PT Prima Multi Terminal (PMT) sebagai penyedia pelayanan jasa terminal petikemas antar pulau dan internasional di Pelabuhan Belawan telah mendatangkan 2 unit alat bongkar muat peti kemas jenis quay container crane (QCC) dan 4 unit rubber tyred gantry crane (RTG), pada Senin 30 Juni 2026 lalu.
Hal itu dilakukan untuk meningkatkan kinerja bongkar muat di pelabuhan Belawan.
Wakil Direktur Operasional dan Komersial PT TMS Line, Sunarno HS kepada Ocean Week mengatakan, proses pengapalan alat bongkar muat peti kemas merk SANY dari Tiongkok tersebut dilakukan oleh MV. HAI TENG 007 V.2604 yang diageni PT Pelayaran Tresnamuda Sejati (TMS).
“Kapal sandar pada 30 Juni 2026, pukul 15:25 waktu setempat di pelabuhan Belawan,” ujar Nano (panggilannya), Kamis malam.
“Peralatan bongkar muat tersebut direncanakan untuk kegiatan pelabuhan Domestik Belawan Medan yang dilakukan oleh PMT,” katanya lagi.
Jadi, ungkap Nano, kalau Facilitas Pelabuhan cukup lengkap dengan sendirinya Kunjungan kapak di Terminal PMT bertambah karena kerja bongkar muat bisa tepat waktu sesuai Schedule.
Untuk diketahui bahwa PMT merupakan perusahaan yang menyediakan berbagai pelayanan kepada para pengguna jasa, seperti layanan kegiatan stevedoring, haulage, receiving/delivery, penumpukan, pelayanan dermaga dan jasa lainnya.
Selain itu juga melayani jasa kegiatan petikemas (domestik). PMT juga menghandle layanan fresh water atau jasa air bersih, jasa tempat penumpukan petikemas, jasa dermaga untuk bertambat, jasa kegiatan curah cair (domestik & internasional). Lalu, jasa kegiatan general cargo (domestik & internasional), curah kering (domestik & internasional), pelayanan jasa jembatan timbang, serta jasa tempat penimbunan barang.
Nano berharap dengan adanya alat tersebut, kinerja pelabuhan Belawan dapat semakin membaik. (***)































