Kegiatan sandar kapal di dermaga JICT mulai normal. Sejumlah perusahaan pelayaran dan keagenan menyatakan kapal-kapal yang mereka tangani tak lagi menunggu lama.
“Sudah nggak ada masalah, kapal saya datang hari ini langsung sandar,” kata Sunarno dan Andre, keduanya pengurus DPC INSA Jaya, Rabu (17/1) pagi.
Menurut Nano (panggilan Sunarno), kapal Wan Hai 212 yang diageninya, sandar di dermaga barat JICT tidak ada masalah. “Hanya untuk bongkar muat masih belum seperti yang diharapkan, per jam masih 18 boxes,” ujar Manajer pelayaran Tresna muda Sejati ini.
Kata Nano, dengan Bongkar muat sebanyak 520 Boxes dari kapal Wan Hai itu, memakan waktu 15 jam. “Kalau menurut saya layanan di terminal ini sudah normal, tapi kalau yang di alami pelayaran lain saya tidak tahu,” ungkap Nano.
Nano juga mengungkapkan bahwa terjadinya delay kapal beberapa waktu lalu disebabkan delay adanya pergantian tenaga RTG dari PT EMCO ke PT MTI. “Tapi, sekarang kondusif. Mungkin kemarin-kemarin karena tenaga baru masih belum mengusai dan sekarang agak lumayan lancar,” ucap Nano.
Sedangkan Andre dari BEN Line juga mengatakan hal yang sama dengan Nano. “Kapal saya tiba pagi tadi (Rabu, 17/1) langsung sandar, berarti kapal sebelumnya lancar. Kalau kapal saya delay, kapal sebelumnya juga delay, efect domino,” ujarnya.
Memang, Andre mengakui, jika pada belakangan ini, layanan kapal dan bongkar muat petikemas agak terganggu karena adanya pergantian operator crane di terminal tersebut.
Sementara itu, Vice President JICT Riza Erivan mengatakan bahwa layanan dan kegiatan sandar kapal sudah normal. “Layanan kapal normal,” ungkapnya singkat.
Menjawab pertanyaan masuknya kembali para pegawai eks PT EMCO bekerja di terminal, Riza menyatakan, adanya pegawai eks EMCO yang apply ke PT MTI itu atas kemauan sendiri. (***)



























