Direktur Komersial dan Operasi PT Pelindo III M. Iqbal menyatakan pembangunan pelabuhan niaga di Kaliwungu Kabupaten Kendal segera diwujudkan jika kesiapan lahannya sudah rampung. Pelindo III sudah menyiapkan anggaran investasi sekitar rp 3,8 triliun untuk pembangunan tahap pertama pelabuhan Kendal tersebut.
“Kita tinggal menunggu kesiapan lahannya. Hari ini saya ketemu Dirjen Perindustrian untuk follow up kawasan ekonomi khusus (KEK) untuk pelabuhan niaga Kendal itu,” kata Iqbal kepada Ocean Week, usai pembukaan Rakernas INSA di Jakarta, kemarin.
Iqbal meyakinkan bahwa pembangunan pelabuhan niaga Kendal tersebut dapat terealisasi pada tahun 2018 ini, dan dapat beroperasi di tahun 2019.
Rencana pembangunan pelabuhan niaga Kendal ini juga disambut baik oleh DPC INSA Semarang. “Kami sangat mendukung rencana adanya pelabuhan niaga Kendal, karena Tanjung Emas sering terkena ‘rob’ air laut sehingga cukup mengganggu aktivitas keluar masuk barang di pelabuhan itu,” ujar Ridwan, Ketua DPC INSA Semarang saat dikonfirmasi Ocean Week, di Jakarta.
Menurut Ridwan, pelayaran di Semarang sangat menunggu realisasi pelabuhan niaga Kendal. Sebab, dapat sebagai pilihan bagi pelayaran berkegiatan kapalnya, selain di Tanjung Emas. “Kita tunggu saja janji Pelindo III membangun pelabuhan itu,” ungkapnya.
Seperti diketahui, pelabuhan niaga Kendal akan dibangun menjadi pelabuhan berskala internasional oleh PT Pelabuhan Indoensia III. Usai menandatangani kerjasama dengan Pemkab Kendal akhir tahun 2017, Direktur utama Pelindo III, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra menyatakan, perseroan siap menggelontorkan rp 6 triliun untuk diinvestasikan dalam pengembangan pelabuhan Kendal menjadi pelabuhan bertaraf internasional.
“Pada tahun pertama (2018), kami akan investasi pembangunan senilai 3,8 triliun dan pada tahun berikutnya kami akan investasi sisanya,” ungkapnya.
Askhara mengatakan, untuk tahap pertama pembangunan akan difokuskan pada pembangunan infrastruktur pelabuhan niaga. Pembangunan tersebut meliputi pembangunan gedung, jalan, dan dermaga.
Targetnya tahun 2018 untuk pembanguanan pelabuhan niaga sudah selesai dan tahun 2019 pelabuhan skala internasional sudah dapat beroperasi.
Bupati Kendal, Mirna Annisa mengatakan kerja sama pemkab Kendal dengan PT Pelindo III ini akan berdampak positif bagi ekonomi Kendal karena letak pelabuhan Kendal tersebut dekat dengan kawasan industri.
Iqbal menambahkan, pelabuhan niaga Kendal yang akan dibangun juga KEK, nantinya selain dapat menubuhkan perekonomian di wilayah Kendl dan sekitarnya, juga dapat menyerap ribuan tenaga kerja. “KEK itu akan dibangun di wilayah Kawasan Industri Kendal. Sekarang minat dari industri berinvestasi disitu cukup besar, bahkan sudah ada beberapa yang niat menggelontorkan dananya membangun pabrik di kawasan itu,” jelas Iqbal. (***)





























