• Home
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Friday, May 8, 2026
  • Login
Ocean Week
Advertisement
  • Home
  • Shipping
    • All
    • Moving Kapal
    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    MSC Buka Layanan Baru Langsung AS-Afrika

    MSC Buka Layanan Baru Langsung AS-Afrika

    Kapal Raksasa Milik Evergreen, Kenapa Belum Masuk Indonesia

    Kapal Raksasa Milik Evergreen, Kenapa Belum Masuk Indonesia

    CMA CGM Menerima Kapal LNG Bahan Bakar Ganda Kapasitas 24.000 TEU

    CMA CGM Menerima Kapal LNG Bahan Bakar Ganda Kapasitas 24.000 TEU

    Cosco Tak Akan Ubah Layanan Transpasifiknya, Meski Ada Biaya  Pelabuhan Baru di AS

    Cosco Tak Akan Ubah Layanan Transpasifiknya, Meski Ada Biaya Pelabuhan Baru di AS

  • Port
    DPRD Dorong Pengembangan Pelabuhan Sorong

    DPRD Dorong Pengembangan Pelabuhan Sorong

    Tanjung Emas Makin Padat, Antrean Kapal Mulai Berkurang

    Tanjung Emas Makin Padat, Antrean Kapal Mulai Berkurang

    Tanjung Priok Jadi Kontributor Utama PTP Nonpetikemas,

    Tanjung Priok Jadi Kontributor Utama PTP Nonpetikemas,

    Pelabuhan Yos Sudarso Merauke Perlu Dikembangkan, YOR 90 Persen

    Pelabuhan Yos Sudarso Merauke Perlu Dikembangkan, YOR 90 Persen

    Triwulan I, Kinerja Operasional IKT Tumbuh 7,35%

    Triwulan I, Kinerja Operasional IKT Tumbuh 7,35%

    TTL – KSOP Perak Kolaborasi Hadirkan EAZI Dalam Transformasi Layanan Operasional Pelabuhan

    TTL – KSOP Perak Kolaborasi Hadirkan EAZI Dalam Transformasi Layanan Operasional Pelabuhan

    Arus Petikemas Tumbuh, IPC TPK Jambi Tingkatkan Kolaborasi Dengan Stakeholder

    Arus Petikemas Tumbuh, IPC TPK Jambi Tingkatkan Kolaborasi Dengan Stakeholder

    Menhub Resmi Luncurkan Palembang New Port di Tanjung Carat

    Menhub Resmi Luncurkan Palembang New Port di Tanjung Carat

    Terminal Kijing Mampu Melayani 15 Kapal Sekaligus, Bobot Kapal 100.000 DWT Bisa

    Terminal Kijing Mampu Melayani 15 Kapal Sekaligus, Bobot Kapal 100.000 DWT Bisa

  • Dockyard
    • All
    • Fasilitas
    • Jadwal
    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    DPR RI Minta Kemenhub Maksimalkan Potensi PNBP

    Dilematis Galangan Kapal Lokal, Hingga Presiden Marah

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    Pelabuhan Pare-pare jadi Penyangga Makassar

    INDONESIA KENDARAAN TERMINAL

    Jika Dipanggil Hubla, APBMI Tolak Permenhub 152/2016

    DERMAGA 004 UTARA

    Pelita Samudera Divestasi Aset FLF untuk Beli Kapal

    TPS SURABAYA

    TPK SEMARANG

    TPK PALARAN

  • Jadwal
    • All
    • BICT
    • BJTI
    • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
    • IKT
    • JICT
    • MAL
    • PTP
    • Teluk Lamong
    • TPK Koja
    • TPK Makasar
    • TPK Palaran
    • TPKS Semarang
    • TPS Surabaya

    TPK KOJA

    TPS SURABAYA

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

    JAKARTA INTERNATIONAL CONTAINER TERMINAL

    TPK KOJA

    TPS SURABAYA

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News
No Result
View All Result
  • Home
  • Shipping
    • All
    • Moving Kapal
    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    MSC Buka Layanan Baru Langsung AS-Afrika

    MSC Buka Layanan Baru Langsung AS-Afrika

    Kapal Raksasa Milik Evergreen, Kenapa Belum Masuk Indonesia

    Kapal Raksasa Milik Evergreen, Kenapa Belum Masuk Indonesia

    CMA CGM Menerima Kapal LNG Bahan Bakar Ganda Kapasitas 24.000 TEU

    CMA CGM Menerima Kapal LNG Bahan Bakar Ganda Kapasitas 24.000 TEU

    Cosco Tak Akan Ubah Layanan Transpasifiknya, Meski Ada Biaya  Pelabuhan Baru di AS

    Cosco Tak Akan Ubah Layanan Transpasifiknya, Meski Ada Biaya Pelabuhan Baru di AS

  • Port
    DPRD Dorong Pengembangan Pelabuhan Sorong

    DPRD Dorong Pengembangan Pelabuhan Sorong

    Tanjung Emas Makin Padat, Antrean Kapal Mulai Berkurang

    Tanjung Emas Makin Padat, Antrean Kapal Mulai Berkurang

    Tanjung Priok Jadi Kontributor Utama PTP Nonpetikemas,

    Tanjung Priok Jadi Kontributor Utama PTP Nonpetikemas,

    Pelabuhan Yos Sudarso Merauke Perlu Dikembangkan, YOR 90 Persen

    Pelabuhan Yos Sudarso Merauke Perlu Dikembangkan, YOR 90 Persen

    Triwulan I, Kinerja Operasional IKT Tumbuh 7,35%

    Triwulan I, Kinerja Operasional IKT Tumbuh 7,35%

    TTL – KSOP Perak Kolaborasi Hadirkan EAZI Dalam Transformasi Layanan Operasional Pelabuhan

    TTL – KSOP Perak Kolaborasi Hadirkan EAZI Dalam Transformasi Layanan Operasional Pelabuhan

    Arus Petikemas Tumbuh, IPC TPK Jambi Tingkatkan Kolaborasi Dengan Stakeholder

    Arus Petikemas Tumbuh, IPC TPK Jambi Tingkatkan Kolaborasi Dengan Stakeholder

    Menhub Resmi Luncurkan Palembang New Port di Tanjung Carat

    Menhub Resmi Luncurkan Palembang New Port di Tanjung Carat

    Terminal Kijing Mampu Melayani 15 Kapal Sekaligus, Bobot Kapal 100.000 DWT Bisa

    Terminal Kijing Mampu Melayani 15 Kapal Sekaligus, Bobot Kapal 100.000 DWT Bisa

  • Dockyard
    • All
    • Fasilitas
    • Jadwal
    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    DPR RI Minta Kemenhub Maksimalkan Potensi PNBP

    Dilematis Galangan Kapal Lokal, Hingga Presiden Marah

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    Pelabuhan Pare-pare jadi Penyangga Makassar

    INDONESIA KENDARAAN TERMINAL

    Jika Dipanggil Hubla, APBMI Tolak Permenhub 152/2016

    DERMAGA 004 UTARA

    Pelita Samudera Divestasi Aset FLF untuk Beli Kapal

    TPS SURABAYA

    TPK SEMARANG

    TPK PALARAN

  • Jadwal
    • All
    • BICT
    • BJTI
    • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
    • IKT
    • JICT
    • MAL
    • PTP
    • Teluk Lamong
    • TPK Koja
    • TPK Makasar
    • TPK Palaran
    • TPKS Semarang
    • TPS Surabaya

    TPK KOJA

    TPS SURABAYA

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

    JAKARTA INTERNATIONAL CONTAINER TERMINAL

    TPK KOJA

    TPS SURABAYA

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News
No Result
View All Result
Ocean Week
No Result
View All Result
Home Berita Lain

Pendapatan Terpuruk 50%, Bisnis Transportasi Terpukul Corona

oceanweek by oceanweek
April 12, 2020
in Berita Lain
Arus Petikemas di Priok Turun 4,2%
378
SHARES
2.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pandemi virus corona Covid-19 telah menekan bisnis di sektor transportasi nasional. Tekanan terasa merata di seluruh moda transportasi.

Kadin Bidang Perhubungan telah melakukan rapat dengan para pelaku usaha transportasi yang berada di bawah naungannya. Dari rapat tersebut disimpulkan dampak pandemi virus Covid-19 ini terasa di banyak aspek pada bisnis transportasi.

“Dari rapat yang telah kami gelar, dapat disimpulkan masing-masing moda sudah mulai terdampak dari pandemi Covid-19 ini,” kata Carmelita Hartoto, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perhubungan dalam keterangan tertulisnya yang diterima Ocean Week, Minggu siang.

Dia mengatakan, moda transportasi darat terdampak dari kebijakan social distancing. Kebijakan yang ditindaklanjuti dengan sosialisasi massif kepada masyarakat untuk bekerja dari rumah, belajar dari rumah dan beribadah dari rumah, sekaligus penutupan lokasi wisata telah membatasi pergerakan masyarakat di luar rumah.

Para pelaku usaha sangat memahami tujuan dari kebijakan tersebut. Hanya saja, di saat bersamaan terjadi penurunan omset angkutan jalan sejak dua bulan lalu.

Kadin Indonesia Bidang Perhubungan mencatat, penurunan omset angkutan barang telah mencapai 25%-50%, sedangkan penurunan pada angkutan penumpang telah mencapai 75%-100% pada seluruh moda, baik moda angkutan antar kota, maupun angkutan perkotaan non PSO. Bahkan kemerosotan omset untuk angkutan pariwisata telah mencapai 100%.

Carmelita Hartoto.

“Kondisi penurunan omset diprediksi justru akan lebih parah pada enam bulan ke depan. Hal ini seiring perpanjangan masa darurat pandemi Covid-19 hingga 29 Mei 2020,” katanya.

Jika kondisi ini masih bekepanjangan dan iklim bisnis belum dapat kembali pada setahun kedepan, maka diprediksi akan banyak pelaku usaha angkutan jalan yang akan gulung tikar.

Di moda transportasi udara, penurunan frekuensi sudah sejak awal 2020. Di awali penutupan rute ke Tiongkok, kemudian dilanjutkan penutupan rute ke Saudi Arabia dan Korea Selatan, ditambah tidak adanya kegiatan bepergian atau travelling telah menekan pendapatan operator maskapai antara 20% hingga 50%.

“Bukan hanya perusahaan yang mengalami kesulitan, tentu karyawan perusahaan penerbangan yang berjumlah puluhan ribu ini dapat terkena dampak perumahan,” katanya.

Pandemi Covid-19 juga menggangu cash flow perusahaan moda transportasi laut. Kondisi keuangan perusahaan moda transportasi laut akan mengalami negative cash flow. Kinerja moda transportasi laut per Maret 2020 mengalami penurunan sekitar 15%, dan diperkirakan kondisi ini semakin menurun sampai beberapa bulan kedepan akibat penurunan distribusi.

Di sisi lain, account receivable atau catatan piutang perusahaan moda transportasi laut juga mengalami peningkatan akibat pelanggan jasa angkutan laut yang belum dapat membayar tagihannya.

“Tidak banyak yang bisa dilakukan para pelaku usaha transportasi nasional saat ini, maka diharapkan segera ada stimulus agar meringankan sedikit beban berat pelaku usaha transportasi nasional,” pintanya.

Berharap Stimulus

Carmelita menjelaskan, di sektor moda transportasi darat, strimulus yang diharapkan terkait pembebasan atas kewajiban pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di sektor perhubungan darat sesuai dengan PP No 15 Tahun 2016 selama 12 bulan dimulai dari April 2020.

Pelabuhan Tanjung Priok. (Antara)

Mengacu pada kebijakan Land Transport Aurhority (LTA), kiranya pengemudi taksi dan angkutan sewa mendapatkan bantuan setara dengan besaran support package guna mempertahankan keberlangsungan hidup para pengemudi dan usaha angkutan taksi maupun usaha angkutan sewa.

LTA merupakan kebijakan Land Transportation Authority oleh Pemerintah Singapura untuk memberikan paket stimulus bagi pengemudi taksi dan pengemudi angkutan sewa akibat pandemic Covid-19 sebesar SGD 77 juta, yang mana pemerintah berkontribusi 60% dari subsidi tersebut sedangkan sisanya ditanggung korporasi.

Selain itu, kata Carmelita, dibutukan relaksasi pembayaran kewajiban pinjaman kepemilikan kendaraan kepada kreditur, dalam bentuk penundaan pembayaran kewajiban pokok hutang dan/atau bunga selama 6 bulan kedepan terhitung sejak April 2020.

Diharapkan juga ada stimulus terkait pembebasan dari segala penalti akibat tertundannya pembayaran kredit, dan diharapkan agar tingkat kolektibilitas para debitur yang mengajukan permohonan ini tidak diturunkan.

Pelaku usaha juga mengharapkan adanya pembebasan pembayaran PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) selama enam bulan dimulai April 2020, pembebasan pembayaran Retribusi Daerah selama enam bulan dimulai April 2020.

Pelaku usaha juga mengharapkan agar ada pemberian Bantuan langsung tunai (BLT) kepada karyawan dan pengemudi perusahaan angkutan umum untuk memenuhi kebutuhan pokok selama posisi terdampak, serta dapat disalurkan melalui DPP Organda ditingkat Kabupaten/Kota seluruh Indonesia yang diperkirakan mencapai 15 juta jiwa, sedangkan di jabotabek sekitar 2,5 juta jiwa.

Adapun pada sektor moda transportasi udara, ujar Carmelita, para operator maskapai meminta adanya strimulus berupa penundaan pembayaran pajak PPH 21 dan 23 selama enam bulan dimulai April 2020, penundaan pembayaran terkait biaya bandara, biaya navigasi dan biaya bahan bakar avtur selama enam bulan dimulai April 2020. Selain itu, peniadaan biaya parkir pesawat.

“Juga diusulkan agar stimulus yang sebelumnya diperuntukan mendorong insentif diskon tiket pesawat ke 10 destinasi wisata, agar dialihkan untuk bantuan kompensasi kepada karyawan perusahaan penerbangan yang dirumahkan secara proporsional dan efisien,” ungkapnya.

Sementara itu, ucap Carmelita, stimulus yang diharapkan sektor moda transportasi laut adalah kebijakan relaksasi pinjaman, kebijakan relaksasi perpajakan dan kebijakan dari kementerian teknis dan BUMN.

Pada kebijakan relaksasi pinjaman misalnya, pelaku usaha moda tranportasi laut mengharapkan adanya penundaan  pembayaran angsuran pinjaman, reschedule pembayaran pinjaman bank. Lain itu adanya diskon suku bunga pinjaman, pemberian modal kerja untuk membiayai A/R (account receivable) dan operasional perusahaan terutama dalam mengantisipasi THR, dan kemudahan persyaratan proses relaksasi pinjaman.

Pada kebijakan perpajakan, diharapkan adanya stimulus dalam bentuk penundaan PPh 21 dan PPh 23. Sebagaimana diketahui bahwa khusus untuk moda transportasi laut diterapkan pajak final, dan juga stimulus pajak sebagaimana yang diatur dalam PMK 23 tahun 2020.

Adapun kebijakan dari Kementerian Teknis & BUMN bisa berbentuk stimulasi keringanan atau penundaan biaya-biaya di pelabuhan, sehingga angkutan laut nasional bisa lebih efisien dan efektif dalam operasional, terutama saat kapal idle atau menunggu  cargo.

Lain itu, kata Carmelita, diharapkan juga ada stimulus untuk menunjang operasional kapal misalnya diberikannya dispensasi perpanjangan sertifikat-sertifikat kapal dan sertifikat crewing, selama sertifikat tersebut dapat ditunda dan tidak membahayakan aspek keselamatan. Stimulus ini dibutuhkan mengingat, adanya kebijakan  social distancing dan work from home yang berdampak pada kinerja instansi di darat termasuk tenaga operasional di lingkungan Ditjen Hubla yang melayani kepengurusan sertifikat.

Sedangkan pada sisi lain, kapal harus tetap beroperasi seperti biasa untuk mengangkut kebutuhan logistik nasional.

Lain itu, pelaku usaha moda transportasi laut juga membutuhkan dispensasi dengan memberlakukan penundaan docking untuk kapal yang sedang dalam masa operasional, mengingat saat ini galangan kapal  sudah mengurangi jumlah pekerja lapangan. Selain itu,  kebutuhan suku cadang kapal sangat terbatas dengan adanya pengetatan distribusi barang impor.

Carmelita menambahkan, pasca diterbitkannya Peraturan Pemerintah No 21 tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Beskala Besar, Disnaker Bekasi dan Subang mengeluarkan surat instruksi pengurangan tenaga kerja di perusahaan industri di wilayahnya.

Dalam kondisi seperti ini, pelaku usaha mengharapkan pemerintah dapat tetap menjaga agar kegiatan usaha industri manufaktur tetap berjalan seperti biasa.

“Kalau sampai kegiatan usaha industri manufaktur tutup, maka demand terhadap sektor transportasi khususnya angkutan laut juga akan menurun,” cerita Meme.

Luhut Catat Semua Masukan

Para pelaku usaha transportasi juga telah melakukan rapat dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi dan Kementerian Perhubungan. Rapat tersebut membahas perihal penyelamatan usaha dengan pelbagai stimulus dan bantuan pemerintah.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi yang juga Menteri Perhubungan ad-interim Luhut Binsar Panjaitan menyambut baik dan telah mencatat seluruh masukan dari asosiasi, serta berusaha mendorong secara selaras dengan beleid kebijakan dan kemampuan pemerintah.

Dukungan pemerintah terhadap perusahaan moda transportasi darat dibutuhkan pada seluruh segmen, mengingat krisis yang terjadi memukul seluruh segmen bisnis di moda transportasi darat dari pelaku usaha besar hingga UMKM.

Apalagi awak angkutan jalan yang terancam dirumahkan berkisar 1,5 juta jiwa. Di samping itu, POJK No 11 tahun 2020 juga dirasakan belum efektif berjalan di lapangan, khususnya pada lembaga-lembaga keuangan non bank.

Rapat tersebut juga untuk mendengarkan masukan seluruh elemen terkait penyelenggaraan mudik lebaran. Para pelaku usaha transportasi berkomitmen akan menaati aturan jika ada pelarangan mudik dari pemerintah, namun jika diperbolehkan maka operator moda transportasi siap mengikuti protokol.

Di rapat tersebut juga disampaikan, moda transportasi laut sektor angkutan kapal roro penumpang dan perintis juga telah melaksanakan protokol antisipasi penyebaran virus corona Covid-19. Protokol itu seperti setiap kapal melaksanakan penyemprotan disinfektan terhadap tempat umum di kapal, misalnya toilet, restaurant, tempat ibadah, car deck, ruang informasi. Lain itu, setiap penumpang juga diharuskan mencuci tangan dengan hand sanitizer, dan diukur suhu tubuhnya menggunakan thermogun.

“Load faktor kapal beroperasi rata-rata hanya 50%, sehingga banyak kapal anggota tidak dioperasikan karena kalau dioperasikan justru merugi. Makanya stimulus dari pemerintah sangat dibutuhkan,” katanya.

Sementara itu, operator moda transportasi laut juga mengikuti rapat bersama Asisten Deputi Sekretariat Kabinet melalui zoom meeting.

Rapat tersebut membahas protokol pencegahan penyebaran virus corona Covid-19 di pelabuhan, sehubungan dengan kedatangan kapal dari dan ke luar negeri.

Disampaikan, operator moda transportasi laut sudah memiliki panduan dari Kementerian Perhubungan berdasarkan International Maritime Organization (IMO) circular letter nomor 4204/add4 tertanggal 29 Maret 2020.

Hanya saja, sampai saat ini belum ada panduan yang ditujukan bagi  kepelabuhanan. Dimana sering terjadi, operator transportasi laut mengalami kesulitan menghadapi buruh perusahaan bongkar muat (PBM) yang naik ke atas kapal untuk menjalankan protokol Covid-19 yang diterapkan.

Oleh karenanya Seskab akan mendorong Kemenhub untuk menerbitkan protokol untuk pelabuhan, sekaligus meminta Kemenhub melalui kantor kesyahbandaran memperketat pengawasan seluruh personel darat yang akan naik ke atas kapal.

Dalam rapat itu, Seskab juga akan mengawal seluruh stimulus yang diajukan pelaku usaha moda transportasi laut ke Kementerian Koordinator Perekonomian. (**)

Previous Post

Ngabalin Dampingi Marsetio Jadi Komisaris Pelindo III

Next Post

Karena Ada yang ODP, KM Kelud Akan Portstay

Next Post
Karena Ada yang ODP, KM Kelud Akan Portstay

Karena Ada yang ODP, KM Kelud Akan Portstay

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

  • BYD Kirim 1 Juta Mobil Gunakan Kapal Raksasa Miliknya

    BYD Kirim 1 Juta Mobil Gunakan Kapal Raksasa Miliknya

    6290 shares
    Share 2516 Tweet 1573
  • KPLP Jadi Otoritas Tunggal Penegakan Peraturan di Laut

    5455 shares
    Share 2182 Tweet 1364
  • Di Kapal TB. Terus Daya 17, 3 ABK Gunakan Ijasah Palsu Ketangkap

    4538 shares
    Share 1815 Tweet 1135
  • Per Januari 2026, Pelaut Tak Bisa Berlayar Jika Tak Miliki Sertifikat BST Dengan Kesehatan Mental

    4227 shares
    Share 1691 Tweet 1057
  • Mantan Direktur Pelindo & Mantan Dirut DPS Ditahan, Kasus Korupsi Pengadaan Kapal Tunda

    3907 shares
    Share 1563 Tweet 977

Follow Us

    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.
Facebook Youtube Instagram

Ocean Week adalah bukan informasi maritim yang pertama tetapi yang terbaik, terpercaya dan akurat dikelola oleh PT Multi Media Ocean Indonesia.

Hubungi kami : redaksi@oceanweek.co.id

  • Home
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Categories

  • Alat Berat
  • All
  • Bea Cukai
  • Berita Lain
  • BICT
  • BJTI
  • Bursa
  • Bursa Kapal
  • Depo Kontainer
  • Dockyard
  • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
  • Fasilitas
  • General Cargo
  • IKT
  • Jadwal
  • Jadwal
  • Jadwal
  • JICT
  • Kapal
  • Kontainer
  • Makasar
  • MAL
  • Medan
  • Moving Kapal
  • Offshores
  • Port
  • PTP
  • Regional
  • Shipping
  • Spare Part
  • Surabaya
  • Teluk Lamong
  • TPK Koja
  • TPK Makasar
  • TPK Palaran
  • TPKS Semarang
  • TPS Surabaya
  • Uncategorized
  • video

Recent News

835 TKBM Tanjung Perak Ikuti Pelatihan Untuk Pastikan Standard K3

835 TKBM Tanjung Perak Ikuti Pelatihan Untuk Pastikan Standard K3

May 8, 2026
Kayu Manis, Komoditi Ekspor Unggulan Asal Jambi

Kayu Manis, Komoditi Ekspor Unggulan Asal Jambi

May 8, 2026

© 2018 PT Multi Media Ocean Indonesia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Shipping
  • Port
  • Dockyard
  • Jadwal
  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News

© 2018 PT Multi Media Ocean Indonesia.