• Home
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Friday, April 17, 2026
  • Login
Ocean Week
Advertisement
  • Home
  • Shipping
    • All
    • Moving Kapal
    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    MSC Buka Layanan Baru Langsung AS-Afrika

    MSC Buka Layanan Baru Langsung AS-Afrika

    Kapal Raksasa Milik Evergreen, Kenapa Belum Masuk Indonesia

    Kapal Raksasa Milik Evergreen, Kenapa Belum Masuk Indonesia

    CMA CGM Menerima Kapal LNG Bahan Bakar Ganda Kapasitas 24.000 TEU

    CMA CGM Menerima Kapal LNG Bahan Bakar Ganda Kapasitas 24.000 TEU

    Cosco Tak Akan Ubah Layanan Transpasifiknya, Meski Ada Biaya  Pelabuhan Baru di AS

    Cosco Tak Akan Ubah Layanan Transpasifiknya, Meski Ada Biaya Pelabuhan Baru di AS

  • Port
    TTL – KSOP Perak Kolaborasi Hadirkan EAZI Dalam Transformasi Layanan Operasional Pelabuhan

    TTL – KSOP Perak Kolaborasi Hadirkan EAZI Dalam Transformasi Layanan Operasional Pelabuhan

    Arus Petikemas Tumbuh, IPC TPK Jambi Tingkatkan Kolaborasi Dengan Stakeholder

    Arus Petikemas Tumbuh, IPC TPK Jambi Tingkatkan Kolaborasi Dengan Stakeholder

    Menhub Resmi Luncurkan Palembang New Port di Tanjung Carat

    Menhub Resmi Luncurkan Palembang New Port di Tanjung Carat

    Terminal Kijing Mampu Melayani 15 Kapal Sekaligus, Bobot Kapal 100.000 DWT Bisa

    Terminal Kijing Mampu Melayani 15 Kapal Sekaligus, Bobot Kapal 100.000 DWT Bisa

    IPC TPK Teluk Bayur Tambah Peralatan Bongkar Muat

    IPC TPK Teluk Bayur Tambah Peralatan Bongkar Muat

    Pelabuhan Kijing, PR Berat Dirut Baru Pelindo

    Pelabuhan Kijing, PR Berat Dirut Baru Pelindo

    Throughput Terminal Kijing Membaik, Terus Nasib Dwikora Bagaimana ?

    Throughput Terminal Kijing Membaik, Terus Nasib Dwikora Bagaimana ?

    Danantara Kunjungi Teluk Bayur, Dukung Penataan Pelabuhan Muaro Padang

    Danantara Kunjungi Teluk Bayur, Dukung Penataan Pelabuhan Muaro Padang

    Batu Ampar Bertransformasi Jadi Pelabuhan Modern

    Batu Ampar Bertransformasi Jadi Pelabuhan Modern

  • Dockyard
    • All
    • Fasilitas
    • Jadwal
    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    DPR RI Minta Kemenhub Maksimalkan Potensi PNBP

    Dilematis Galangan Kapal Lokal, Hingga Presiden Marah

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    Pelabuhan Pare-pare jadi Penyangga Makassar

    INDONESIA KENDARAAN TERMINAL

    Jika Dipanggil Hubla, APBMI Tolak Permenhub 152/2016

    DERMAGA 004 UTARA

    Pelita Samudera Divestasi Aset FLF untuk Beli Kapal

    TPS SURABAYA

    TPK SEMARANG

    TPK PALARAN

  • Jadwal
    • All
    • BICT
    • BJTI
    • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
    • IKT
    • JICT
    • MAL
    • PTP
    • Teluk Lamong
    • TPK Koja
    • TPK Makasar
    • TPK Palaran
    • TPKS Semarang
    • TPS Surabaya

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

    JAKARTA INTERNATIONAL CONTAINER TERMINAL

    TPK KOJA

    TPS SURABAYA

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News
No Result
View All Result
  • Home
  • Shipping
    • All
    • Moving Kapal
    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    MSC Buka Layanan Baru Langsung AS-Afrika

    MSC Buka Layanan Baru Langsung AS-Afrika

    Kapal Raksasa Milik Evergreen, Kenapa Belum Masuk Indonesia

    Kapal Raksasa Milik Evergreen, Kenapa Belum Masuk Indonesia

    CMA CGM Menerima Kapal LNG Bahan Bakar Ganda Kapasitas 24.000 TEU

    CMA CGM Menerima Kapal LNG Bahan Bakar Ganda Kapasitas 24.000 TEU

    Cosco Tak Akan Ubah Layanan Transpasifiknya, Meski Ada Biaya  Pelabuhan Baru di AS

    Cosco Tak Akan Ubah Layanan Transpasifiknya, Meski Ada Biaya Pelabuhan Baru di AS

  • Port
    TTL – KSOP Perak Kolaborasi Hadirkan EAZI Dalam Transformasi Layanan Operasional Pelabuhan

    TTL – KSOP Perak Kolaborasi Hadirkan EAZI Dalam Transformasi Layanan Operasional Pelabuhan

    Arus Petikemas Tumbuh, IPC TPK Jambi Tingkatkan Kolaborasi Dengan Stakeholder

    Arus Petikemas Tumbuh, IPC TPK Jambi Tingkatkan Kolaborasi Dengan Stakeholder

    Menhub Resmi Luncurkan Palembang New Port di Tanjung Carat

    Menhub Resmi Luncurkan Palembang New Port di Tanjung Carat

    Terminal Kijing Mampu Melayani 15 Kapal Sekaligus, Bobot Kapal 100.000 DWT Bisa

    Terminal Kijing Mampu Melayani 15 Kapal Sekaligus, Bobot Kapal 100.000 DWT Bisa

    IPC TPK Teluk Bayur Tambah Peralatan Bongkar Muat

    IPC TPK Teluk Bayur Tambah Peralatan Bongkar Muat

    Pelabuhan Kijing, PR Berat Dirut Baru Pelindo

    Pelabuhan Kijing, PR Berat Dirut Baru Pelindo

    Throughput Terminal Kijing Membaik, Terus Nasib Dwikora Bagaimana ?

    Throughput Terminal Kijing Membaik, Terus Nasib Dwikora Bagaimana ?

    Danantara Kunjungi Teluk Bayur, Dukung Penataan Pelabuhan Muaro Padang

    Danantara Kunjungi Teluk Bayur, Dukung Penataan Pelabuhan Muaro Padang

    Batu Ampar Bertransformasi Jadi Pelabuhan Modern

    Batu Ampar Bertransformasi Jadi Pelabuhan Modern

  • Dockyard
    • All
    • Fasilitas
    • Jadwal
    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    DPR RI Minta Kemenhub Maksimalkan Potensi PNBP

    Dilematis Galangan Kapal Lokal, Hingga Presiden Marah

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    Pelabuhan Pare-pare jadi Penyangga Makassar

    INDONESIA KENDARAAN TERMINAL

    Jika Dipanggil Hubla, APBMI Tolak Permenhub 152/2016

    DERMAGA 004 UTARA

    Pelita Samudera Divestasi Aset FLF untuk Beli Kapal

    TPS SURABAYA

    TPK SEMARANG

    TPK PALARAN

  • Jadwal
    • All
    • BICT
    • BJTI
    • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
    • IKT
    • JICT
    • MAL
    • PTP
    • Teluk Lamong
    • TPK Koja
    • TPK Makasar
    • TPK Palaran
    • TPKS Semarang
    • TPS Surabaya

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

    JAKARTA INTERNATIONAL CONTAINER TERMINAL

    TPK KOJA

    TPS SURABAYA

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News
No Result
View All Result
Ocean Week
No Result
View All Result
Home Berita Lain

Hubla Terus Mengkaji PM 53

oceanweek by oceanweek
October 24, 2018
in Berita Lain
Hubla Terus Mengkaji PM 53
354
SHARES
2.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan terus melakukan kajian terhadap rencana pemberlakuan PM 53 tahun 2018 mengenai kelayakan petikemas dan berat kotor petikemas (VGM), khususnya kelayakan petikemas yang akan diberlakukan mulai Januari 2019 mendatang.

Dirjen Perhubungan Laut Agus Purnomo kepada Ocean Week menyatakan pihaknya sedang melakukan kajian terhadap rencana implementasi PM 53 tersebut. “Kita masih kaji,” kata Agus singkat menjawab Ocean Week, Rabu pagi (24/10) melalui WhatsApp-nya.

Namun, beberapa waktu lalu, Dirjen Agus Purnomo mengungkapkan kalau Juknis dan Juklak akan diumumkan dan keluar paling tidak dua bulan sebelum pemberlakuan peraturan tersebut. “Mudah-mudahan di bulan November sudah ada,” ungkapnya usai resmi membuka FGD yang digelar alumni ITS di Jakarta.

Dirjen juga mengungkapkan pada awal pelaksanaan PM 53 tentang kelayakan petikemas, yang akan disasar untuk verifikasi adalah petikemas luar negeri, karena untuk domestik pengawasannya lebih mudah.

“Sampai saat ini belum ada lembaga surtifikasi yang ditunjuk pemerintah. Tapi, BKI sudah mengajukan untuk itu,” ujarnya.

Sebagaimana diberitakan, selain PM 53, Menhub juga mengeluarkan PM 83/2016 tentang usaha depo petikemas. Dalam PM tersebut menyebutkan bahwa perbaikan petikemas, termasuk kelayakannya sudah dilakukan di depo bersangkutan. “Kami semua depo di Jakarta sudah siap baik infrastruktur maupun tenaga ahlinya,” kata H. Muslan, Ketua Umum Asosiasi Depo Petikemas Indonesia (Asdeki).

Karena itu, Muslan menyatakan jika verifikasi kelayakan petikemas sesuai PM 53 tahun 2018 dilakukan melalui depo kontainer, diyakini ada potensi pendapatan mencapai Rp 2 triliun bakal masuk ke usaha depo anggota asosiasi ini.

“Mayoritas depo kontainer disini sudah siap untuk melaksanakan verifikasi kelayakan petikemas, dan selama ini juga sudah berjalan,” kata H. Muslan, Ketua Umum DPP Asdeki menjawab Ocean Week, pada pers conference usai FGD implementasi kelaikan dan berat kotor terverifikasi petikemas dalam menunjang keselamatan pelayaran, bertempat di Santika Hotel Kelapa Gading Jakut, Selasa (23/10).

Seperti diketahui bahwa PM 53 tahun 2018 tentang kelayakan petikemas dan berat kotor petikemas (VGM) akan diberlakukan mulai Januari 2019 mendatang. Tetapi, untuk VGM sudah diberlakukan di pelabuhan Priok.

Untuk kelayakan petikemas sesuai PM 53, Kemenhub sedang menggodok Petunjuk Teknis (Juknis) dan Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) yang menurut Dirjen Hubla Agus Purnomo, akan diumumkan pada November 2018 mendatang.

Namun, Asdeki meyakini jika Juknis dan Juklak PM 53 belum akan siap dalam waktu dekat ini. Karena itu Asosiasi Depo petikemas Indonesia (Asdeki) meminta pemerintah (Kemenhub) menunda pelaksanaan PM 53/2018 tentang kelayakan petikemas, minimal 6 bulan kedepan, terhitung dari rencana pemberlakuan pada bulan Januari 2019 nanti.

“Kami minta agar pemerintah mengevaluasi kembali, menyiapkan segala sesuatunya dengan baik, sehingga saat pelaksanaan PM 53 itu sudah benar-benar siap. Kalau verifikasi kelayakan petikemas itu dipercayakan kepada Asdeki, ada peluang masuk pendapatan sebesar Rp 2 triliun ke depo anggota Asdeki,” kata Mulan.

Peluang pendapatan Rp 2 triliun tersebut dihitungnya dari biaya total rekondisi (perbaikan petikemas) sekitar Rp 10 juta per petikemas x 2 juta petikemas yang direkondisi x 25 ribu petikemas. “Kami di depo sudah siap baik infrastruktur maupun tenaga ahli yang sesuai ketentuan aturan dalam PM 53,” ujar Muslan.

Sementara itu Capt. Subandi, ketua Ginsi Jakarta yang sekaligus ketua dewan pembina GPEI menyatakan untuk VGM (berat kotor petikemas) diakuinya sudah berjalan satu tahun lebih. “VGM sudah diberlakukan di Tanjung Priok, dengan pelaksana PT BKI bekerjasama dengan terminal petikemas di Tanjung Priok. Ini aneh, karena PM 53 belum resmi diberlakukan, namun VGM sudah dilakukan dan bayar, kok bisa ya,” katanya.

Subandi juga minta supaya pelaksanaan peraturan ini ditunda sampai benar-benar siap. “Mestinya VGM itu bagian dari service terminal petikemas, bukan malah dibebankan ke eksportir yang bayar,” ungkapnya.

Ketua dewan penasehat GPEI ini juga menyatakan karena peraturan itu belum resmi pelaksanaannya, maka Subandi menganggapnya sebagai kegiatan ilegal. “Kegiatan penimbangan berat kotor petikemas itu ilegal, karena kami (GPEI) tak pernah dilibatkan, siapa yang bersepakat sehingga VGM diberlakukan. Kami (GPEI) tak pernah menandatangani kesepakatan pemberlakuan VGM di Priok,” ungkap Subandi.

Dia mengaku sejak awal sudah menolak terhadap pemberlakuan VGM di pelabuhan Priok, apalagi eksportir harus bayar atas jasa VGM tersebut. “Mestinya yang bayar bukan beban consignee, atau pemilik barang, namun itu seharusnya menjadi bagian service dari terminal.

Makanya, GPEI berencana menyurati Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk mengevaluasi kembali pemberlakuan VGM tersebut. “Pemerintah (Kemenhub) mesti mau menerima masukan dari pihak swasta sebagai pelaku.

Menurut Subandi, dalam aturan IMO, dinyatakan bahwa shipper (pemilik barang) wajib mencantumkan berat barang dalam kontainer, tidak ada beban bayar.

Sebenarnya, kata Subandi, pemilik barang dipastikan tak keberatan membayar sepanjang ada manfaatnya. Tapi, apa manfaat dari VGM ini bagi consignee, lain halnya dengan pemeriksaan isi petikemas, pemilik barang diharuskan bayar juga tidak protes, karena ada manfaatnya.

Untuk itu, Subandi juga minta agar PM 53 tahun 2018 dievaluasi total, baik untuk kelayakan petikemas maupun VGM-nya.

Di tempat sama, Ketua Umum GPEI Khairul Mahalli juga sependapat dengan Muslan maupun Subandi. Dia pun minta pemerintah melakukan evaluasi total terhadap PM 53/2018, karena pihaknya merasa tak pernah dilibatkan, apalagi soal VGM.

“GPEI tak mau ada biaya tinggi, karena akan mengganggu ekspor. Karena itu, VGM harus dievaluasi, termasuk kelayakan petikemas sesuai PM 53,” ujar Khairul. (rid/**)

Previous Post

Saham TCPI Prospektif

Next Post

Sibolga Lakukan Penataan Pelabuhan 4 Tahap

Next Post
Sibolga Lakukan Penataan Pelabuhan 4 Tahap

Sibolga Lakukan Penataan Pelabuhan 4 Tahap

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

  • BYD Kirim 1 Juta Mobil Gunakan Kapal Raksasa Miliknya

    BYD Kirim 1 Juta Mobil Gunakan Kapal Raksasa Miliknya

    6288 shares
    Share 2515 Tweet 1572
  • KPLP Jadi Otoritas Tunggal Penegakan Peraturan di Laut

    5452 shares
    Share 2181 Tweet 1363
  • Di Kapal TB. Terus Daya 17, 3 ABK Gunakan Ijasah Palsu Ketangkap

    4537 shares
    Share 1815 Tweet 1134
  • Per Januari 2026, Pelaut Tak Bisa Berlayar Jika Tak Miliki Sertifikat BST Dengan Kesehatan Mental

    4219 shares
    Share 1688 Tweet 1055
  • Mantan Direktur Pelindo & Mantan Dirut DPS Ditahan, Kasus Korupsi Pengadaan Kapal Tunda

    3902 shares
    Share 1561 Tweet 976

Follow Us

    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.
Facebook Youtube Instagram

Ocean Week adalah bukan informasi maritim yang pertama tetapi yang terbaik, terpercaya dan akurat dikelola oleh PT Multi Media Ocean Indonesia.

Hubungi kami : redaksi@oceanweek.co.id

  • Home
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Categories

  • Alat Berat
  • All
  • Bea Cukai
  • Berita Lain
  • BICT
  • BJTI
  • Bursa
  • Bursa Kapal
  • Depo Kontainer
  • Dockyard
  • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
  • Fasilitas
  • General Cargo
  • IKT
  • Jadwal
  • Jadwal
  • Jadwal
  • JICT
  • Kapal
  • Kontainer
  • Makasar
  • MAL
  • Medan
  • Moving Kapal
  • Offshores
  • Port
  • PTP
  • Regional
  • Shipping
  • Spare Part
  • Surabaya
  • Teluk Lamong
  • TPK Koja
  • TPK Makasar
  • TPK Palaran
  • TPKS Semarang
  • TPS Surabaya
  • Uncategorized
  • video

Recent News

TTL – KSOP Perak Kolaborasi Hadirkan EAZI Dalam Transformasi Layanan Operasional Pelabuhan

TTL – KSOP Perak Kolaborasi Hadirkan EAZI Dalam Transformasi Layanan Operasional Pelabuhan

April 17, 2026
Arus Petikemas Tumbuh, IPC TPK Jambi Tingkatkan Kolaborasi Dengan Stakeholder

Arus Petikemas Tumbuh, IPC TPK Jambi Tingkatkan Kolaborasi Dengan Stakeholder

April 17, 2026

© 2018 PT Multi Media Ocean Indonesia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Shipping
  • Port
  • Dockyard
  • Jadwal
  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News

© 2018 PT Multi Media Ocean Indonesia.