• Home
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Saturday, February 7, 2026
  • Login
Ocean Week
Advertisement
  • Home
  • Shipping
    • All
    • Moving Kapal
    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    MSC Buka Layanan Baru Langsung AS-Afrika

    MSC Buka Layanan Baru Langsung AS-Afrika

    Kapal Raksasa Milik Evergreen, Kenapa Belum Masuk Indonesia

    Kapal Raksasa Milik Evergreen, Kenapa Belum Masuk Indonesia

    CMA CGM Menerima Kapal LNG Bahan Bakar Ganda Kapasitas 24.000 TEU

    CMA CGM Menerima Kapal LNG Bahan Bakar Ganda Kapasitas 24.000 TEU

    Cosco Tak Akan Ubah Layanan Transpasifiknya, Meski Ada Biaya  Pelabuhan Baru di AS

    Cosco Tak Akan Ubah Layanan Transpasifiknya, Meski Ada Biaya Pelabuhan Baru di AS

    Cosco Buka Layanan Surabaya-Nava Sheva Setiap Minggu

    Cosco Buka Layanan Surabaya-Nava Sheva Setiap Minggu

    Eastern Pacific Shipping Pesan 16 Kapal, Kapasitas 6.000 TEU

    Eastern Pacific Shipping Pesan 16 Kapal, Kapasitas 6.000 TEU

  • Port
    Pelabuhan Batang Belum Optimal, Kinerja PMT Tanjung Emas Tumbuh 5,6%

    Pelabuhan Batang Belum Optimal, Kinerja PMT Tanjung Emas Tumbuh 5,6%

    Penyelenggaraan Kepelabuhanan Saumlaki Sesuai Ketentuan UU

    Penyelenggaraan Kepelabuhanan Saumlaki Sesuai Ketentuan UU

    Ditengah Lesunya Ekspor Impor, TPK Palembang Tetap Survive

    Ditengah Lesunya Ekspor Impor, TPK Palembang Tetap Survive

    Kinerja Operasional Pelindo Panjang Tumbuh Positif

    Kinerja Operasional Pelindo Panjang Tumbuh Positif

    Aktivitas di TPK Merauke Tumbuh, Throughput Naik 13,5%

    Aktivitas di TPK Merauke Tumbuh, Throughput Naik 13,5%

    IPC TPK Panjang Akan Tambah 1 QCC, Layanan Mesti Lebih Baik

    IPC TPK Panjang Akan Tambah 1 QCC, Layanan Mesti Lebih Baik

    Transformasi Digital Perkuat Kinerja Operasional IKT

    Transformasi Digital Perkuat Kinerja Operasional IKT

    Pelindo Jasa Maritim Catatkan Laba Bersih Rp. 462,45 Miliar

    Laba Bersih SPJM Mencapai Rp 497,31 Miliar

    IPC TPK Pontianak Tangani 283.045 TEUs

    IPC TPK Pontianak Tangani 283.045 TEUs

  • Dockyard
    • All
    • Fasilitas
    • Jadwal
    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    DPR RI Minta Kemenhub Maksimalkan Potensi PNBP

    Dilematis Galangan Kapal Lokal, Hingga Presiden Marah

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    Pelabuhan Pare-pare jadi Penyangga Makassar

    INDONESIA KENDARAAN TERMINAL

    Jika Dipanggil Hubla, APBMI Tolak Permenhub 152/2016

    DERMAGA 004 UTARA

    Pelita Samudera Divestasi Aset FLF untuk Beli Kapal

    TPS SURABAYA

    TPK SEMARANG

    TPK PALARAN

  • Jadwal
    • All
    • BICT
    • BJTI
    • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
    • IKT
    • JICT
    • MAL
    • PTP
    • Teluk Lamong
    • TPK Koja
    • TPK Makasar
    • TPK Palaran
    • TPKS Semarang
    • TPS Surabaya

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

    JICT

    TPK KOJA

    TPS SURABAYA

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News
No Result
View All Result
  • Home
  • Shipping
    • All
    • Moving Kapal
    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    MSC Buka Layanan Baru Langsung AS-Afrika

    MSC Buka Layanan Baru Langsung AS-Afrika

    Kapal Raksasa Milik Evergreen, Kenapa Belum Masuk Indonesia

    Kapal Raksasa Milik Evergreen, Kenapa Belum Masuk Indonesia

    CMA CGM Menerima Kapal LNG Bahan Bakar Ganda Kapasitas 24.000 TEU

    CMA CGM Menerima Kapal LNG Bahan Bakar Ganda Kapasitas 24.000 TEU

    Cosco Tak Akan Ubah Layanan Transpasifiknya, Meski Ada Biaya  Pelabuhan Baru di AS

    Cosco Tak Akan Ubah Layanan Transpasifiknya, Meski Ada Biaya Pelabuhan Baru di AS

    Cosco Buka Layanan Surabaya-Nava Sheva Setiap Minggu

    Cosco Buka Layanan Surabaya-Nava Sheva Setiap Minggu

    Eastern Pacific Shipping Pesan 16 Kapal, Kapasitas 6.000 TEU

    Eastern Pacific Shipping Pesan 16 Kapal, Kapasitas 6.000 TEU

  • Port
    Pelabuhan Batang Belum Optimal, Kinerja PMT Tanjung Emas Tumbuh 5,6%

    Pelabuhan Batang Belum Optimal, Kinerja PMT Tanjung Emas Tumbuh 5,6%

    Penyelenggaraan Kepelabuhanan Saumlaki Sesuai Ketentuan UU

    Penyelenggaraan Kepelabuhanan Saumlaki Sesuai Ketentuan UU

    Ditengah Lesunya Ekspor Impor, TPK Palembang Tetap Survive

    Ditengah Lesunya Ekspor Impor, TPK Palembang Tetap Survive

    Kinerja Operasional Pelindo Panjang Tumbuh Positif

    Kinerja Operasional Pelindo Panjang Tumbuh Positif

    Aktivitas di TPK Merauke Tumbuh, Throughput Naik 13,5%

    Aktivitas di TPK Merauke Tumbuh, Throughput Naik 13,5%

    IPC TPK Panjang Akan Tambah 1 QCC, Layanan Mesti Lebih Baik

    IPC TPK Panjang Akan Tambah 1 QCC, Layanan Mesti Lebih Baik

    Transformasi Digital Perkuat Kinerja Operasional IKT

    Transformasi Digital Perkuat Kinerja Operasional IKT

    Pelindo Jasa Maritim Catatkan Laba Bersih Rp. 462,45 Miliar

    Laba Bersih SPJM Mencapai Rp 497,31 Miliar

    IPC TPK Pontianak Tangani 283.045 TEUs

    IPC TPK Pontianak Tangani 283.045 TEUs

  • Dockyard
    • All
    • Fasilitas
    • Jadwal
    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    DPR RI Minta Kemenhub Maksimalkan Potensi PNBP

    Dilematis Galangan Kapal Lokal, Hingga Presiden Marah

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    Pelabuhan Pare-pare jadi Penyangga Makassar

    INDONESIA KENDARAAN TERMINAL

    Jika Dipanggil Hubla, APBMI Tolak Permenhub 152/2016

    DERMAGA 004 UTARA

    Pelita Samudera Divestasi Aset FLF untuk Beli Kapal

    TPS SURABAYA

    TPK SEMARANG

    TPK PALARAN

  • Jadwal
    • All
    • BICT
    • BJTI
    • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
    • IKT
    • JICT
    • MAL
    • PTP
    • Teluk Lamong
    • TPK Koja
    • TPK Makasar
    • TPK Palaran
    • TPKS Semarang
    • TPS Surabaya

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

    JICT

    TPK KOJA

    TPS SURABAYA

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News
No Result
View All Result
Ocean Week
No Result
View All Result
Home Berita Lain

Tol Laut lagi Tol Laut Lagi….

ocean_M.admin by ocean_M.admin
June 2, 2017
in Berita Lain
346
SHARES
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dua tahun sudah Tol Laut atau konektivitas laut yang efektif berupa adanya kapal secara rutin dan terjadwal melayari dari Barat sampai ke Timur Indonesia.12 trayek tol laut pun telah digulirkan oleh Kementerian Perhubungan, meskipun ada sejumlah trayek yang mesti dilakukan tender ulang.

Tadinya, pemerintah berharap dengan program tol laut ini, disparitas harga antara wilayah Indonesia barat, tengah dan timur tak terjadi perbedaan harga yang mencolok, alias beda tipis. Namun, kenyataan dilapangan disparitas itu masih sangat terlihat. Sebagai contoh untuk komoditi semen per zak, di wilayah pulau Jawa berkisar Rp 65.000, tapi di Raja Ampat antara Rp 95.000 – Rp 96.000, di Sorong mencapai Rp 90.000, dan di Fak-Fak seharga Rp 97.000, di Teluk Bintuni Rp 100.000, di Manokwari Rp 88.000.

Tetapi harga jual retail di pesisir Papua berkisar Rp 98.000 per zak (50 kg). Harga tersebut akan menjadi Rp 500.000 – Rp 800.000 per zak di daerah pedalaman, bahkan di Puncak Jaya bias mencapai Rp 2,5 juta per zak, sebab angkutannya mesti menggunakan pesawat.

Dan ini menjadi tantangan pemerintah untuk terus memperjuangkan supaya perbedaan harga itu tidak lagi terjadi. Menurut Tri Achmadi, Kepala Departemen Teknik Transprtasi Laut Fakultas Teknologi Kelautan Institute Teknologi Sepuluh Nopember, ada 8 pilar kebijakan tol laut yang jadi tantangan.

Salah satu kapal angkutan tol laut. (ist)
Salah satu kapal angkutan tol laut. (ist)

Pertama belum memadainya dukungan infrastruktur baik dari segi kualitas dan kuantitas, lalu belum terintegrasinya simpul transportasi dan interkoneksi pelabuhan dengan hinterland (belum efektifnya peranan multimoda).

Kedua, terbatasnya kemampuan daya saing industri maritime, dan belum meratanya persebaran industri maritime. “Kemudian keterbatasan kekuatan armada kapal nasional, serta kebutuhan kapal berukuran besar (akibat kondisi perairan) vs muatan dengan jumlah kecil,” kata Tri Achmadi.

Keempat, lemahnya jaringan/rute laut nasional, belum adanya fokus komoditas, dan belum optimalnya rute pelayaran (alur pelayaran dangkal dan sempit), serta penyelenggaraan rute Tol Laut yang  bersinggungan dengan rute pelayaran eksisting

Kelima, masih rendahnya kompetensi SDM dan Manajemen, dan minimnya Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Bidang Logistik dan Transportasi Laut.

Keenam, belum tersedianya jaringan Teknologi Informasi dan Komunikasi yang handal, serta penggunaan sebagaian besar sistem manual “paper based system”  dalam transaksi logistik. “Regulasi dan kebijakan masih bersifat parsial dan sektoral. Dan terakhir rendahnya Koordinasi Lintas Sektoral, juga belum ada kelembagaan yang menjadi integrator kegiatan Tol Laut,” jelas Tri Achmadi. Inilah kemungkinan yang masih menjadi ‘PR’ bagi pemerintah.

Namun, kita perlu apresiasi terhadap langkah pemerintah karena adanya tol laut untuk harga sejumlah kebutuhan pokok (sandang pangan) sudah tidak mengalami berbedaan yang jauh.

Dalam kasus harga semen, ada solusi yang ditawarkan dengan memastikan pengiriman semen menggunakan Tol Laut terkendali hingga end user, dengan menunjuk BUMN dan anak usaha-nya sebagai pelaku operasional. Atau memberi label khusus di kemasan semen yang menggunakan Tol laut.

Mempercepat penyelesaian proyek Trans Papua, Menambah gudang penyangga, meningkatkan fasilitas loading dan unloading di Pelabuhan dan menambah armada darat yang sesuai dengan kondisi geografis setempat.

Tak kalah penting adalah bagaimana mempercepat implementasi program ‘Rumah Kita’ sebagai sentra logistic pada daerah yang telah ditetapkan.

Mestinya jika mereferensi dari data yang ada, adanya Tol Laut, harga seharusnya sudah murah, mengingat dengan angkutan tol laut, tariff angkutnya sudah berkurang hingga 50%. Misalnya untuk trayek Surabaya-Merauke ongkos kapal swasta antara Rp 10-11 juta, untuk tol laut hanya Rp 6 juta.

Begitu pula dari Surabaya-Manokwari, menggunakan tol laut Rp 5,3 juta, dengan kapal swasta bias Rp 13 juta. Lalu Surabaya-Kaimana, dengan kapal swasta Rp 12 juta, kapal tol laut Cuma Rp 5,3 juta.

Ini menggambarkan bahwa dari sisi ongkos angkut, sudah terjadi penurunan drastic. Tapi, kenapa realisasi dilapangan harga barang masih tinggi. Kalau Menurut Menhub Budi Karya Sumadi, Tengkulaklah yang menikmati keuntungan dari program tol laut ini. Pertanyaannya bagaimana pemerintah bias mengatasi problem ini.

Ketua ALFI Manokwari Obed juga pernah mengungkapkan bahwa harga sejumlah komoditi sudah turun, tetapi itu daerah yang berdekatan dengan pelabuhan. “Namun daerah yang jauh dengan pelabuhan harga masih mahal, karena mesti dihitung dengan distribusi tambahan mengangkut barang tersebut ke suatu wilayah,” ujarnya.

Menhub menyadari bahwa kenyataan ini tak bisa hanya pemerintah sendirian yang atasi. Makanya Budi Karya menyatakan perlunya kerja sama antara pemerintah dengan asosiasi pengusaha dan BUMN. Menurutnya, ada tujuh lintasan tol laut yang membutuhkan waktu 15-30 hari untuk mencapai ke tempat-tempat itu. “Harus kerja sama dengan swasta, PELNI, INSA, dan asosiasi truk. Kami siap melakukan perubahan,” ucapnya.

Ironinya, sejumlah pelayaran besar domestic seperti Tempuran Emas, Tanto Intim Line, SPIL, Samudera Indonesia, justru tak masuk ferifikasi dalam tender tol laut. Padahal diantara mereka itu juga bermain di rute Indonesia Timur, bahkan pelayaran swasta itu tanpa disadari sudah melayani daerah-daerah yang tak terjangkau pemerintah. Bagaimana itu?. (***)

Previous Post

BICT

Next Post

H-7 sampai H+7 Lebaran, Truk Barang Dilarang Operasi

Next Post

H-7 sampai H+7 Lebaran, Truk Barang Dilarang Operasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

  • BYD Kirim 1 Juta Mobil Gunakan Kapal Raksasa Miliknya

    BYD Kirim 1 Juta Mobil Gunakan Kapal Raksasa Miliknya

    6271 shares
    Share 2508 Tweet 1568
  • KPLP Jadi Otoritas Tunggal Penegakan Peraturan di Laut

    5437 shares
    Share 2175 Tweet 1359
  • Di Kapal TB. Terus Daya 17, 3 ABK Gunakan Ijasah Palsu Ketangkap

    4533 shares
    Share 1813 Tweet 1133
  • Per Januari 2026, Pelaut Tak Bisa Berlayar Jika Tak Miliki Sertifikat BST Dengan Kesehatan Mental

    4185 shares
    Share 1674 Tweet 1046
  • Mantan Direktur Pelindo & Mantan Dirut DPS Ditahan, Kasus Korupsi Pengadaan Kapal Tunda

    3879 shares
    Share 1552 Tweet 970

Follow Us

    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.
Facebook Youtube Instagram

Ocean Week adalah bukan informasi maritim yang pertama tetapi yang terbaik, terpercaya dan akurat dikelola oleh PT Multi Media Ocean Indonesia.

Hubungi kami : redaksi@oceanweek.co.id

  • Home
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Categories

  • Alat Berat
  • All
  • Bea Cukai
  • Berita Lain
  • BICT
  • BJTI
  • Bursa
  • Bursa Kapal
  • Depo Kontainer
  • Dockyard
  • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
  • Fasilitas
  • General Cargo
  • IKT
  • Jadwal
  • Jadwal
  • Jadwal
  • JICT
  • Kapal
  • Kontainer
  • Makasar
  • MAL
  • Medan
  • Moving Kapal
  • Offshores
  • Port
  • PTP
  • Regional
  • Shipping
  • Spare Part
  • Surabaya
  • Teluk Lamong
  • TPK Koja
  • TPK Makasar
  • TPK Palaran
  • TPKS Semarang
  • TPS Surabaya
  • Uncategorized
  • video

Recent News

February 7, 2026
Ada Yang Kandas, Banyak Kapal di Pelabuhan Pangkal Balam Mengantre

Ada Yang Kandas, Banyak Kapal di Pelabuhan Pangkal Balam Mengantre

February 6, 2026

© 2018 PT Multi Media Ocean Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • Shipping
  • Port
  • Dockyard
  • Jadwal
  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News

© 2018 PT Multi Media Ocean Indonesia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In