PT PELNI bersama Kementerian Perhubungan RI resmi melepas pelayaran perdana KM Logistik Nusantara (Lognus) 4 dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta pada Senin (06/01).
Pelepasan pelayaran perdana ini dilakukan oleh Kasubdit 3 Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub RI Ari Wibowo, Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut PELNI Kokok Susanto, Vice President Usaha Barang Non Komersial PELNI Sauban Muksin, serta) dan Kepala Cabang PELNI Jakarta Dicky Dermawandi.
Dalam sambutannya, Kasubdit 3 Hubla Ari Wibowo yang mewakili Direktur Lala Hubla Capt. Hartanto menyebut bahwa acara Pelepasan Pelayaran Perdana KM. Logistik Nusantara 4 Dalam Penyelenggaraan Kewajiban Pelayanan Publik Untuk Angkutan Barang di Laut Tahun Anggaran 2025.
Ari mengatakan, merujuk pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 5 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Kewajiban Pelayanan Publik Untuk Angkutan Barang di Laut atau dikenal dengan “TOL LAUT”, dilaksanakan dalam rangka menjamin tersedianya angkutan barang di laut dengan trayek tetap dan teratur serta terjadwal, menjamin ketersediaan barang pokok dan penting khususnya di wilayah T3P dan untuk mempengaruhi harga pasar guna mengurangi disparitas harga.
Berkaitan dengan hal tersebut, ungkapnya, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut telah menyelenggarakan kegiatan TOL LAUT sejak tahun 2015 dengan tetap melakukan evaluasi agar pelayanan kapal TOL LAUT terus meningkat dari tahun ke tahun.

“Pada kesempatan yang baik ini akan kita saksikan bersama pelepasan pelayaran perdana salah satu kapal Tol Laut yang diberikan penugasan kepada PT. Pelni menggunakan KM. Logistik Nusantara 4,” katanya.
Pada tahun 2025 ini KM. Logistik Nusantara 4 melayani Trayek T-2 untuk wilayah Kepulauan Riau dengan rute pelayanan Tanjung Priok – Kota Segara/Tanjung Uban Letung Tarempa – Selat Lampa Subi Serasan Midai – Kota Segara/Tanjung Uban – Tanjung Priok dan pada voyage Perdana ini KM. Logistik Nusantara 4 akan membawa muatan sebanyak 55 TEUs yang akan melakukan pengiriman muatan berupa pakan ayam, beras, minuman/makanan ringan, air mineral, kedelai, tepung, garam, minyak goreng, atau barang-barang kelontongan, daging ayam dan eskrim sebanyak 17 Teus Dry Container dan 2 Reefer Container ke Natuna, 28 Teus Dry Container dan 5 Reefer Container ke Tarempa serta 3 Teus Dry Container ke Letung.
Dengan dilaksanakannya seremonial pelepasan pelayaran perdana KM. Logistik Nusantara 4 pada hari Senin ini, diharapkan kebutuhan akan barang pokok dan penting pada wilayah Kepulauan Riau khususnya dapat terpenuhi dan dapat menjadi semangat baru untuk mendorong adanya pertumbuhan ekonomi pada wilayah setempat.
“Saya berpesan kepada semua operator pelaksana kegiatan TOL LAUT untuk bekerja dengan penuh tanggungjawab, memberikan pelayanan yang prima, efektif dan efisien serta tetap mengutamakan keselamatan,” jelasnya.
Tidak lupa Ari Wibowo mengajak semua pihak berkolaborasi untuk mengoptimalkan layanan penyelenggaraan kewajiban pelayanan publik untuk angkutan barang di laut ini.
“Semoga apa yang kita laksanakan bersama diberikan kemudahan dan kelancaran, serta kita semua senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan,” katanya. (**)






























