Sejumlah pelabuhan laut maupun sungai di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) pada Periode Januari – Juni 2023 memuat berbagai komoditas migas dan nonmigas untuk diekspor ke sejumlah negara tujuan dengan nilai 14,55 miliar dolar AS.
“Negara tujuan ekspor sebesar itu antara lain ke China, Malaysia, Jepang, Belanda, Spanyol, Kroasia, India, dan Korea Selatan,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kaltim Yusniar Juliana dalam siaran persnya di Samarinda, Rabu.
Komoditas migas yang diekspor adalah hasil minyak dan gas, sedangkan komoditas nonmigas antara lain bahan bakar mineral, lemak dan minyak hewani atau nabati, aneka produk kimia, dan bahan kimia organik.
Pelabuhan di Kaltim yang memuat barang ekspor senilai 14,55 miliar dolar itu antara lain Pelabuhan Samarinda di Samarinda, Pelabuhan Semayang di Balikpapan, Tanjung Bara di Kabupaten Kutai Timur, dan Pelabuhan Adang Bay di Kabupaten Paser.
Nilai ekspor dari sejumlah pelabuhan di Kaltim yang sebesar 14,55 miliar tersebut mengalami penurunan ketimbang periode Januari – Juni 2022 yang senilai 15,99 miliar dolar.
Di Pelabuhan Tanjung Bara memuat komoditas ekspor senilai 2,32 miliar dolar, mengalami penurunan tipis jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2022 yang tercatat 2,35 miliar dolar AS.





























