PT Pelindo IV (Persero) berencana membuka rute direct call dan direct export ke Malaysia dan India melalui Pelabuhan Makassar. Tapi, kata Direktur Utama Pelindo IV Farid Padang, sampai sekarang belum ada direct call dan direct export ke Malaysia.
Rencana membuka direct call ke India, untuk mengangkut kargo milik PT Antam (Persero) Tbk, itupun jika Antam memiliki pasar potensial di India.
Kata Farid, rencana direct call ke India akan dilakukan dengan sistem third party cargo. Antam sebagai pemilik kargo, Pelindo IV sebagai operator pelabuhan, dan Sinokor Merchant Marine Co., Ltd. sebagai operator kapal.
India selama ini menjadi pasar Antam yang mengekspor emas sebanyak 270 kontainer (1.000 ton) per bulan atau 3.240 kontainer per tahun ke Hindustan.
“Untuk pasar Asia, kebanyakan ke China, Jepang dan Korea. Untuk pasar Eropa direct call dari Pelabuhan Makassar kebanyakan ke Spanyol, Prancis, dan Belanda lewat Hamburg dan Rotterdam. Ada pula direct call dan ke Amerika Serikat,” kata Farid kepada pers, Senin (15/4).
Menurut dia, pihaknya sudah membuka jalur direct call langsung ke luar negeri dengan menggandeng perusahaan pelayaran asal Hong Kong, SITC, sejak 5 Desember 2015 lalu. Farid meyakini dengan direct call bisa lebih efisien.
“Misalnya pengapalan ke China, sebelumnya memakan waktu 24 hari, kini tinggal 9 hari perjalanan dengan efisiensi biaya sekitar US$200 setiap pengiriman barang. Sedangkan ke Eropa dan Amerika, waktu pengirimannya kini 11 hari dengan penyusutan biaya kurang lebih US$500,” ungkapnya. (***)



























