Situasi dan kondisi pelabuhan Tanjung Priok pada Jumat (10/4), bertepatan dengan hari pertama pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta, tampak sepi.
Jalanan di sekitar pelabuhan pun lengang. Perempatan di depan JICT yang menuju pintu masuk pos 9 pelabuhan Priok pun terlihat sunyi.
Kontributor Ocean Week yang mencoba memanntau dengan mengelilingi pelabuhan Priok hampir tak ada hambatan masuk ke pelabuhan yang pada waktu normal sebelum ada wabah COVID 19 sangatlah macet.
Sewaktu masuk ke pos 9, dan menyempatkan mengambil gambar, 3 pintu masuk dan dua pintu keluar tak tampak mobil pribadi maupun truk yang keluar masuk.

Pelabuhan Tanjung Priok pagi menjelang siang ini terlihat seperti bukan layaknya pelabuhan internasional yang biasanya ramai dengan lalu lalang kendaraan maupun orang. “Hari ini di Priok sepi sekali,” kata Munif (akrab dipanggil Ujang), pengurus INSA Jaya, saat ditanya di Tanjung Priok, bercerita.
Sunyinya kondisi pelabuhan Priok pun terlihat di terminal penumpang Nusantara. Padahal ada dua kapal yang sedang sandar yakni Dorolonda dan Lawit, keduanya milik PT Pelni.
Kapal Lawit baru saja sandar dan menurunkan penumpangnya dari pelabuhan Pontianak. Sementara untuk kapal Dorolonda akan berangkat tujuan Indonesia Timur.

Hanya ada puluhan penumpang yang tampak menaiki kapal Dorolonda. Padahal kapal ini mampu menampung ribuan orang. Sepinya penumpang tersebut dikarenakan adanya pembatasan penumpang, dan di beberapa daerah tujuan banyak yang tak lagi mengoperasikan pelabuhan penumpang.
Rute Dorolonda sendiri yakni Tanjung Perak, Kijang, Tanjung Priok, Makassar, Bau Bau, Namlea, Bitung, Ambon dan Ternate.
Kapal dorolonda merupakan armada milik PT Pelni, kapal ini mampu menampung penumpang sebanyak 2.130 penumpang. Fasilitas yang ada di kapal ini terbagi menjadi 4 kelas yaitu 1S yang hanya tersedia untuk 12 penumpang saja, kelas 1 A untuk 36 penumpang, 1 B untuk 56 penumpang dan kelas ekonomi mampu menampung 2.026 penumpang.
Sementara itu untuk kegiatan di kapal RoRo pun tak seramai biasanya. Hari Jumat ini ada kapal PT Bukit Merapin yang sedang berkegiatan memuat kendaraan tujuan Bangka. (**)





























