Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Barat mencatat jumlah barang yang dibongkar melalui Pelabuhan Sintete, Pemangkat, Ketapang, Kendawangan, Telok Melano, dan Pontianak, untuk perdagangan dalam negeri pada Agustus 2023 naik 52,20 persen.
Data mencatat secara keseluruhan ada 688.063 ton, atau lebih tinggi dibandingkan bulan Juli 2023 yang sebesar 452.067 ton.
“Jumlah barang yang dibongkar pada periode Januari – Agustus 2023 tercatat sebesar 4,34 juta ton turun 24,70 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2022 yang tercatat sebesar 5,76 juta ton,” kata Kepala BPS Kalimantan Barat Muhammad Saichudin, dikutip dalam berita resmi statistik di Pontianak, kemarin.
Sedangkan jumlah barang yang dimuat tercatat sebesar 401.751 ton, turun 19,44 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 498.705 ton. Jika dibandingkan dengan Agustus 2022 juga turun sebesar 17,70 persen.
Menurut Saichudin barang yang dimuat pada periode Januari – Agustus 2023 tercatat sebesar 4,92 juta ton, mengalami kenaikan sebesar 22,37 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2022 yang tercatat sebesar 4,02 juta ton.
Sementara itu secara rinci aktivitas bongkar barang di lima pelabuhan pada Agustus 2023 yakni Sintete sebanyak 8.926 ton, Pemangkat (202 ton), Ketapang (14.899 ton), Kendawangan (382.920 ton), Telok Melano (263.318 ton), dan Pontianak, 17.798 ton.
Sedangkan aktivitas bongkar barang di lima pelabuhan pada Juli 2023 yakni Sintete tercatat sebanyak 8.914 ton, Pemangkat (274 ton), Ketapang (6.964 ton), Kendawangan (409.516 ton), Telok Melano (12.402 ton), dan Pontianak, 13.997 ton.
Sementara pada Agustus 2022, Sintete sebanyak (8.736 ton), Pemangkat (116 ton), Ketapang (9.387 ton), Kendawangan (774.585 ton), Telok Melano (7.940 ton), dan Pontianak, 94.043 ton.
Sedangkan untuk barang yang dimuat pada Agustus 2023 di lima pelabuhan yakni Sintete sebanyak 10.725 ton, Pemangkat (582 ton), Kendawangan (158.599 ton), Telok Melano (229.828 ton), dan Pontianak, 2.017 ton.
Lalu untuk barang yang dimuat pada Juli 2023 di lima pelabuhan yakni Sintete sebanyak 13.349 ton, Pemangkat (902 ton), Kendawangan (158.828 ton), Telok Melano (324.149), dan Pontianak, 1.477 ton.
Kemudian untuk barang yang dimuat pada Agustus 2022 di lima pelabuhan yakni Sintete sebanyak 6.225 ton, Pemangkat (643 ton), Kendawangan (145.867 ton), Telok Melano (292.409 ton), dan Pontianak, 42.990 ton.
Sementara itu, di TPK Pontianak, volume capaian kontainer lewat IPC TPK Pontianak tercatat 100.423 TEus (dari Januari sampai Mei 2023). Target tahun ini target sebesar 268.327 TEUs.
Arus kontainer yang ditangani IPC TPK Pontianak yang ocean going hanya 9%, dan sisanya adalah aktivitas untuk domestik. Tahun lalu volume petikemas di IPC TPK Pontianak terealisasi 263.225 TEUs. (**)






























