PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk (PORT) menambah modal PT Perusahaan Bongkar Muat Adipurusa (PBMA), anak usahanya senilai Rp 41,42 miliar.
Kini, modal dasar PT PBM Adipurusa dari Rp100 miliar menjadi Rp149,7 miliar. Sehingga komposisi kepemilikan sahamnya menjadi 77,77% oleh PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk., lalu 15,55% PT Pelayaran Laut Baru, dan 6,68% PT Kamal Bersaudara Berjaya.
Erwina Yusritasari, Sekretaris Perusahaan PORT dalam keterbukaan informasi menyampaikan bahwa sebelumnya perusahaan menguasai 75% saham PBMA dengan penguasaan 75.000 saham atau setara Rp 75 miliar.
Sedangkan sebanyak 15% kepemilikan saham PBMA dimiliki PT Pelayaran Laut Baru dan 10% sisanya dimiliki PT Kamal Bersaudara Berjaya dari total modal dasar Rp 100 miliar dan modal disetor Rp 100 miliar.
“Setelah penambahan, modal dasar PBMA jadiRp 149,7 miliar, modal disetor Rp 149,7 miliar, komposisi saham PORT Rp 116,42 miliar atau 116.420 saham setara 77,77%,” ungkapnya, Senin (26/11).
Saham PT Pelayaran Laut Baru juga mengalami kenaikan dengan komposisi saham Rp 24,28 miliar atau setara 23.280 saham setara 15,55%, sedangkan kepemilikan PT Kamal Bersaudara Berjaya terdilusi dari 10% menjadi 6,68% karena tak menambah modal kepada PBMA.
Menurut Erwina Yusritasari penyertaan modal kepada PT PBM Adipurusa dilakukan pada tanggal 21 November 2018. Hingga 30 September 2018, total aset emiten berkode saham PORT itu mencapai Rp2,14 triliun. Adapun total liabilitas dan ekuitasnya masing-masing mencapai Rp1,21 triliun dan Rp920,88 miliar. (***)






























