Empat asosiasi Negara ASEAN (AFFA) yakni Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA), Federasi Malaysian Freight Forwarders (FMFF), Singapore Logistics Association (SLA) dan Asosiasi Pengirim Barang Internasional Thailand (TIFFA), baru-baru ini telah menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) untuk mendorong batas-batas perdagangan ASEAN dengan platform ‘SARANG’.
“Sarang adalah platform yang bisa membuat anggota AFFA semakin dekat bersama. Ini Adalah platform asosiasi-sentris pertama yang memungkinkan pengirim barang ASEAN untuk dengan mudah membangun kemitraan bisnis yang lebih dekat dan kredibel satu sama lain. Serangkaian layanan kepatuhan perdagangan memberi nilai tambah bagi pengirim barang di Indonesia memenuhi persyaratan kepatuhan perdagangan lintas batas mereka ke berbagai negara Otoritas pemerintah,” kata Yukki Nugrahawan Hanafi, Ketua Umum Asosiasi Federasi Forwarders ASEAN (AFFA)dalam keterangannya yang diterima Ocean Week, Sabtu malam.
Menurut Yukki, seiring dengan perdagangan global yang terus berkembang di ASEAN dan kawasan lainnya, masyarakat perdagangan dan bisnis mengakui bahwa ada kebutuhan akan Platform yang bisa mempercepat pergerakan barang berbeda-beda. Platform yang dapat memfasilitasi perdagangan regional untuk memajukanPerdagangan ASEAN dengan membawa anggota AFFA dan pemain lainnya dalam perdagangan dan industri logistik bersama.
Didukung oleh Global eTrade Services (GeTS), platform sarang menyediakan online Transmisi data elektronik dan validasi Advance Manifest atauDeklarasi untuk diajukan ke beberapa otoritas Bea Cukai di seluruh dunia. “Itu keterkaitan platform Sarang membuat perdagangan lebih mudah diakses,dapat diprediksi dan memudahkan anggota asosiasi pengirim barang,” ujarnya.

Ada tiga layanan utama untuk pengguna sarang – Partner Discovery Service, Trade Sistem Pelayanan Kepatuhan dan Anggota. Penemuan mitra Layanan adalah aplikasi seperti media sosial yang memungkinkan pengguna untuk mencari dan menemukan calon mitra baru, mulailah komunikasi, menciptakan koneksi dan mendorong kolaborasi yang lebih erat.
Berbagai pihak di industri perdagangan (yaitu pengiriman barangForwarder, Pihak penyedia layanan logistik, perusahaan kurir, pedagang dan bahkan penyedia solusi supply chain IT) juga bisa mencantumkan profil mereka, mempostingnya dan menerima pemberitahuan prospek potensial.
Sementara itu, Siti Aryanti Adisoediro, Wakil Ketua ALFI mengemukakan, melalui ‘sarang’ anggota ALFI dapat mengakses kepatuhan perdagangan lintas batas jasa. “Secara khusus, dalam satu platform tunggal kita bisa mengajukan manifes advance langsung ke pabean di Jepang, Kanada dan Amerika Serikat, “kata Ms Siti Ariyanti Adisoediro.
Sedangkan Kettivit Sittisoontornwong, Presiden Thailand International Freight Forwarders Asosiasi (TIFFA) mengatakan,”Kami adalah salah satu asosiasi pertama yang diantar ke ‘sarang’. Kami percaya layanan yang ditawarkan di platform ‘sarang’ dapat membawa nilai nyata dan nyata untuk anggota kami. Anggota kami dapat mencari, menemukan dan mulai berkomunikasi dengan mitra potensial di ASEAN menggunakan Partner Discovery Service. Ini membuat kami dapat memulai dan membangun kemitraan baru lebih mudah dengan risiko dan biaya yang lebih rendah. Juga, layanan kepatuhan perdagangan pada ‘sarang’ dapat membantu anggota kita bertemu”.
Sementara Alvin Chua, Presiden Federasi Pengirim Barang Malaysia (FMFF) menyatakan keikutsertaannya dalam program ‘sarang’ pasti akan menguntungkan anggotanya.
“Anggota kami sekarang dapat menemukan pengiriman barang yang kredibel diwilayah ini dengan cepat dan mudah. Ini juga membantu mereka menghasilkan lead itu menumbuhkan bisnis lintas batas mereka,” katanya.
Stanley Lim, Chairman Singapore Logistics Association (SLA) mengatakan, dalam perdagangan lintas batas, bisnis perlu menjalin kemitraan dengan rekan luar negeri.
Layanan Discovery Mitra seperti media sosial ‘sarang’ memungkinkan anggota SLA untuk meningkatkan visibilitas mereka melalui daftar dan iklan.Bisnis di wilayah ini dapat dengan mudah melakukan pencarian silang dan membangun kredibel kemitraan. “SLA dengan senang hati menjadi salah satu pendorong utama ‘sarang’Platform,” ucapnya.
Chong Kok Keong, CEO dari Layanan eTrade Global (GeTS) mengengkapkan, Sarang adalah tonggak sejarah besar bagi GeTS, karena kami sekarang memiliki mitra strategis dari Komunitas logistik ASEAN yang hadir untuk mendukung inisiatif sarangnya.
“Kemitraan adalah dukungan kuat dari teknologi dan platform kami untuk meningkatkan konektivitas global. Melalui inisiatif sarang yang didukung oleh GeTS Teknologi, kita bisa mengharapkan perdagangan multi-negara lintas batas yang lebih tinggi di ASEAN. Ini akan menyediakan platform yang lebih mudah diakses, dapat diprediksi dan lebih mudah untuk berdagang di ASEAN,” tuturnya. (***)



























