkiri telah secara positif mendorong perbaikan kinerja logistik nasional, walaupun kebijakan ini masih memerlukan penajaman kembali.
“Kita tak boleh puas sampai disini,” ungkapnya.
Meski begitu, di ASEAN, petingkat LPI Indonesia tetap masih dibawah Singapura, Malaysia, Vietnam, dan Thailand.
“Tapi rasanya kurang pas, kinerja logistik Indonesia dibandingkan dengan negara tetangga, karena Indonesia negara besar dengan sistem distribusi logistiknya cukup unik,” kata Meme.
Carmelita menambahkan, kita sudah memasuki revolusi industri 4.0 yang memanfaatkan teknologi berbasis digital. Kondisi ini tentu menuntut perubahan dari para pelaku usaha terkait kegiatan logistik.
“Seluruh aktivitas logistik dari pergudangan, transportasi, pelayaran, trucking, dan pelabuhan sudah harus mulai terkoneksi dengan sistem teknologi digital. Sebab kinerja aktivitas logistik dan Supply Chain nasional masa depan sangat dipengaruhi sistem teknologi digital,” katanya.
Pertanyaananya, tanya Meme, apakah perangkat sektor logistik kita saat ini sudah siap menyambut era industri generasi keempat. “Pertanyaan ini yang harus kita jawab bersama dan kita mulai garap bersama,” ucap Carmelita.
Acara ini juga dibarengi dengan pameran dari berbagai usaha sektor logistik dan kepelabuhanan. (***)





























