• Home
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Saturday, January 24, 2026
  • Login
Ocean Week
Advertisement
  • Home
  • Shipping
    • All
    • Moving Kapal
    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    MSC Buka Layanan Baru Langsung AS-Afrika

    MSC Buka Layanan Baru Langsung AS-Afrika

    Kapal Raksasa Milik Evergreen, Kenapa Belum Masuk Indonesia

    Kapal Raksasa Milik Evergreen, Kenapa Belum Masuk Indonesia

    CMA CGM Menerima Kapal LNG Bahan Bakar Ganda Kapasitas 24.000 TEU

    CMA CGM Menerima Kapal LNG Bahan Bakar Ganda Kapasitas 24.000 TEU

    Cosco Tak Akan Ubah Layanan Transpasifiknya, Meski Ada Biaya  Pelabuhan Baru di AS

    Cosco Tak Akan Ubah Layanan Transpasifiknya, Meski Ada Biaya Pelabuhan Baru di AS

    Cosco Buka Layanan Surabaya-Nava Sheva Setiap Minggu

    Cosco Buka Layanan Surabaya-Nava Sheva Setiap Minggu

    Eastern Pacific Shipping Pesan 16 Kapal, Kapasitas 6.000 TEU

    Eastern Pacific Shipping Pesan 16 Kapal, Kapasitas 6.000 TEU

  • Port
    Integrated Planning & Control Diperbarui, Operasional di Pelabuhan Panjang Makin Efektif

    Integrated Planning & Control Diperbarui, Operasional di Pelabuhan Panjang Makin Efektif

    Aktivitas TPK Kupang Sudah Kembali Normal

    Aktivitas TPK Kupang Sudah Kembali Normal

    TPK Banjarmasin Fokus Tingkatkan Produktivitas Bongkar Muat

    TPK Banjarmasin Fokus Tingkatkan Produktivitas Bongkar Muat

    Shanghai Tangani 55 Juta TEUs, Singapura 44,66 Juta TEUs

    Shanghai Tangani 55 Juta TEUs, Singapura 44,66 Juta TEUs

    TPK Perawang Tembus 150.010 TEUs, Ambon Capai 112.502 TEUs

    TPK Perawang Tembus 150.010 TEUs, Ambon Capai 112.502 TEUs

    TPK Koja Tambah 1 QCC Baru, Diharapkan Dapat Meningkatkan Kinerjanya

    TPK Koja Tambah 1 QCC Baru, Diharapkan Dapat Meningkatkan Kinerjanya

    Tiga RTG di TPK Kupang Terkendala, Tapi Operasional Tetap Berjalan

    Tiga RTG di TPK Kupang Terkendala, Tapi Operasional Tetap Berjalan

    JICT Komit Dengan Layanan Kepelabuhanan Berkelanjutan

    JICT Komit Dengan Layanan Kepelabuhanan Berkelanjutan

    Pelabuhan Baai Sudah Kembali Normal, Alur Masih Terus Dikeruk

    Kegiatan di Pulau Baai Bengkulu Sudah Normal Lagi

  • Dockyard
    • All
    • Fasilitas
    • Jadwal
    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    DPR RI Minta Kemenhub Maksimalkan Potensi PNBP

    Dilematis Galangan Kapal Lokal, Hingga Presiden Marah

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    Pelabuhan Pare-pare jadi Penyangga Makassar

    INDONESIA KENDARAAN TERMINAL

    Jika Dipanggil Hubla, APBMI Tolak Permenhub 152/2016

    DERMAGA 004 UTARA

    Pelita Samudera Divestasi Aset FLF untuk Beli Kapal

    TPS SURABAYA

    TPK SEMARANG

    TPK PALARAN

  • Jadwal
    • All
    • BICT
    • BJTI
    • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
    • IKT
    • JICT
    • MAL
    • PTP
    • Teluk Lamong
    • TPK Koja
    • TPK Makasar
    • TPK Palaran
    • TPKS Semarang
    • TPS Surabaya

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

    JICT

    TPK KOJA

    TPS SURABAYA

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News
No Result
View All Result
  • Home
  • Shipping
    • All
    • Moving Kapal
    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    MSC Buka Layanan Baru Langsung AS-Afrika

    MSC Buka Layanan Baru Langsung AS-Afrika

    Kapal Raksasa Milik Evergreen, Kenapa Belum Masuk Indonesia

    Kapal Raksasa Milik Evergreen, Kenapa Belum Masuk Indonesia

    CMA CGM Menerima Kapal LNG Bahan Bakar Ganda Kapasitas 24.000 TEU

    CMA CGM Menerima Kapal LNG Bahan Bakar Ganda Kapasitas 24.000 TEU

    Cosco Tak Akan Ubah Layanan Transpasifiknya, Meski Ada Biaya  Pelabuhan Baru di AS

    Cosco Tak Akan Ubah Layanan Transpasifiknya, Meski Ada Biaya Pelabuhan Baru di AS

    Cosco Buka Layanan Surabaya-Nava Sheva Setiap Minggu

    Cosco Buka Layanan Surabaya-Nava Sheva Setiap Minggu

    Eastern Pacific Shipping Pesan 16 Kapal, Kapasitas 6.000 TEU

    Eastern Pacific Shipping Pesan 16 Kapal, Kapasitas 6.000 TEU

  • Port
    Integrated Planning & Control Diperbarui, Operasional di Pelabuhan Panjang Makin Efektif

    Integrated Planning & Control Diperbarui, Operasional di Pelabuhan Panjang Makin Efektif

    Aktivitas TPK Kupang Sudah Kembali Normal

    Aktivitas TPK Kupang Sudah Kembali Normal

    TPK Banjarmasin Fokus Tingkatkan Produktivitas Bongkar Muat

    TPK Banjarmasin Fokus Tingkatkan Produktivitas Bongkar Muat

    Shanghai Tangani 55 Juta TEUs, Singapura 44,66 Juta TEUs

    Shanghai Tangani 55 Juta TEUs, Singapura 44,66 Juta TEUs

    TPK Perawang Tembus 150.010 TEUs, Ambon Capai 112.502 TEUs

    TPK Perawang Tembus 150.010 TEUs, Ambon Capai 112.502 TEUs

    TPK Koja Tambah 1 QCC Baru, Diharapkan Dapat Meningkatkan Kinerjanya

    TPK Koja Tambah 1 QCC Baru, Diharapkan Dapat Meningkatkan Kinerjanya

    Tiga RTG di TPK Kupang Terkendala, Tapi Operasional Tetap Berjalan

    Tiga RTG di TPK Kupang Terkendala, Tapi Operasional Tetap Berjalan

    JICT Komit Dengan Layanan Kepelabuhanan Berkelanjutan

    JICT Komit Dengan Layanan Kepelabuhanan Berkelanjutan

    Pelabuhan Baai Sudah Kembali Normal, Alur Masih Terus Dikeruk

    Kegiatan di Pulau Baai Bengkulu Sudah Normal Lagi

  • Dockyard
    • All
    • Fasilitas
    • Jadwal
    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    DPR RI Minta Kemenhub Maksimalkan Potensi PNBP

    Dilematis Galangan Kapal Lokal, Hingga Presiden Marah

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    Pelabuhan Pare-pare jadi Penyangga Makassar

    INDONESIA KENDARAAN TERMINAL

    Jika Dipanggil Hubla, APBMI Tolak Permenhub 152/2016

    DERMAGA 004 UTARA

    Pelita Samudera Divestasi Aset FLF untuk Beli Kapal

    TPS SURABAYA

    TPK SEMARANG

    TPK PALARAN

  • Jadwal
    • All
    • BICT
    • BJTI
    • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
    • IKT
    • JICT
    • MAL
    • PTP
    • Teluk Lamong
    • TPK Koja
    • TPK Makasar
    • TPK Palaran
    • TPKS Semarang
    • TPS Surabaya

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

    JICT

    TPK KOJA

    TPS SURABAYA

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News
No Result
View All Result
Ocean Week
No Result
View All Result
Home Berita Lain

Alur Pelayaran Pelabuhan Pulau GAG Raja Ampat Bakal Ditetapkan

oceanweek by oceanweek
July 4, 2023
in Berita Lain
Alur Pelayaran Pelabuhan Pulau GAG Raja Ampat Bakal Ditetapkan
383
SHARES
2.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pelabuhan Pulau Gag adalah pelabuhan yang berlokasi di sebuah pulau yang terletak di Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat Daya. Pulau ini berbatasan dengan Pulau Gebe, Maluku Utara di sebelah barat lautnya. Pelabuhan Pulau Gag ini juga merupakan salah satu titik masuk utama ke Kepulauan Raja Ampat, yang melayani pelayaran kapal penumpang dan kapal barang yang menghubungkan Kepulauan Raja Ampat dengan pulau-pulau di sekitarnya dan juga daratan utama Papua Barat. Oleh karena itulah, sangat penting untuk memastikan adanya alur pelayaran yang tepat, aman dan efisien di Pelabuhan tersebut.

Demikian disampaikan Direktur Kenavigasian, Capt. Budi Mantoro, pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Penetapan Alur Pelayaran Masuk Pelabuhan Pulau GAG Waigeo Barat Provinsi Papua Barat yang digelar di Hotel Aston Bekasi pada hari Selasa (4/7).

Capt. Budi mengungkapkan, bahwa sesuai dengan KP 432 Tahun 2017 tentang Rencana Induk Pelabuhan Nasional, Pelabuhan Gag memiliki hierarki sebagai Pelabuhan Pengumpan Lokal (PL). Pelabuhan Pulau Gag ini melayani aktivitas penyeberangan dari dan ke pulau-pulau lain di sekitarnya dengan Rute kapal: Sorong , Pulau Gag , Pulau Gebe , Patani, Weda (PP).

Meskipun tergolong pelabuhan kecil, Capt. Budi menekankan besarnya manfaat Pelabuhan Pulau Gag bagi masyarakat, karena hanya akses laut yang dapat menghubungkan antara Pulau Gag dengan daerah di sekitarnya.

“Pelabuhan Gag memberikan akses ke berbagai tempat menarik di Kepulauan Raja Ampat, seperti Pulau Gam, Pulau Mansuar dan Pulau Arborek. Selain itu, Pelabuhan Gag juga memiliki peran strategis dalam mendukung sektor pariwisata karena memfasilitasi perjalanan wisatawan yang ingin menjelajahi keindahan alam bawah laut Raja Ampat, yang dikenal dengan kekayaan ekosistem yang luar biasa, terumbu karang yang indah, biota laut yang beragam, serta kehidupan bawah laut yang spektakuler sehingga menjadikan Raja Ampat sebagai surga bagi para penyelam dan snorkeler,” terang Capt. Budi.

Pemerintah sendiri, menurut Capt. Budi, telah berupaya untuk mengoptimalkan program konektivitas antar Pulau di wilayah Indonesia Bagian Timur dan menjamin pendistribusian logistic ke daerah Tertinggal, Terpencil, Terluar dan Perbatasan (3TP). Oleh karenanya Pelabuhan Pulau Gag sudah disinggahi oleh Kapal Perintis dengan Pelabuhan Asal dari Sorong.

“Kapal yang melakukan pelayaran menuju ke Pulau Gag, yaitu kapal KMP Arar dengan Jadwal seminggu sekali dan Kapal Perintis KM. Sabuk Nusantara 62 dengan Jadwal 1 bulan sekali,” ungkap Capt. Budi.

Lebih lanjut, Capt. Budi mengatakan, bahwa sejatinya penataan Alur Pelayaran di seluruh wilayah Kepulauan Raja Ampat sudah selayaknya segera dilaksanakan agar dapat memperoleh Alur-Pelayaran yang ideal dan memenuhi berbagai aspek kepentingan keselamatan dan kelancaran bernavigasi, serta kelestarian lingkungan maritim.

“Sudah terjadi beberapa kecelakaan di wilayah perairan Raja Ampat, seperti misalnya kandasnya Kapal Pesiar Aqua Blu pada tahun 2019 yang merusak Kawasan konservasi terumbu karang dan juga kandasnya KM Sabuk Nusantara 62 pada tahun 2021 di Perairan Pulau Gag. Oleh sebab itu, untuk mencegah kejadian semacam itu terulang kembali, perlu dilakukan penetapan Alur-Masuk Pelabuhan Gag, agar dapat diatur tentang Alur-Pelayaran, Sistem Rute, Tata Cara Berlalu lintas dan daerah labuh kapal sesuai kepentigannya,” tukas Capt. Budi.

Capt. Budi menambahkan, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Sorong bekerja sama dengan Pushidrosal telah mengadakan survey mandiri untuk Menyusun rencana penetapan Alur Pelayaran masuk Pelabuhan Gag. Berdasarkan hasil survey secara teknis Pelabuhan Gag memiliki alur Panjang 1,512 meter (0,82 Nm), lebar 200 m dan kedalaman 4 s.d 56 mLWS , memiliki jenis dasar laut lumpur dan pasir, serta memiliki arus max menuju Selatan cepat 20 cm/s, dengan pola arus pasang menuju ke Barat dan arus surut menuju ke Timur dengan cepat 10 cm/s.

Budi Mantoro. (**)

Pelabuhan Pulau Gag juga memiliki Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP) sebanyak 3 (tiga) Unit SBNP milik PT. Gag Nikel yang sudah terpasang dan berfungsi dengan baik, namun demikian memerlukan penambahan 1 (satu) unit SBNP Penanda Pelabuhan Gag. Selain itu, terdapat daerah kewaspadaan di Alur-Pelayaran Masuk Pelabuhan Gag berupa aktifitas Kapal-Kapal Tug Boat dan Tongkang di Jetty milik PT. Gag Nikel, yang berhadapan langsung dengan Alur-Pelayaran Pelabuhan Gag, sehinggga perlu di lakukan pengawasan agar tidak terjadi kecelakaan kapal.

“Berdasarkan hasil survey, sistem rute yang direkomendasikan pada Alur-Pelayaran Pelabuhan Gag adalah Rute Satu Arah (One Way Route) dikarenakan jarak antara Jetty Gambir milik PT. Gag Nikel dan Pelabuhan Gag hanya sekitar ± 240 Meter dengan menggunakan Alur-Pelayaran yang sama. Selain itu, perlu adanya masukan dan saran dari KUPP Kelas II Raja Ampat, PT. Gag Nikel, Loka PSPL Sorong dan instansi lainnya terkait area berlabuh dengan menggunakan jangkar kapal karena Pulau Gag Masuk Ke dalam Zona Area Tamban,” jelas Capt. Budi.

Capt Budi berharap, dengan ditetapkannya Alur Pelayaran Pelabuhan Gag, tidak hanya dapat menjamin keselamatan kapal pada Alur Pelayaran Masuk Pelabuhan Gag sehingga kelancaran traffic dapat meningkat, namun juga dapat menjaga kelestarian lingkungan maritim di sepanjang perairan Alur Pelayaran, mendukung para pengguna jasa maritim berupa PLI (Kertas/Elektronik) serta produk Nautika Pushidrosal, meningkatkan intensitas, efektifitas dan konektivitas Pelayaran serta Kelancaran arus barang dan penumpang, serta mempertegas pemanfaatan tata ruang laut sehingga pengelolaan dan pemanfaatan ruang laut menjadi selaras.

“Dengan demikian tentunya Pelabuhan Gag dapat berfungsi sebagai pintu gerbang pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat di Wilayah sekitarnya,” tukas Capt. Budi.

Untuk itulah, Capt. Budi berharap melalui Kegiatan FGD ini, para Ahli, Pemangku Kepentingan, dan Pakar Maritim dapat berbagi pengetahuan, pengalaman, serta pandangan mengenai rencana penetapan Alur Pelayaran Masuk Pelabuhan Gag Waigeo.

“Marilah kita berkomitmen untuk mencari solusi terbaik yang mampu mengakomodasi berbagai kepentingan, mulai dari kepentingan ekonomi, lingkungan, keamanan, hingga efisiensi operasional Pelabuhan. Kita harus memastikan bahwa penetapan Alur Pelayaran masuk Pelabuhan Gag ini tidak hanya memenuhi kebutuhan saat ini, tetapi juga dapat menghadapi tantangan masa depan yang mungkin kita hadapi,” tutup Capt. Budi.

Sebagai informasi, FGD kali ini menghadirkan para narasumber dari Direktorat Kenavigasian, Direktorat Kepelabuhanan, Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Sorong, serta Pushidrosal. Adapun para peserta FGD berasal perwakilan dari Pushidrosal, Kemenko Marves, KKP dan BIG, perwakilan dari Direktorat dan Bagian di lingkungan Ditjen Perhubungan Laut, Kepala Distrik Navigasi Tipe A dan Tipe B di seluruh Indonesia, Kantor UPP Kelas II Raja Ampat, Ketua STIP Jakarta, Direktur Politeknik Pelayaran Banten, Komandan Pushidrosal, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Barat dan Kabupaten Raja Ampat, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Barat dan Kabupaten Raja Ampat, Kepala Loka PSPL Sorong, Direktur PT. ASDP Cabang Sorong, serta Direktur PT. GAG Nikel, baik secara luring maupun daring. (**)

Previous Post

BICT

Next Post

Pelayaran di Priok Pertanyakan Pengenaan VTS Berdasarkan Olah Gerak Kapal

Next Post
Waduh Pelayaran Ngeluh, Per 1 Juli Tarif di Priok Ada Yang Naik

Pelayaran di Priok Pertanyakan Pengenaan VTS Berdasarkan Olah Gerak Kapal

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

  • BYD Kirim 1 Juta Mobil Gunakan Kapal Raksasa Miliknya

    BYD Kirim 1 Juta Mobil Gunakan Kapal Raksasa Miliknya

    6267 shares
    Share 2507 Tweet 1567
  • KPLP Jadi Otoritas Tunggal Penegakan Peraturan di Laut

    5433 shares
    Share 2173 Tweet 1358
  • Di Kapal TB. Terus Daya 17, 3 ABK Gunakan Ijasah Palsu Ketangkap

    4528 shares
    Share 1811 Tweet 1132
  • Per Januari 2026, Pelaut Tak Bisa Berlayar Jika Tak Miliki Sertifikat BST Dengan Kesehatan Mental

    4171 shares
    Share 1668 Tweet 1043
  • Mantan Direktur Pelindo & Mantan Dirut DPS Ditahan, Kasus Korupsi Pengadaan Kapal Tunda

    3872 shares
    Share 1549 Tweet 968

Follow Us

    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.
Facebook Youtube Instagram

Ocean Week adalah bukan informasi maritim yang pertama tetapi yang terbaik, terpercaya dan akurat dikelola oleh PT Multi Media Ocean Indonesia.

Hubungi kami : redaksi@oceanweek.co.id

  • Home
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Categories

  • Alat Berat
  • All
  • Bea Cukai
  • Berita Lain
  • BICT
  • BJTI
  • Bursa
  • Bursa Kapal
  • Depo Kontainer
  • Dockyard
  • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
  • Fasilitas
  • General Cargo
  • IKT
  • Jadwal
  • Jadwal
  • Jadwal
  • JICT
  • Kapal
  • Kontainer
  • Makasar
  • MAL
  • Medan
  • Moving Kapal
  • Offshores
  • Port
  • PTP
  • Regional
  • Shipping
  • Spare Part
  • Surabaya
  • Teluk Lamong
  • TPK Koja
  • TPK Makasar
  • TPK Palaran
  • TPKS Semarang
  • TPS Surabaya
  • Uncategorized
  • video

Recent News

Integrated Planning & Control Diperbarui, Operasional di Pelabuhan Panjang Makin Efektif

Integrated Planning & Control Diperbarui, Operasional di Pelabuhan Panjang Makin Efektif

January 24, 2026
Jelang Angkutan Lebaran, Uji Petik Kapal Penumpang Mulai Dilakukan di Tiga Pelabuhan Batam

Jelang Angkutan Lebaran, Uji Petik Kapal Penumpang Mulai Dilakukan di Tiga Pelabuhan Batam

January 23, 2026

© 2018 PT Multi Media Ocean Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • Shipping
  • Port
  • Dockyard
  • Jadwal
  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News

© 2018 PT Multi Media Ocean Indonesia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In