• Home
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Friday, May 15, 2026
  • Login
Ocean Week
Advertisement
  • Home
  • Shipping
    • All
    • Moving Kapal
    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    MSC Buka Layanan Baru Langsung AS-Afrika

    MSC Buka Layanan Baru Langsung AS-Afrika

    Kapal Raksasa Milik Evergreen, Kenapa Belum Masuk Indonesia

    Kapal Raksasa Milik Evergreen, Kenapa Belum Masuk Indonesia

    CMA CGM Menerima Kapal LNG Bahan Bakar Ganda Kapasitas 24.000 TEU

    CMA CGM Menerima Kapal LNG Bahan Bakar Ganda Kapasitas 24.000 TEU

    Cosco Tak Akan Ubah Layanan Transpasifiknya, Meski Ada Biaya  Pelabuhan Baru di AS

    Cosco Tak Akan Ubah Layanan Transpasifiknya, Meski Ada Biaya Pelabuhan Baru di AS

  • Port
    Dari Kuala Tanjung, CMA CGM Buka Rute ke China Selatan

    Dari Kuala Tanjung, CMA CGM Buka Rute ke China Selatan

    Operasional Kijing Dipercepat, INSA Tak Bisa Paksa Kapal Harus Kesana

    Operasional Kijing Dipercepat, INSA Tak Bisa Paksa Kapal Harus Kesana

    Tanjung Emas Makin Padat, Antrean Kapal Mulai Berkurang

    10 Pelabuhan Tersibuk, Indonesia Tak Termasuk ?

    DPRD Dorong Pengembangan Pelabuhan Sorong

    DPRD Dorong Pengembangan Pelabuhan Sorong

    Tanjung Emas Makin Padat, Antrean Kapal Mulai Berkurang

    Tanjung Emas Makin Padat, Antrean Kapal Mulai Berkurang

    Tanjung Priok Jadi Kontributor Utama PTP Nonpetikemas,

    Tanjung Priok Jadi Kontributor Utama PTP Nonpetikemas,

    Pelabuhan Yos Sudarso Merauke Perlu Dikembangkan, YOR 90 Persen

    Pelabuhan Yos Sudarso Merauke Perlu Dikembangkan, YOR 90 Persen

    Triwulan I, Kinerja Operasional IKT Tumbuh 7,35%

    Triwulan I, Kinerja Operasional IKT Tumbuh 7,35%

    TTL – KSOP Perak Kolaborasi Hadirkan EAZI Dalam Transformasi Layanan Operasional Pelabuhan

    TTL – KSOP Perak Kolaborasi Hadirkan EAZI Dalam Transformasi Layanan Operasional Pelabuhan

  • Dockyard
    • All
    • Fasilitas
    • Jadwal
    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    DPR RI Minta Kemenhub Maksimalkan Potensi PNBP

    Dilematis Galangan Kapal Lokal, Hingga Presiden Marah

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    Pelabuhan Pare-pare jadi Penyangga Makassar

    INDONESIA KENDARAAN TERMINAL

    Jika Dipanggil Hubla, APBMI Tolak Permenhub 152/2016

    DERMAGA 004 UTARA

    Pelita Samudera Divestasi Aset FLF untuk Beli Kapal

    TPS SURABAYA

    TPK SEMARANG

    TPK PALARAN

  • Jadwal
    • All
    • BICT
    • BJTI
    • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
    • IKT
    • JICT
    • MAL
    • PTP
    • Teluk Lamong
    • TPK Koja
    • TPK Makasar
    • TPK Palaran
    • TPKS Semarang
    • TPS Surabaya

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

    JAKARTA INTERNATIONAL CONTAINER TERMINAL

    TPK KOJA

    TPS SURABAYA

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News
No Result
View All Result
  • Home
  • Shipping
    • All
    • Moving Kapal
    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    MSC Buka Layanan Baru Langsung AS-Afrika

    MSC Buka Layanan Baru Langsung AS-Afrika

    Kapal Raksasa Milik Evergreen, Kenapa Belum Masuk Indonesia

    Kapal Raksasa Milik Evergreen, Kenapa Belum Masuk Indonesia

    CMA CGM Menerima Kapal LNG Bahan Bakar Ganda Kapasitas 24.000 TEU

    CMA CGM Menerima Kapal LNG Bahan Bakar Ganda Kapasitas 24.000 TEU

    Cosco Tak Akan Ubah Layanan Transpasifiknya, Meski Ada Biaya  Pelabuhan Baru di AS

    Cosco Tak Akan Ubah Layanan Transpasifiknya, Meski Ada Biaya Pelabuhan Baru di AS

  • Port
    Dari Kuala Tanjung, CMA CGM Buka Rute ke China Selatan

    Dari Kuala Tanjung, CMA CGM Buka Rute ke China Selatan

    Operasional Kijing Dipercepat, INSA Tak Bisa Paksa Kapal Harus Kesana

    Operasional Kijing Dipercepat, INSA Tak Bisa Paksa Kapal Harus Kesana

    Tanjung Emas Makin Padat, Antrean Kapal Mulai Berkurang

    10 Pelabuhan Tersibuk, Indonesia Tak Termasuk ?

    DPRD Dorong Pengembangan Pelabuhan Sorong

    DPRD Dorong Pengembangan Pelabuhan Sorong

    Tanjung Emas Makin Padat, Antrean Kapal Mulai Berkurang

    Tanjung Emas Makin Padat, Antrean Kapal Mulai Berkurang

    Tanjung Priok Jadi Kontributor Utama PTP Nonpetikemas,

    Tanjung Priok Jadi Kontributor Utama PTP Nonpetikemas,

    Pelabuhan Yos Sudarso Merauke Perlu Dikembangkan, YOR 90 Persen

    Pelabuhan Yos Sudarso Merauke Perlu Dikembangkan, YOR 90 Persen

    Triwulan I, Kinerja Operasional IKT Tumbuh 7,35%

    Triwulan I, Kinerja Operasional IKT Tumbuh 7,35%

    TTL – KSOP Perak Kolaborasi Hadirkan EAZI Dalam Transformasi Layanan Operasional Pelabuhan

    TTL – KSOP Perak Kolaborasi Hadirkan EAZI Dalam Transformasi Layanan Operasional Pelabuhan

  • Dockyard
    • All
    • Fasilitas
    • Jadwal
    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    DPR RI Minta Kemenhub Maksimalkan Potensi PNBP

    Dilematis Galangan Kapal Lokal, Hingga Presiden Marah

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    Pelabuhan Pare-pare jadi Penyangga Makassar

    INDONESIA KENDARAAN TERMINAL

    Jika Dipanggil Hubla, APBMI Tolak Permenhub 152/2016

    DERMAGA 004 UTARA

    Pelita Samudera Divestasi Aset FLF untuk Beli Kapal

    TPS SURABAYA

    TPK SEMARANG

    TPK PALARAN

  • Jadwal
    • All
    • BICT
    • BJTI
    • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
    • IKT
    • JICT
    • MAL
    • PTP
    • Teluk Lamong
    • TPK Koja
    • TPK Makasar
    • TPK Palaran
    • TPKS Semarang
    • TPS Surabaya

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

    JAKARTA INTERNATIONAL CONTAINER TERMINAL

    TPK KOJA

    TPS SURABAYA

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News
No Result
View All Result
Ocean Week
No Result
View All Result
Home Berita Lain

Pengerukan Pelabuhan Baai, Jangan Sampai Jadi Masalah Hukum

oceanweek by oceanweek
April 8, 2025
in Berita Lain, Uncategorized
Untuk Bisa Berkiprah di Selat Malaka, RI Harus Ada Pelabuhan Besar Dekat Singapura

Capt. Zaenal A. Hasibuan. (**)

384
SHARES
2.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pendangkalan pelabuhan Baai Bengkulu sudah sangat mengkhawatirkan keselamatan pelayaran.

Kapal-kapal besar sudah tak bisa merapat dan bersandar di dermaga. Bahkan ada kapal dengan kapasitas 3000 ton yang dimuati 2000 ton tidak bisa keluar, padahal sudah SPOB dan sudah 10 hari.

Kondisi yang memprihatinkan tersebut dan perlu pengerukan segera, membuat Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Pulau Baai Bengkulu resmi menerbitkan Keputusan Kepala Kantor Nomor SK-KSOP.BKS 21 Tahun 2025 yang memberikan persetujuan kepada PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Bengkulu untuk melaksanakan kegiatan pengerukan alur pelayaran di Pelabuhan Pulau Baai, Kota Bengkulu.

Keputusan ini diterbitkan sebagai respons terhadap kondisi alur pelayaran Pelabuhan Pulau Baai yang mengalami pendangkalan akibat sedimentasi. Berdasarkan hasil survei bathimetri yang dilakukan oleh PT Pelindo, pengerukan dinilai perlu untuk menjaga kelancaran dan keselamatan aktivitas pelayaran.

Dalam keputusan itu, KSOP memberikan izin kepada PT Pelindo untuk melakukan pengerukan sebanyak ± 85.000 meter kubik hingga kedalaman -3 meter LWS. Lokasi pengerukan dan lokasi pembuangan hasil kerukan telah ditetapkan dengan titik koordinat yang telah ditentukan secara rinci.

Namun, masalah pengerukan ini juga tak luput dari pengamatan sejumlah pakar kemaritiman. Sebut saja Capt Zaenal A. Hasibuan (pengamat maritim) dan H. Soenarto (tokoh maritim sekaligus owner kapal).

Menurut capt Zaenal soal pengerukan pelabuhan Bengkulu sebaiknya diadakan Tender Terbuka atau Call For Tender yang menjamin semua pihak mengetahui dan bisa berpartisipasi agar terjadi transparansi dan nilai yang kompetitif. “Tak kalah penting untuk menghindari dari masalah hukum,” ujarnya saat dihubungi Ocean Week, Selasa pagi.

Zaenal menyampaikan, untuk korporasi besar seperti Pelindo, sudah tidak bisa lagi hanya mengadakan tender jenis Direct Selection apalagi Direct Appointment karena rawan konflik kepentingan.

“Siapapun pelaksananya harus dapat menjelaskan tehnik pelaksanaan dengan baik dan struktur biaya kegiatan tersebut, jangan sampai dirahasiakan hasilnya. Bahwa pelaksana harus profit, bisa didapat dari cara kerja yang paling efisien dan masuk akal beserta margin yang wajar. dan semua itu melewati proses tender yang baik dan transparan,” ungkap pengurus DPP INSA ini.

Proyek pengerukan seperti ini, menurut pengusaha tug and barges ini, ada sedikit biaya Capital Expenditure dan yang banyak adalah biaya Operational Expenditure. “Jadi setelah alur pelayaran menjadi normal, maka pemerintah menjadi pihak yang secara tunggal membiayai perawatan alur sesuai aturan yang ada. Tarif akan kembali normal apabila Capex dan Opex pengerukan sudah terbayarkan,” katanya.

Capt Zaenal berpesan, tak boleh hanya bermodal mengeruk tetapi mengutip biaya bertahun-tahun. “Kalau yang dikeruk hanya 100.000 m3, biayanya tidak akan jauh jauh berkisar antara Rp 5 – 10 milyar saja,” jelasnya.

Sementara itu, H. Soenarto mengatakan, bahwa masalah pengerukan ini harus dicari lebih dulu akar penyebabnya. “Pak Gubernur Bengkulu (Helmi Hasan) menyatakan keadaan darurat tetapi beliau tidak mengerti harus kemana mengadukannya karena gubernur baru 1 bulan jadi gubernur, maka pembantu-pembantunya menyarankan seperti yang kita lihat menggunakan eskavator, mungkin kasih tau Menhub ini keadaan alur sudah tertutup.pasir dan orang bisa jalan-jalan disitu. Saya sudah sampaikan langsung mohon ke Presiden minta kapal keruk dari divisi pengerukan perhubungan untuk sementara alur bisa dipakai kapal draft 5 meter saja sambil membuat perencanaan mau dikeruk berapa meter dan harus ada pemeliharaan setiap tahun tidak mengulangi seperti sekarang sudah lebih 7 tahun tak di pelihara akhirnya sama sekali nggak bisa dipakai karena lebar tinggal 20 meter, dan ada tanggul yang longsor. Kapal saya sudah SPOB, kapasitas 3000 ton dimuati 2000 ton saja tidak bisa keluar sudah 10 hari,” ungkap H. Narto, owner PT Gurita Lintas Samudera itu.

Seperti diketahui bahwa pengerukan akan menggunakan beberapa alat berat yang akan digunakan dalam pengerjaan ini antara lain satu unit kapal Nera 02 berbendera Indonesia, enam unit excavator, tiga unit wheel loader, dan enam unit dump truck.

Kepala KSOP Pulau Baai Bengkulu, Muhammad Israyadi, menyampaikan bahwa persetujuan ini hanya berlaku untuk aspek keselamatan dan keamanan pelayaran dan tidak boleh diperjualbelikan atau dipindahtangankan.

Dia juga menegaskan bahwa seluruh aktivitas pengerukan wajib mematuhi peraturan perundangan yang berlaku serta melaporkan progres pekerjaan secara berkala.

Persetujuan ini berlaku selama enam bulan sejak tanggal ditetapkan dan akan diawasi oleh KSOP Kelas III Pulau Baai serta Distrik Navigasi Tipe A Teluk Bayur.

Dengan diterbitkannya keputusan ini, diharapkan kelancaran operasional dan keselamatan pelayaran di Pelabuhan Pulau Baai dapat terus terjaga, mendukung aktivitas logistik serta perekonomian di wilayah Bengkulu dan sekitarnya.

Direktur Pelindo Regional 2 Drajat Sulistyo, ketika dikonfirmasi Ocean Week sehubungan masalah pengerukan ini, hingga berita ditulis belum memberikan jawaban. (***)

Previous Post

59 Penumpang Kapal Arena Yang Kandas Berhasil Diselamatkan

Next Post

Kapal Pesiar Scenic Eclipse II di Makassar, Bawa 177 Wisatawan

Next Post
Kapal Pesiar Scenic Eclipse II di Makassar, Bawa 177 Wisatawan

Kapal Pesiar Scenic Eclipse II di Makassar, Bawa 177 Wisatawan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

  • BYD Kirim 1 Juta Mobil Gunakan Kapal Raksasa Miliknya

    BYD Kirim 1 Juta Mobil Gunakan Kapal Raksasa Miliknya

    6291 shares
    Share 2516 Tweet 1573
  • KPLP Jadi Otoritas Tunggal Penegakan Peraturan di Laut

    5456 shares
    Share 2182 Tweet 1364
  • Di Kapal TB. Terus Daya 17, 3 ABK Gunakan Ijasah Palsu Ketangkap

    4539 shares
    Share 1816 Tweet 1135
  • Per Januari 2026, Pelaut Tak Bisa Berlayar Jika Tak Miliki Sertifikat BST Dengan Kesehatan Mental

    4230 shares
    Share 1692 Tweet 1058
  • Mantan Direktur Pelindo & Mantan Dirut DPS Ditahan, Kasus Korupsi Pengadaan Kapal Tunda

    3908 shares
    Share 1563 Tweet 977

Follow Us

    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.
Facebook Youtube Instagram

Ocean Week adalah bukan informasi maritim yang pertama tetapi yang terbaik, terpercaya dan akurat dikelola oleh PT Multi Media Ocean Indonesia.

Hubungi kami : redaksi@oceanweek.co.id

  • Home
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Categories

  • Alat Berat
  • All
  • Bea Cukai
  • Berita Lain
  • BICT
  • BJTI
  • Bursa
  • Bursa Kapal
  • Depo Kontainer
  • Dockyard
  • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
  • Fasilitas
  • General Cargo
  • IKT
  • Jadwal
  • Jadwal
  • Jadwal
  • JICT
  • Kapal
  • Kontainer
  • Makasar
  • MAL
  • Medan
  • Moving Kapal
  • Offshores
  • Port
  • PTP
  • Regional
  • Shipping
  • Spare Part
  • Surabaya
  • Teluk Lamong
  • TPK Koja
  • TPK Makasar
  • TPK Palaran
  • TPKS Semarang
  • TPS Surabaya
  • Uncategorized
  • video

Recent News

Juni, “Day of The Seafarer (DoTS) 2026” Bakal Digelar di Jakarta

Juni, “Day of The Seafarer (DoTS) 2026” Bakal Digelar di Jakarta

May 15, 2026
Banu Amza Terpilih Menjadi Ketua DPC INSA Probolinggo

Banu Amza Terpilih Menjadi Ketua DPC INSA Probolinggo

May 15, 2026

© 2018 PT Multi Media Ocean Indonesia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Shipping
  • Port
  • Dockyard
  • Jadwal
  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News

© 2018 PT Multi Media Ocean Indonesia.