Dewan Pengurus Pusat Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) menyatakan siap mendukung program pemerintah dalam pembangunan ekonomi dan bangsa sesuai falsafah ekonomi Pancasila, meningkatkan kesejahteraan rakyat, pertahanan negara yang berkelanjutan serta mendorong kemandirian bangsa.
Ketua Umum DPP INSA Carmelita Hartoto mengatakan, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam mewujudkan visi menuju Indonesia Emas2045, memiliki 8 misi (Asta Cita), 17 program prioritas dan 8 program quick win.
Beberapa program prioritas hasil terbaik cepat (quick win)antara lain makan bergizi gratis bagi anak dan ibu hamil, sedangkan program prioritasnya antara lain swasembada pangan, air dan energi, hilirisasi dan industrialisasi yang berbasis sumber daya alam (SDA) dan maritime, serta pembangunan tiga juta unit rumah.
Misi Asta Cita dan program prioritas pemerintah dalam lima tahun mendatang antara lain untuk mendukung pencapaian pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen.
Menurut Carmelita, di tengah ketidakpastian ekonomi global, ketidakpastian geopolitik dan krisis perubahan iklim yang sekarang sudah ada di tengah-tengah kita bukan hal mudah melaksanakan program dan mencapai target pertumbuhan ekonomi yang ditetapkan pemerintah.
Kebijakan ini juga tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah, namun membutuhkan kebersamaan, kerjasama dan dukungan seluruh pelaku usaha dan elemen masyarakat, termasuk para pelaku usaha pelayaran niaga nasional yang tergabung di INSA.
“DPP INSA berkomitmen untuk bekerjasama dan mendukung setiap program strategis pemerintah serta bersinergi untuk menjalankan delapan misi pemerintah yang tertuang dalam Asta Cita,” kata Carmelita saat memberikan keterangan pers pada, Rabu (18/12), di Jakarta.
Carmelita yang juga Ketua Federation of ASEAN Shipowners’Association (FASA) dan Presiden Asian Shipowners’ Association (ASA) mengatakan, pelayaran nasional sebagai tulang punggung dalam menjamin kelancaran logistik nasional merupakan sektor strategis dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam
meningkatkan konektivitas antar daerah, mendukung kelancaran distribusi barang, serta mempercepat pembangunan dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi.
Pelayaran nasional, lanjutnya, juga berperan dalam mendukung kelanjutan hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah. Misalnya, memberikan layanan pelayaran untuk muatan raw material ke smelter-smelter di dalam negeri.
“Mengingat peran pelayaran nasional yang begitu strategis, INSA selalu siap bertukar pandangan dengan pemerintah dalam rangka memastikan setiap program strategis pemerintah dapat
terimplementasi secara efektif,” kata Carmelita. (***)





























