Presiden Joko Widodo (Jokowi) mewacanakan ingin membuat pelabuhan halal (halal port), selain itu juga akan ada areal industri halal yang direncanakan di Pulogadung, di Cikande Banten, dan di Sidoarjo Surabaya.
Pernyataan itu disampaikan calon wakil presiden nomor urut I Ma’ruf Amin saat menghadiri penutupan Jogya Halal Fest 2018 yang diadakan Perkumpulan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Yogyakarta baru-baru ini.
Kata Ma’ruf, Presiden Jokowi ingin supaya Indonesia tidak hanya sebagai pengguna produk halal, tapi juga sebagai produsen. “Presiden kita (Jokowi) sudah mencanangkan agar Indonesia tidak hanya menjadi konsumen, tidak hanya jadi pasar dari produk halal. Tapi kita harus menjadi produsen, halal kita harus bisa kita pasarkan di seluruh dunia,” ungkapnya.
Karena itu, ucap Ma’ruf Amin, Presiden Jokowi berencana membuat pelabuhan halal, mengingat di nagara-negara lain pun sudah menerapkan ini. “Belanda saja punya halal port. Padahal dia (Belanda), bukan mayoritas muslim. Karena itu, insyallah kita akan membuat pelabuhan halal, halal port, supaya tidak bercampur dengan yang tidak halal,” tutur Ma’ruf.
Disamping itu, ujar Ma’ruf, akan ada juga areal industri halal. “Area industri halal direncanakan di Pulogadung, di Cikande Banten, dan di Sidoarjo Surabaya. Halal sekarang sudah merambah ke mana-mana. Bukan hanya food saja, fashion dan produk lain. Dan halal ke keuangan,” tutupnya.
Untuk diketahui, bahwa anak usaha PT Pelindo II yakni PT Multi Terminal Indonesia (MTI) juga sudah mengoperasikan gudang halal di pelabuhan Tanjung Priok. Selain itu, ada juga perusahaan swasta Dunex yang juga memiliki gudang halal. (**)





























