PT Pelindo 1 Cabang Tanjung Pinang terapkan e-pass secara elektronik untuk masuk ke pelabuhan Sri Bintan Pura, Tanjung Pinang Kepulauan Riau.
Pembayaran pas masuk pelabuhan secara elektronik diterapkan sejak 15 Juli 2018. Sistem transaksi non tunai ini disambut baik oleh Bank Indonesia untuk mendukung pemerintah mensukseskan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT). Sehingga, untuk mendukung kesuksesan program tersebut, Pelindo 1 Cabang Tanjung Pinang bersama sejumlah bank membagikan kartu e-money gratis kepada masyarakat.
“Pelindo 1 Cabang Tanjung Pinang menerapkan sistem e-pass di Terminal Penumpang Pelabuhan Sri Bintan Pura. Sehingga pembayaran pas masuk pelabuhan di pelabuhan ini yang awalnya dilakukan secara manual, kini dilakukan secara elektronik. Sistem ini merupakan pilot project untuk transaksi non tunai yang pertama kali diterapkan di seluruh pelabuhan di Indonesia,” kata Direktur SDM dan Umum Pelindo 1, M. Hamied Wijaya usai grand launching E-Pass di pelabuhan Sri Bintan Pura, Minggu (29/7).
Untuk diketahui, sistem e-pass ini juga telah diterapkan di pelabuhan Tanjung Priok mulai Bulan Juli 2018 ini. Perusahaan plat merah inipun menggandeng BNI untuk teknologi tersebut. Bahkan kartunya juga bisa digunakan untuk pembayaran belanja di sejmulah tempat lain.
Hamied juga menyatakan, terminal Penumpang Sri Bintan Pura juga telah menerapkan sistem e-berthing pelayanan tambatan kapal secara online yang bisa diakses menggunakan smartphone. “Kedepan, di Pelabuhan Sri Bintan Pura juga akan menerapkan e-parking, e-ticket, dan distribusi pembayaran elektronik lainnya sehingga menjadi smart terminal untuk langkah yang efektif dan efisien,” ungkapnya.
Sementara itu, GM Pelindo 1 Cabang Tanjung Pinang, I Wayan Wirawan menambahkan semua transaksi di Pelabuhan Sri Bintan Pura akan menggunakan sistem transaksi non tunai. “Kami memudahkan para pengguna jasa ataupun masyarakat yang ingin menggunakan layanan di pelabuhan. Pengguna jasa cukup mengakses permintaan layanan melaui smartphone sedangkan masyarakat cukup menempelkan kartu ke mesin yang disediakan. Dengan modernisasi yang dilakukan di pelabuhan ini bisa menjadi contoh bagi pelabuhan-pelabuhan lain di Indonesia,” ujar I Wayan Wirawan. (pld1/**)



























