Setelah berhasil mencatatkan PT Jasa Armada Indonesia (JAI) di bursa saham Jakarta, baru-baru ini, PT Pelindo II kembali akan meng-IPO-kan PT Indonesia Kendaraan Terminal (IKT) pada tahun 2018 mendatang.
Direktur Pembinaan anak perusahaan PT Pelindo II, Riri Syaried Jetta menyatakan bahwa tahun depan (2018) dipastikan IKT akan menyusul JAI melantai di bursa saham. Kemudian anak perusahaan yang direncana IPO yakni PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP).
“Sekarang terus dilakukan persiapan untuk persyaratan kesana,” kata Riri kepada Ocean Week, di Jakarta baru-baru ini.
Riri menyatakan dengan menjadi perusahaan publik atau Tbk, kinerjanya akan semakin profesional, karena selalu diawasi publik sebagai salah satu pemegang saham juga.
“Dengan menjadi perusahaan publik, PT Pelindo tidak lagi bisa seenaknya membuat aturan terhadap perusahaan itu, karena sudah ada pemegang saham lain,” ujar mantan Dirut PT Dok Kodja Bahari itu.
Dia menambahkan, bahwa dana dari hasil pelepasan saham ke publik, nantinya akan digunakan untuk kepentingan pengembangan perseroan itu sendiri, bukan masuk ke induk perusahaan (PT Pelindo II).
“Seperti JAI, hasil penjualan sahamnya ya untuk kepentingan JAI sendiri,” ungkap Riri.
Seperti diketahui, PT IKT merupakan salah satu anak perusahaan PT Pelindo II yang bergerak menangani kegiatan bongkar muat kendaraan. Perseroan juga mengelola dermaga untuk kegiatan kendaraan, baik domestik maupun internasional.
Kinerja IKT terus menunjukkan pertumbuhan. Kunjungan kapal tahun ini tumbuh 114 % (hingga Juli) dibandingkan periode sama tahun lalu. Begitu pula dengan Throughput tumbuh 138,6% apabila dibandingkan dengan realisasi per Juli 2016.
Penpatan juga tumbuh 142% apabila dibandingkan dengan realisasi per Juli 2016 dan laba tumbuh 250% apabila dibandingkan dengan realisasi per Juli 2016.
PT IKT juga turut membantu pemerintah dalam menjalankan program Tol Laut/Tol Maritim melalui program Short Sea Shipping yang direalisasikan pada rute Jakarta-Gresik-Jakarta melalui kerjasama dengan PT Jagad Zamrud Khatulistiwa (JZK) dan PT Maspion Industrial Estate serta Manajemen Kerjasama Operasi Maspion Terminal Kendaraan Indonesia.
Beberapa waktu lalu, Dirut PT IKT Chiefy Adi K, kepada Ocean Week juga menyatakan bahwa perseroan akan melakukan pengembangan operasional di sejumlah wilayah di Indonesia, misalnya Makassar, Medan, Palembang, dan sebagainya.
“Kita sudah ketemu dengan Pak Dirut PT Pelindo I (Bambang Eka Cahyana) membicarakan untuk melakukan kerjasama dalam pengelolaan dan pengembangan car terminal di Belawan,” ujarnya. (***)



























