• Home
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Thursday, June 25, 2026
  • Login
Ocean Week
Advertisement
  • Home
  • Shipping
    • All
    • Moving Kapal
    Pelayaran Mulai Panik BBM Pindah Harga, Ini Kata INSA

    Saat Ini, Usaha Pelayaran Hadapi Tantangan Berat

    Gold Star Line Buka Rute Baru Dari Priok ke Tiongkok Selatan

    Gold Star Line Buka Rute Baru Dari Priok ke Tiongkok Selatan

    107 Kontainer di Kapal Golden Star 1 Berjatuhan ke Laut, KSOP & INSA Batam Masih…

    107 Kontainer di Kapal Golden Star 1 Berjatuhan ke Laut, KSOP & INSA Batam Masih…

    CMA CGM Tetapkan Biaya Tambahan Asia-Mediterania Sebesar US$900/TEU

    CMA CGM Tetapkan Biaya Tambahan Asia-Mediterania Sebesar US$900/TEU

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

  • Port
    IPC TPK Jambi Dukung Ekspor 19,2 Ton Kopi Kerinci ke Mesir

    IPC TPK Jambi Dukung Ekspor 19,2 Ton Kopi Kerinci ke Mesir

    Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

    Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

    PTP Cirebon Berperan Sebagai Jalur Distribusi Barang ke Jawa Barat & Indonesia

    PTP Cirebon Berperan Sebagai Jalur Distribusi Barang ke Jawa Barat & Indonesia

    Setelah Throughput Lebih 1 Juta TEUs, Jepang Study ke TPKS Semarang

    Setelah Throughput Lebih 1 Juta TEUs, Jepang Study ke TPKS Semarang

    Bea Cukai, KSOP – Pelindo Berkomitmen Mempercepat Pemeriksaan & Pengeluaran Petikemas

    Bea Cukai, KSOP – Pelindo Berkomitmen Mempercepat Pemeriksaan & Pengeluaran Petikemas

    Kijing Resmi Layani Petikemas, TB Megah Yang Pertama

    Kijing Resmi Layani Petikemas, TB Megah Yang Pertama

    Pelabuhan Pulau Baai Tingkatkan Layanan Curah Cair, Termasuk Petikemas

    Pelabuhan Pulau Baai Tingkatkan Layanan Curah Cair, Termasuk Petikemas

    Untuk Kelancaran Arus Logistik, Pelindo Padang Siapkan Layanan Parkir Angkutan Barang

    Untuk Kelancaran Arus Logistik, Pelindo Padang Siapkan Layanan Parkir Angkutan Barang

    TPK Batu Ampar Direct Call ke Tujuh Negara, Bukti Batam Makin Menarik

    TPK Batu Ampar Direct Call ke Tujuh Negara, Bukti Batam Makin Menarik

  • Dockyard
    • All
    • Fasilitas
    • Jadwal
    Industri Galangan Kapal Hadapi Tantangan Berat, Harapkan Pemerintah Berikan Dukungan

    Industri Galangan Kapal Hadapi Tantangan Berat, Harapkan Pemerintah Berikan Dukungan

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    DPR RI Minta Kemenhub Maksimalkan Potensi PNBP

    Dilematis Galangan Kapal Lokal, Hingga Presiden Marah

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    Pelabuhan Pare-pare jadi Penyangga Makassar

    INDONESIA KENDARAAN TERMINAL

    Jika Dipanggil Hubla, APBMI Tolak Permenhub 152/2016

    DERMAGA 004 UTARA

    Pelita Samudera Divestasi Aset FLF untuk Beli Kapal

    TPS SURABAYA

    TPK SEMARANG

  • Jadwal
    • All
    • BICT
    • BJTI
    • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
    • IKT
    • JICT
    • MAL
    • PTP
    • Teluk Lamong
    • TPK Koja
    • TPK Makasar
    • TPK Palaran
    • TPKS Semarang
    • TPS Surabaya

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

    JAKARTA INTERNATIONAL CONTAINER TERMINAL

    TPK KOJA

    TPS SURABAYA

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News
No Result
View All Result
  • Home
  • Shipping
    • All
    • Moving Kapal
    Pelayaran Mulai Panik BBM Pindah Harga, Ini Kata INSA

    Saat Ini, Usaha Pelayaran Hadapi Tantangan Berat

    Gold Star Line Buka Rute Baru Dari Priok ke Tiongkok Selatan

    Gold Star Line Buka Rute Baru Dari Priok ke Tiongkok Selatan

    107 Kontainer di Kapal Golden Star 1 Berjatuhan ke Laut, KSOP & INSA Batam Masih…

    107 Kontainer di Kapal Golden Star 1 Berjatuhan ke Laut, KSOP & INSA Batam Masih…

    CMA CGM Tetapkan Biaya Tambahan Asia-Mediterania Sebesar US$900/TEU

    CMA CGM Tetapkan Biaya Tambahan Asia-Mediterania Sebesar US$900/TEU

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

  • Port
    IPC TPK Jambi Dukung Ekspor 19,2 Ton Kopi Kerinci ke Mesir

    IPC TPK Jambi Dukung Ekspor 19,2 Ton Kopi Kerinci ke Mesir

    Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

    Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

    PTP Cirebon Berperan Sebagai Jalur Distribusi Barang ke Jawa Barat & Indonesia

    PTP Cirebon Berperan Sebagai Jalur Distribusi Barang ke Jawa Barat & Indonesia

    Setelah Throughput Lebih 1 Juta TEUs, Jepang Study ke TPKS Semarang

    Setelah Throughput Lebih 1 Juta TEUs, Jepang Study ke TPKS Semarang

    Bea Cukai, KSOP – Pelindo Berkomitmen Mempercepat Pemeriksaan & Pengeluaran Petikemas

    Bea Cukai, KSOP – Pelindo Berkomitmen Mempercepat Pemeriksaan & Pengeluaran Petikemas

    Kijing Resmi Layani Petikemas, TB Megah Yang Pertama

    Kijing Resmi Layani Petikemas, TB Megah Yang Pertama

    Pelabuhan Pulau Baai Tingkatkan Layanan Curah Cair, Termasuk Petikemas

    Pelabuhan Pulau Baai Tingkatkan Layanan Curah Cair, Termasuk Petikemas

    Untuk Kelancaran Arus Logistik, Pelindo Padang Siapkan Layanan Parkir Angkutan Barang

    Untuk Kelancaran Arus Logistik, Pelindo Padang Siapkan Layanan Parkir Angkutan Barang

    TPK Batu Ampar Direct Call ke Tujuh Negara, Bukti Batam Makin Menarik

    TPK Batu Ampar Direct Call ke Tujuh Negara, Bukti Batam Makin Menarik

  • Dockyard
    • All
    • Fasilitas
    • Jadwal
    Industri Galangan Kapal Hadapi Tantangan Berat, Harapkan Pemerintah Berikan Dukungan

    Industri Galangan Kapal Hadapi Tantangan Berat, Harapkan Pemerintah Berikan Dukungan

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    DPR RI Minta Kemenhub Maksimalkan Potensi PNBP

    Dilematis Galangan Kapal Lokal, Hingga Presiden Marah

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    Pelabuhan Pare-pare jadi Penyangga Makassar

    INDONESIA KENDARAAN TERMINAL

    Jika Dipanggil Hubla, APBMI Tolak Permenhub 152/2016

    DERMAGA 004 UTARA

    Pelita Samudera Divestasi Aset FLF untuk Beli Kapal

    TPS SURABAYA

    TPK SEMARANG

  • Jadwal
    • All
    • BICT
    • BJTI
    • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
    • IKT
    • JICT
    • MAL
    • PTP
    • Teluk Lamong
    • TPK Koja
    • TPK Makasar
    • TPK Palaran
    • TPKS Semarang
    • TPS Surabaya

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

    JAKARTA INTERNATIONAL CONTAINER TERMINAL

    TPK KOJA

    TPS SURABAYA

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News
No Result
View All Result
Ocean Week
No Result
View All Result
Home Shipping

Konsep Maritim Jokowi Belum Sepenuhnya Dirasakan Pebisnis Kapal

ocean_M.admin by ocean_M.admin
June 12, 2016
in Shipping
336
SHARES
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Usaha angkutan laut kedepan masih menghadapi banyak problem. Namun demikian, para pelaku usaha disektor ini tetap berupaya agar pelayaran nasional dapat menjadi ‘tuan rumah’ di negeri sendiri terwujud. Apalagi sejak dicanangkan peraturan azas cabotage 10 tahun lalu, sangat membuka peluang pelayaran nasional eksis kembali. Sayang pasca cabotage hingga sekarang belum berjalan sesuai harapan.

Meski pada era pemerintahan Jokowi, maritime tak lagi ‘dipunggungi’, tetapi banyak hal yang harus dibenahi agar cita-cita menjadikan Indonesia sebagai nagara maritime dunia yang kuat dapat terealisasi. Bagaimana pandangan dan harapan dari para pelaku bisnis angkutan laut di massa mendatang, Ocean Week memperbincangkannya dengan Carmelita Hartoto (Ketua Umum DPP INSA), berikut petikannya.

Selama 8 tahun UU Pelayaran dilaksanakan, keuntungan apa yang dapat dirasakan oleh usaha shipping?

Undang-undang Pelayaran dibuat agar iklim usaha terutama dibidang shipping berjalan dengan baik, sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku dan membuat perekonomian di Indonesia menjadi maju setara dengan Negara-negara lain. Salah satu yang menguntungkan dengan diberlakukannya Undang-undang Pelayaran ini sudah barang tentu adalah bertambahnya armada nasional dan menjadi tuan rumah dinegeri sendiri.

Peraturan Pemerintah (PP) nomor 20 dan PP nomor 64 sebagai implementasi dari UU Pelayaran apakah sudah benar-benar kondusif bagi dunia usaha, atau hanya menguntungkan PT Pelindo sebagai operator, komentarnya?

Baik PP 20 tahun 2010 mengenai angkutan di perairan serta PP 20 tahun 2015 mengenai Aturan Keselamatan, saya melihat memang sudah sepantasnya Peraturan tersebut dibuat. Namun demikian kita harus juga melihat pada kondisi dilapangan mengenai ketersediaan Perwira yang memiliki standard kualifikasi yang dipersyaratkan. Untuk kapal kecil yang diharuskan diawaki perwira yang ber standard kualifikasi tinggi, tentunya berat bagi pengusaha untuk memenuhinya. Sedangkan PP no 64 tahun 2015 sebagai pengganti PP no 61 tahun 2009, kami melihatnya bahwa Pelindo sebagai pemegang konsesi sebagaimana Badan Usaha Pelabuhan (BUP) yang lain juga, memang merasa diuntungkan, bukan oleh PP itu, melainkan karena sudah exis terlebih dahulu, dan Pelabuhan sendiri sudah ada sejak jaman Belanda, tanpa harus dibangun dengan biaya Pelindo. Sedangkan BUP yang lain kalau mau membangun pelabuhan harus investasi sendiri.(Tidan menggunakan APBN). Karena PP tersebut menyatakan demikian.

Setelah setahun konsep maritim pemerintahan Jokowi – JK berjalan, apa yang masih perlu didorong supaya usaha angkutan laut benar-benar dapat memetik hasilnya dari konsep tersebut?

Kita melihat konsep maritime pemerintah belum sepenuhnya dirasakan bagi pelaku industry maritime. Salah satu contoh misalnya industry galangan kapal, sebagai pensupport usaha angkutan laut nasional, masih terus berjuang untuk bisa tumbuh merata di pelosok Nusantara. Sehingga pelayaran nasional bila akan memperbaiki kapalnya untuk docking, tidak harus keluar negeri atau ke wilayah barat Indonesia.

Sebagai ketua umum INSA, rencana apa yang akan pengurus lakukan dalam mendorong maju kembangnya dunia pelayaran nasional?

INSA selalu memberikan masukan pada Pemerintah, serta memperjuangkan kepentingan anggota. Sebagai contoh misalnya memberi masukan akan kebijakan-kebijakan negara tetangga yang diberikan pada industry pelayaran mereka. Sehingga kita bisa bersaing secara sehat karena mendapatkan equal treatment.

Beberapa bulan terakhir tahun 2015 lalu, keluar kebijakan dari Kemenhub untuk menata kembali usaha shipping nasional, misalnya perusahaan pelayaran wajib mempunyai kapal, padahal kenyataannya banyak perusahaan yang tak memenuhi syarat itu, langkah apa yang akan INSA tempuh dalam hal ini?

INSA sudah barang tentu mendukung kebijakan pemerintah untuk mendata kembali usaha pelayaran nasional. Sewajarnya Perusahaan nasional harus memiliki kapal secara nyata phisiknya. Sehingga SIUPAL tidak disalah gunakan untuk kepentingan-kepentingan yang merugikan Pelayaran nasional itu sendiri. Namun demikian, dalam Pendataan ini, seyogyanya juga masih diberikan tenggat waktu bagi Pelayaran Nasional yang sedang meremajakan armadanya. Kalau ada pelayaran nasional yang menjual kapalnya karena sudah tidak ekonomis, diharapkan diberikan waktu untuk membeli kapal baru, dan tidak serta merta dicabut SIUPALnya.

Azas cabotage sudah berjalan sekitar 10 tahun dan telah berhasil, namun pasca cabotage tetap saja belum berjalan, bahkan kapal-kapal asing masih mendominasi, strategi apa yang mesti dilakukan supaya pemerintah dapat merealisasikan program itu?

Pasca cabotage atau kita kenal dengan Beyond cabotage masih terus berjalan. Memang agak melambat karena masih dalam proses pencatatan angka jasa transportasi eksport atau freight. Namun pada rapat konsolidasi team beyond cabotage pada Desember tahun 2015 yang lalu, Bank Indonesia (BI) telah melaporkan data angka jasa transportasi export dan angka assuransi eksport. Data inilah yang akan dipakai oleh Kementerian Perdagangan untuk mengubah kebijakan eksport dari secara FOB menjadi CIF. INSA akan terus mengawal roadmap beyond cabotage ini.

Problem apa yang masih akan dihadapi usaha shipping pada tahun 2016 dan 5 tahun kedepan?

Kita mengetahui bersama, bahwa sekarang kita memasuki era MEA. Sementara kita masih mengalami problem yang sama dari tahun ketahun. Sea and Coast Guard seperti yang diamanahkan UU Pelayaran, memang sudah terbentuk dengan didirikannya BAKAMLA menggantikan Bakorkamla. Tetapi masing-masing institusi memiliki wewenang yang sama dalam mengamankan laut Indonesia, berdasarkan UU yang dimilikinya. Sehingga timbullah yang namanya Multi Force for Single Task, yang bisa disalah gunakan oleh masing-masing oknum institusi. Kebijakan-kebijakan Fiscal dan moneter untuk Industri Pelayaran, pelan-pelan sudah mulai pro industry maritime nasional. Dan ini akan terus kita perjuangkan.

Harapan ibu sebagai ketua umum maupun praktisi pelayaran, bisa diceritakan?

Kami industry Pelayaran Nasional tidak berharap banyak. Cukuplah kami didukung dan diberikan kebijakan yang sama sebagaimana Pelayaran Negara-negara tetangga mendapatkan kebijakan. Atau equal treatment. Syukur-syukur bisa lebih baik lagi. Dengan demikian konsep Negara maritim sebagaimana yang dicanangkan oleh Pemerintah Jokowi, akan cepat terlaksana. Pembangunan Infrastruktur memang tidak semudah membalik telapak tangan, tapi kita lihat anggaran pemerintah sudah bergerak kearah sana. (ow)

Previous Post

Pemerintah Bangun 15 Unit Kapal Kontainer di 8 Galangan

Next Post

DELOS WAVE masuk JICT, Hanjin di Koja

Next Post

DELOS WAVE masuk JICT, Hanjin di Koja

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

  • BYD Kirim 1 Juta Mobil Gunakan Kapal Raksasa Miliknya

    BYD Kirim 1 Juta Mobil Gunakan Kapal Raksasa Miliknya

    6300 shares
    Share 2520 Tweet 1575
  • KPLP Jadi Otoritas Tunggal Penegakan Peraturan di Laut

    5467 shares
    Share 2187 Tweet 1367
  • Di Kapal TB. Terus Daya 17, 3 ABK Gunakan Ijasah Palsu Ketangkap

    4541 shares
    Share 1816 Tweet 1135
  • Per Januari 2026, Pelaut Tak Bisa Berlayar Jika Tak Miliki Sertifikat BST Dengan Kesehatan Mental

    4243 shares
    Share 1697 Tweet 1061
  • Mantan Direktur Pelindo & Mantan Dirut DPS Ditahan, Kasus Korupsi Pengadaan Kapal Tunda

    3916 shares
    Share 1566 Tweet 979

Follow Us

    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.
Facebook Youtube Instagram

Ocean Week adalah bukan informasi maritim yang pertama tetapi yang terbaik, terpercaya dan akurat dikelola oleh PT Multi Media Ocean Indonesia.

Hubungi kami : redaksi@oceanweek.co.id

  • Home
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Categories

  • Alat Berat
  • All
  • Bea Cukai
  • Berita Lain
  • BICT
  • BJTI
  • Bursa
  • Bursa Kapal
  • Depo Kontainer
  • Dockyard
  • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
  • Fasilitas
  • General Cargo
  • IKT
  • Jadwal
  • Jadwal
  • Jadwal
  • JICT
  • Kapal
  • Kontainer
  • Makasar
  • MAL
  • Medan
  • Moving Kapal
  • Offshores
  • Port
  • PTP
  • Regional
  • Shipping
  • Spare Part
  • Surabaya
  • Teluk Lamong
  • TPK Koja
  • TPK Makasar
  • TPK Palaran
  • TPKS Semarang
  • TPS Surabaya
  • Uncategorized
  • video

Recent News

Hari Pelaut Sedunia, Pelni Komitmen Sejahterakan Pelaut

Hari Pelaut Sedunia, Pelni Komitmen Sejahterakan Pelaut

June 25, 2026
Ketapang – Gilimanuk Macet Lagi, Saatnya Pemerintah Menambah Dermaga

Ketapang – Gilimanuk Macet Lagi, Saatnya Pemerintah Menambah Dermaga

June 24, 2026

© 2018 PT Multi Media Ocean Indonesia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Shipping
  • Port
  • Dockyard
  • Jadwal
  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News

© 2018 PT Multi Media Ocean Indonesia.