KSOP Tanjung Priok mengatakan siap mengantisipasi dengan manual jika maintenance sistem Inaportnet yang akan dilakukan pada tanggal 19-20 Januari 2024 mulai jam 22.00-02.00 wib mengalami molor waktu.
“Kami sudah siap menggunakan manual untuk layanan dokumen pengguna jasa demi kelancaran kegiatan di pelabuhan Tanjung Priok pada saat Inaportnet dilakukan maintenance,” ujar Kepala KSOP Tanjung Priok Takwin kepada Ocean Week, kemarin di Jakarta.
Takwin mengaku akan berusaha memberikan layanan terbaik kepada semua pengguna jasa di pelabuhan terbesar di Indonesia ini.
Seperti diketahui dan sudah diberitakan di Ocean Week beberapa hari lalu, bahwa Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut Perhubungan Laut memberitahukan kepada KSOP dan KUPP di seluruh Indonesia, bahwa akan dilakukan maintenance Inaportnet di 264 pelabuhan, pada tanggal 19-20 Januari 2024, mulai pukul 22.00 – 02.00 wib.
Jadi, semua pengguna jasa harus siap-siap untuk menggunakan manual sistem pada waktu maintenance Inaportnet tersebut.
“Penjaspel berharap agar saat maintenance dapat dilayani secara manual. Dan ini semua KSOP dan KUPP harus siap dengan manual sistem, jangan sampai ada alasan belum ada perintah dari pusat (Hubla),” kata Munif, SH, koordinator Penjaspel pelabuhan Tanjung Priok kepada Ocean Week, Rabu siang, di Kantornya.
Kata Munif, jangan sampai seperti bulan lalu, Inaportnet trouble, tapi KSOP tak berani menerapkan manual karena menunggu arahan dari Hubla Pusat.
Penjaspel berharap maintenance yang akan dilakukan tidak molor, sehingga tak mengganggu kegiatan keberangkatan kapal.
Seperti diketahui bahwa dalam rangka peningkatan pelayanan pada aplikasi Inaportnet yang dikelola oleh Direktorat Lalu dan Angkutan Laut, maka direktur Lala Hubla Capt Hendri Ginting mengeluarkan pemberitahuan kepada 264 KSOP dan KUPP di seluruh Indonesia akan dilakukannya kegiatan Maintenance sistem yang memerlukan alokasi waktu untuk kegiatan tersebut. Surat tersebut bernomor IP-105/1/4/DA-2023.
“Kami sampaikan kegiatan maintenance Aplikasi Inaportnet akan dilakukan pada tanggal 19 – 20 Januari 2024 Pukul 22:00 – 02:00 WIB. Kegiatan ini akan menyebabkan aplikasi Inaportnet tidak dapat diakses pada jam pekerjaan tersebut,” ujar Hendri Ginting dalam surat nya tertanggal 16/1/2024.
Kata Ginting, jika waktu pekerjaan telah selesai lebih dulu sebelum waktu yang tertera diatas maka akan segera diinfokan melalui pesan daring.
“Kepada para Unit Penyelenggara Pelabuhan Teknis (UPT) terkait agar dapat menerapkan peraturan sesuai dengan SLS pada PM 8 tahun 2022 dan disertai dengan berita acara. Serta melakukan pelaporan kembali saat aplikasi Inaportnet telah kembali
diakses,” ungkapnya dalam surat itu. (**)





























