Akibat tak diberlakukannya surat kesehatan bebas covid-19, penumpang dari Sabang tujuan Banda Aceh membludak.
“Kalau penumpang dari Sabang ke Banda Aceh diharuskan ada surat kesehatan covid-19 mungkin tidak membludak,” kata Kepala UPTD pelabuhan Uleelheu Kota Banda Aceh, M Isa, Senin.
Biasanya menggunakan satu unit kapal BRR menuju Sabang, berisi 120 orang. Namun, setelah diberlakukan new normal kapal yang berangkat hingga 4 unit.
“Ada peningkatan jumlah penumpang sekitar 100 orang,” ujar Isa.
Sehingga penumpang dari Sabang yang tiba di pelabuhan Uleelheu Banda Aceh juga mengular. Tapi, para penumpang yang tiba di pelabuhan Uleelheu Kota Banda Aceh dilakukan pengecekan suhu tubuh. “Saat ini kondisi normal seperti biasa,” ungkapnya.
Melihat animo masyarakat yang besar, maka untuk tujuan Sabang ditambah dua unit kapal.
Isa menyatakan bahwa pihaknya tetap memberlakukan protokol kesehatan. Bagi penumpang yang ber KTP Aceh diharuskan membawa surat sehat dari dinas kesehatan yang menyatakan bebas covid-19, sebaliknya untuk yang ber KTP Sabang tak ada persyaratan itu.
“Pada saat pembelian tiket, calon penumpang harus mengisi lembar yang diberikan petugas, sebagai syarat. Kemudian calon penumpang diperiksa suhu tubuh dan wajib menggunakan masker,” kata Isa.
Pihaknya pun membatasi penumpang. Kalau saat normal sampai 300 orang, kini hanya 150 orang.
“Di dalam kapal kita juga memberlakukan jaga jarak, yang tidak punya surat kesehatan tidak diizinkan berangkat, terutama yang dari Aceh tujuan Sabang,” ucapnya. (***)




























