Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto menyatakan bahwa angkutan barang menggunakan kapal tumbuh 4,07 % pada Maret 2020 secara year on year (YoY).
“Pemerintah memastikan angkutan laut dan barang tetap terjaga saat pandemi Covid-19,” katanya, di Jakarta, Senin (4/5).
Menurut dia, realisasi angkutan barang pada Maret 2020 mencapai 25,49 juta ton. Sementara pada Maret 2019 sebesar 24,5 juta ton.
Suhariyanto juga mengatakan, untuk angkutan kapal penumpang justru meningkat cukup tinggi di tengah pandemi corona pada Maret 2020. Kenaikan mencapai 11,85 persen secara yoy kendati turun 3,78 persen dibandingkan dengan Februari 2020.
Hal itu berbeda dengan realisasi kereta penumpang yang turun tajam hingga 34,48 persen pada periode yang sama dibandingkan dengan tahun lalu.
“Jumlah penumpang pada Maret 2020 hanya 23,43 juta orang, sedangkan pada Maret 2019 mampu mencapai 35,75 juta orang,” ungkapnya.
Dia menambahkan sebelum ada pandemi Covid-19 rata-rata penumpang KRL mencapai 900.000 orang per hari. Adapun, saat ini hanya tersisa 300.000 orang per hari. (***)





























