Gabungan importir nasional seluruh Indonesia (GINSI) menyesalkan tak adanya depo container sebagai penopang kelancaran arus barang melalui pelabuhan Tanjung Priok yang buka pada libur Natal 2019 ini.
Padahal, kata Capt. Subandi, ketua umum GINSI, para pelaku usaha depo yang tergabung di Asdeki sudah sepakat membuka deponya 24/7.
“Depo-depo container kosong tutup semua, seperti di Depo Sima Bintang Niaga Marunda, pada libur panjang ini juga tutup. Makanya 24/7 hanya slogan karena ngga ada yang mampu mengendalikan depo-depo termasuk OP (kepala otoritas pelabuhan Priok-red),” ujar Subandi kepada Ocean Week, Rabu siang.
Subandi juga menyayangkan akan terjadinya hal ini. “Sepertinya ga ada yang punya nyali dan power mengendalikan depo-depo kosong di hari libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) ini, sehingga dengan demikian operasional di pelabuhan pasti terganggu. Padahal kami ingin kegiatan di pelabuhan tetap beroperasi dan berjalan,” katanya. (***)





























