Pembangunan pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat terus dikebut. Saat ini pembangunan dermaga petikemas sudah mencapai sekitar 94%. Begitu pula untuk akses jalan utama ke dan dari dermaga petikemas maupun car terminal, pengerasan jalan rampung April 2021.
Kepala Kantor KSOP Kelas III Patimban Heri Purwanto menyatakan itu kepada Ocean Week, Senin pagi (12/4). “Untuk Pembangunan dermaga peti kemas sudah mencapai 94%. Hingga saat ini secara temporary akses jln menuju dermaga area reklamasi dpt digunakan dan utk pengerasan akses jalannya akan selesai akhir April 2021,” ujarnya yang juga dibenarkan Kabag. Humas Perhubungan Laut Wisnu Wardana.
Mantan KSOP Marunda ini juga mengungkapkan jika dermaga car sudah beroperasi dan ada kapal Roro ruitn melayari Patimban-Panjang Lampung.
“Kapal roro Ferrindo 5 sampai saat ini masih terus beroperasi. Rata-rata sekitar 30-60 kendaraan untuk Bongkar dan Muat dari Patimban-Panjang PP,” ungkapnya.
Sementara itu, Yukki Nugrahawan Hanafi juru bicara konsorsium sekaligus Wakil Direktur Utama PT Indika Logistics dan Support Services (ILSS) menyatakan bahwa pembangunan Patimban sesuai On progress.
“Semua berjalan sesuai rencana, kita tunggu bulan Juni nanti akan ada pengumuman resmi,” katanya saat dihubungi Ocean Week.
Untuk diketahui bahwa PT Pelabuhan Patimban Indonesia (PPI) sah menjadi pengelola Pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat.
Berdasarkan perjanjian Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), PPI kelak akan menyediakan suprastruktur di Pelabuhan Patimban untuk kapasitas terminal petikemas sebesar 3,75 Juta TEUs.
Adapun kapasitas terminal kendaraan tersebut kelak sebesar 600.000 CBU dengan jangka waktu kerja sama selama 40 tahun.
Dalam pengelolaan proyek ini, PPI menggandeng perusahaan asal Jepang. Adapun, komposisi masing-masing negara di dalam perusahaan operator pelabuhan adalah 51% Indonesia dan 49% dari Jepang.
Kehadiran pelabuhan patimban ini diharapkan mampu berperan dalam pertumbuhan perekonomian di wilayah Jawa Barat dan juga secara nasional.
Saat ini pembangunan Pelabuhan Patimban memasuki Fase 1-2 (2021-2026) yang meliputi pembangunan terminal peti kemas sampai dengan kapasitas 3,75 juta TEUs dan terminal kendaraan dengan kapasitas total sampai dengan 600.000 CBUs.
Untuk pengoperasian terminal kendaraan di Pelabuhan Patimban sudah dimulai November 2021 setelah soft opening oleh presiden Joko Widodo. Sementara Terminal Kontainer diperkirakan akan mulai dioperasikan pada tahun 2024, setelah pembangunan fasilitas infrastruktur dan fasilitas pendukung lainnya siap.
Dalam 10 tahun ke depan, diharapkan dapat membuka lapangan kerja hingga 4,3 juta. (***)






























