• Home
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Friday, September 4, 2026
  • Login
Ocean Week
Advertisement
  • Home
  • Shipping
    • All
    • Moving Kapal
    Pelayaran Mulai Panik BBM Pindah Harga, Ini Kata INSA

    Saat Ini, Usaha Pelayaran Hadapi Tantangan Berat

    Gold Star Line Buka Rute Baru Dari Priok ke Tiongkok Selatan

    Gold Star Line Buka Rute Baru Dari Priok ke Tiongkok Selatan

    107 Kontainer di Kapal Golden Star 1 Berjatuhan ke Laut, KSOP & INSA Batam Masih…

    107 Kontainer di Kapal Golden Star 1 Berjatuhan ke Laut, KSOP & INSA Batam Masih…

    CMA CGM Tetapkan Biaya Tambahan Asia-Mediterania Sebesar US$900/TEU

    CMA CGM Tetapkan Biaya Tambahan Asia-Mediterania Sebesar US$900/TEU

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

  • Port
    Hubla Optimalkan Aset Negara Untuk Perkuat Pelayanan Kepelabuhanan di Samarinda

    Hubla Optimalkan Aset Negara Untuk Perkuat Pelayanan Kepelabuhanan di Samarinda

    Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal RoRo dan Penumpang

    Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal RoRo dan Penumpang

    Kijing Bisa Jadi Yang Terbaik, Pilihan Buat Kegiatan Pelayaran

    Kijing Bisa Jadi Yang Terbaik, Pilihan Buat Kegiatan Pelayaran

    Wamenhub : Pengendalian Emisi Membutuhkan Keterlibatan Semua Pihak

    Wamenhub : Pengendalian Emisi Membutuhkan Keterlibatan Semua Pihak

    Potensi Ada, Tapi Masa Depan Kijing Masih Belum ….

    Potensi Ada, Tapi Masa Depan Kijing Masih Belum ….

    Terminal 2 Petikemas Tanjung Priok Segera Dioperasikan, MV Meratus Konawe Lakukan Ujicoba

    Terminal 2 Petikemas Tanjung Priok Segera Dioperasikan, MV Meratus Konawe Lakukan Ujicoba

    90% Pergerakan Petikemas di Teluk Bayur Rute Domestik, Sisanya Internasional

    90% Pergerakan Petikemas di Teluk Bayur Rute Domestik, Sisanya Internasional

    Bisa Mengganggu, INSA & APBMI Keluhkan Alur Pelayaran dan Kolam Pelabuhan Teluk Bayur Mulai Dangkal

    Bisa Mengganggu, INSA & APBMI Keluhkan Alur Pelayaran dan Kolam Pelabuhan Teluk Bayur Mulai Dangkal

    Investasi Rp30,7 M, TPK Semarang Uji Coba RTG Elektrifikasi

    Investasi Rp30,7 M, TPK Semarang Uji Coba RTG Elektrifikasi

  • Dockyard
    • All
    • Fasilitas
    • Jadwal
    Industri Galangan Kapal Hadapi Tantangan Berat, Harapkan Pemerintah Berikan Dukungan

    Industri Galangan Kapal Hadapi Tantangan Berat, Harapkan Pemerintah Berikan Dukungan

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    DPR RI Minta Kemenhub Maksimalkan Potensi PNBP

    Dilematis Galangan Kapal Lokal, Hingga Presiden Marah

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    Pelabuhan Pare-pare jadi Penyangga Makassar

    INDONESIA KENDARAAN TERMINAL

    Jika Dipanggil Hubla, APBMI Tolak Permenhub 152/2016

    DERMAGA 004 UTARA

    Pelita Samudera Divestasi Aset FLF untuk Beli Kapal

    TPS SURABAYA

    TPK SEMARANG

  • Jadwal
    • All
    • BICT
    • BJTI
    • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
    • IKT
    • JICT
    • MAL
    • PTP
    • Teluk Lamong
    • TPK Koja
    • TPK Makasar
    • TPK Palaran
    • TPKS Semarang
    • TPS Surabaya

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

    JAKARTA INTERNATIONAL CONTAINER TERMINAL

    TPK KOJA

    TPS SURABAYA

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News
No Result
View All Result
  • Home
  • Shipping
    • All
    • Moving Kapal
    Pelayaran Mulai Panik BBM Pindah Harga, Ini Kata INSA

    Saat Ini, Usaha Pelayaran Hadapi Tantangan Berat

    Gold Star Line Buka Rute Baru Dari Priok ke Tiongkok Selatan

    Gold Star Line Buka Rute Baru Dari Priok ke Tiongkok Selatan

    107 Kontainer di Kapal Golden Star 1 Berjatuhan ke Laut, KSOP & INSA Batam Masih…

    107 Kontainer di Kapal Golden Star 1 Berjatuhan ke Laut, KSOP & INSA Batam Masih…

    CMA CGM Tetapkan Biaya Tambahan Asia-Mediterania Sebesar US$900/TEU

    CMA CGM Tetapkan Biaya Tambahan Asia-Mediterania Sebesar US$900/TEU

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

  • Port
    Hubla Optimalkan Aset Negara Untuk Perkuat Pelayanan Kepelabuhanan di Samarinda

    Hubla Optimalkan Aset Negara Untuk Perkuat Pelayanan Kepelabuhanan di Samarinda

    Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal RoRo dan Penumpang

    Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal RoRo dan Penumpang

    Kijing Bisa Jadi Yang Terbaik, Pilihan Buat Kegiatan Pelayaran

    Kijing Bisa Jadi Yang Terbaik, Pilihan Buat Kegiatan Pelayaran

    Wamenhub : Pengendalian Emisi Membutuhkan Keterlibatan Semua Pihak

    Wamenhub : Pengendalian Emisi Membutuhkan Keterlibatan Semua Pihak

    Potensi Ada, Tapi Masa Depan Kijing Masih Belum ….

    Potensi Ada, Tapi Masa Depan Kijing Masih Belum ….

    Terminal 2 Petikemas Tanjung Priok Segera Dioperasikan, MV Meratus Konawe Lakukan Ujicoba

    Terminal 2 Petikemas Tanjung Priok Segera Dioperasikan, MV Meratus Konawe Lakukan Ujicoba

    90% Pergerakan Petikemas di Teluk Bayur Rute Domestik, Sisanya Internasional

    90% Pergerakan Petikemas di Teluk Bayur Rute Domestik, Sisanya Internasional

    Bisa Mengganggu, INSA & APBMI Keluhkan Alur Pelayaran dan Kolam Pelabuhan Teluk Bayur Mulai Dangkal

    Bisa Mengganggu, INSA & APBMI Keluhkan Alur Pelayaran dan Kolam Pelabuhan Teluk Bayur Mulai Dangkal

    Investasi Rp30,7 M, TPK Semarang Uji Coba RTG Elektrifikasi

    Investasi Rp30,7 M, TPK Semarang Uji Coba RTG Elektrifikasi

  • Dockyard
    • All
    • Fasilitas
    • Jadwal
    Industri Galangan Kapal Hadapi Tantangan Berat, Harapkan Pemerintah Berikan Dukungan

    Industri Galangan Kapal Hadapi Tantangan Berat, Harapkan Pemerintah Berikan Dukungan

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    DPR RI Minta Kemenhub Maksimalkan Potensi PNBP

    Dilematis Galangan Kapal Lokal, Hingga Presiden Marah

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    Pelabuhan Pare-pare jadi Penyangga Makassar

    INDONESIA KENDARAAN TERMINAL

    Jika Dipanggil Hubla, APBMI Tolak Permenhub 152/2016

    DERMAGA 004 UTARA

    Pelita Samudera Divestasi Aset FLF untuk Beli Kapal

    TPS SURABAYA

    TPK SEMARANG

  • Jadwal
    • All
    • BICT
    • BJTI
    • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
    • IKT
    • JICT
    • MAL
    • PTP
    • Teluk Lamong
    • TPK Koja
    • TPK Makasar
    • TPK Palaran
    • TPKS Semarang
    • TPS Surabaya

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

    JAKARTA INTERNATIONAL CONTAINER TERMINAL

    TPK KOJA

    TPS SURABAYA

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News
No Result
View All Result
Ocean Week
No Result
View All Result
Home Berita Lain

ALFI Minta Menhub Sikat Pelayaran & Keagenan Yang Pungut Biaya Tak Jelas

oceanweek by oceanweek
November 28, 2019
in Berita Lain
ALFI Minta Menhub Sikat Pelayaran & Keagenan Yang Pungut Biaya Tak Jelas
393
SHARES
2.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi diminta menindak tegas pelayaran asing atau keagenan yang tak mau tunduk dengan peraturan Indonesia, terutama soal komponen tarif dan pungutan-pungutan yang tak ada dasarnya di pelabuhan.

“Menhub Budi Karya kami minta bisa berani tidak menyandarkan kapal asing atau yang diageni perusahaan pelayaran jika mereka masih melakukan pungutan uang jaminan atau pungutan tarif dalam bentuk baru yang tak ada layanannya, yang membuat cargo owner menjerit karena mahalnya biaya biaya yang ditarik itu,” kata Widiyanto, Ketua ALFI Jakarta, kepada Ocean Week, Kamis pagi (28/11).

Menurut Widiyanto, sekarang memang sudah banyak pelayaran yang tak lagi memungut uang jaminan, tapi masih ada pula keagenan yang menarik biaya tersebut dengan istilah baru.

“Mestinya uang jaminan itu diback up asuransi sehingga ada yang menjamin, tapi inipun belum juga terealisasi. Jadi apa sih maunya,” ungkap Widiyanto.

ALFI, ujarnya, juga masih kesulitan dan cukup repot untuk pengambilan DO ke pelayaran. “Harus telpon dulu, bayar ke bank dulu, baru dilayani pelayaran atau keagenan,” jelasnya.

Makanya Widiyanto berharap, Menhub Budi Karya segera dapat menuntaskan masalah tersebut. Karena cargo owner atau pihak yang mewakilinya menjadi sulit.

Widiyanto juga menyayangkan belum berjalannya DO Online di Tanjung Priok, terutama untuk pelayaran dengan cargo owners. Akibatnya pihak pemilik barang maupun yang mewakilinya menjadi sulit dengan ini. “Tadinya semua asosiasi seperti INSA, GINSI, ALFI sudah setuju dengan asuransi, juga soal DO Online yang belum jalan sesuai harapan, Menhub perlu selesaikan itu semua,” katanya.

Sebelumnya, pemilik barang anggota GINSI Jakarta kembali menjerit dan mengeluhkan terhadap mahalnya pengenaan biaya importasi (tebus DO dan uang jaminan) yang ditagihkan pelayaran (keagenan) per kontainer mencapai puluhan juta rupiah.

Untuk menebus DO saja, total biaya yang harus dibayarkan mencapai Rp 57.086.122, ditambah inbond deposit sekitar Rp 15.000.000.

Pada invoice tebus DO, komponen tagihannya bermacam-macam, antara lain Admin fee 1xBL Rp 657.172, lalu Cleaning Fee 15×20 GP Rp 8.682.300, Destination Terminal Handling Charge mencapai Rp 20.620.462, Lift On Lift Off Rp 9.767.587, dan biaya Equipment Handling Charge Rp 17.364.600.

“Bagaimana biaya logistik Indonesia nggak mahal, karena agen-agen shipping menerapkan biaya semaunya dan ngga ada dasar tarif yang jelas,” kata Capt. Subandi, Ketua Umum GINSI, kepada Ocean Week, Rabu (27/11), di Jakarta.

Capt. Subandi pun mengaku pernah juga mengalami hal yang itu. “Biaya tebus DO untuk 15 box bisa mencapai Rp 57 juta, dan uang jaminan Rp 15 juta. Padahal, ada aturan tak boleh lagi mengenakan biaya uang jaminan, ternyata masih juga pelayaran (keagenan) lakukan itu,” ungkapnya lagi.

Subandi pun menanyakan, sebenarnya biaya yang ditagihkan keagenan (pelayaran) itu untuk kegiatan yang mana dan untuk kegiatan apa.

Menurut Capt. Subandi, ada 2 hal penting yang dilanggar agen-agen pelayaran, yakni pertama, Tarif yang dikenakan kepada pemilik barang saat tebus DO sesukanya sendiri dan tidak ada ketentuan. Kedua, mengenakan biaya yang tidak ada pelayanannya, padahal kita menganut no service no pay. “Ini sama dengan pemalakan ataupun pemerasan,” katanya kesal.

Ketua Umum GINSI inipun menegaskan jika kedua hal tersebut melawan kebijakan dan keinginan Presiden (Presiden Jokowi) agar biaya logistik diindonesia bisa terkendali atau turun. “Jika praktik-praktik seperti ini terus dibiarkan oleh pemerintah, jangan harap biaya logistik di Indonesia dapat bersaig dan bisa seperti negara-negara tetangga, murah,” tegasnya. (***)Pemilik barang anggota GINSI Jakarta kembali menjerit dan mengeluhkan terhadap mahalnya pengenaan biaya importasi (tebus DO dan uang jaminan) yang ditagihkan pelayaran (keagenan) per kontainer mencapai puluhan juta rupiah.

Untuk menebus DO saja, total biaya yang harus dibayarkan mencapai Rp 57.086.122, ditambah inbond deposit sekitar Rp 15.000.000.

Pada invoice tebus DO, komponen tagihannya bermacam-macam, antara lain Admin fee 1xBL Rp 657.172, lalu Cleaning Fee 15×20 GP Rp 8.682.300, Destination Terminal Handling Charge mencapai Rp 20.620.462, Lift On Lift Off Rp 9.767.587, dan biaya Equipment Handling Charge Rp 17.364.600.

“Bagaimana biaya logistik Indonesia nggak mahal, karena agen-agen shipping menerapkan biaya semaunya dan ngga ada dasar tarif yang jelas,” kata Capt. Subandi, Ketua Umum GINSI, kepada Ocean Week, Rabu (27/11), di Jakarta.

Capt. Subandi pun mengaku pernah juga mengalami hal yang itu. “Biaya tebus DO untuk 15 box bisa mencapai Rp 57 juta, dan uang jaminan Rp 15 juta. Padahal, ada aturan tak boleh lagi mengenakan biaya uang jaminan, ternyata masih juga pelayaran (keagenan) lakukan itu,” ungkapnya lagi.

Subandi pun menanyakan, sebenarnya biaya yang ditagihkan keagenan (pelayaran) itu untuk kegiatan yang mana dan untuk kegiatan apa.

Menurut Capt. Subandi, ada 2 hal penting yang dilanggar agen-agen pelayaran, yakni pertama, Tarif yang dikenakan kepada pemilik barang saat tebus DO sesukanya sendiri dan tidak ada ketentuan. Kedua, mengenakan biaya yang tidak ada pelayanannya, padahal kita menganut no service no pay. “Ini sama dengan pemalakan ataupun pemerasan,” katanya kesal.

Ketua Umum GINSI inipun menegaskan jika kedua hal tersebut melawan kebijakan dan keinginan Presiden (Presiden Jokowi) agar biaya logistik diindonesia bisa terkendali atau turun. “Jika praktik-praktik seperti ini terus dibiarkan oleh pemerintah, jangan harap biaya logistik di Indonesia dapat bersaig dan bisa seperti negara-negara tetangga, murah,” tegasnya. (***)

Previous Post

JICT

Next Post

TPK KOJA

Next Post

TPK KOJA

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

  • BYD Kirim 1 Juta Mobil Gunakan Kapal Raksasa Miliknya

    BYD Kirim 1 Juta Mobil Gunakan Kapal Raksasa Miliknya

    6330 shares
    Share 2532 Tweet 1583
  • KPLP Jadi Otoritas Tunggal Penegakan Peraturan di Laut

    5488 shares
    Share 2195 Tweet 1372
  • Di Kapal TB. Terus Daya 17, 3 ABK Gunakan Ijasah Palsu Ketangkap

    4550 shares
    Share 1820 Tweet 1138
  • Per Januari 2026, Pelaut Tak Bisa Berlayar Jika Tak Miliki Sertifikat BST Dengan Kesehatan Mental

    4260 shares
    Share 1704 Tweet 1065
  • Mantan Direktur Pelindo & Mantan Dirut DPS Ditahan, Kasus Korupsi Pengadaan Kapal Tunda

    3961 shares
    Share 1584 Tweet 990

Follow Us

    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.
Facebook Youtube Instagram

Ocean Week adalah bukan informasi maritim yang pertama tetapi yang terbaik, terpercaya dan akurat dikelola oleh PT Multi Media Ocean Indonesia.

Hubungi kami : redaksi@oceanweek.co.id

  • Home
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Categories

  • Alat Berat
  • All
  • Bea Cukai
  • Berita Lain
  • BICT
  • BJTI
  • Bursa
  • Bursa Kapal
  • Depo Kontainer
  • Dockyard
  • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
  • Fasilitas
  • General Cargo
  • IKT
  • Jadwal
  • Jadwal
  • Jadwal
  • JICT
  • Kapal
  • Kontainer
  • Makasar
  • MAL
  • Medan
  • Moving Kapal
  • Offshores
  • Port
  • PTP
  • Regional
  • Shipping
  • Spare Part
  • Surabaya
  • Teluk Lamong
  • TPK Koja
  • TPK Makasar
  • TPK Palaran
  • TPKS Semarang
  • TPS Surabaya
  • Uncategorized
  • video

Recent News

IPC TPK Pontianak Mengapresiasi Kerja Keras Para Sopir Trailer, Ditengah Kabut Asap Tebal

IPC TPK Pontianak Mengapresiasi Kerja Keras Para Sopir Trailer, Ditengah Kabut Asap Tebal

September 4, 2026
Sterilisasi Pelabuhan Ketapang Harus Menjadi Tonggak Lahirnya Keselamatan Penyeberangan Indonesia

Urai Antrean Ketapang-Gilimanuk, Kata Gapasdap Kapal Tersedia, Hanya Dermaga Perlu Diperkuat

September 4, 2026

© 2018 PT Multi Media Ocean Indonesia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Shipping
  • Port
  • Dockyard
  • Jadwal
  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News

© 2018 PT Multi Media Ocean Indonesia.