Pelayaran di pelabuhan Tanjung Priok mengeluhkan ngadatnya atau error nya sistem Inaportnet yang terjadi mulai 22.00 wib hingga saat ini.
Akibatnya urusan dokumen kapal jadi terganggu, dan kapal banyak mengantre.
Mereka (pelayaran) minta pihak Pusat Data dan Informasi Kemenhub dapat segera memperbaikinya.
“Sistem inaportnet error dari jam 22.00 wib sampai saat ini belum bisa diakses sehingga pelayanan untuk keluar masuk kapal terkendala,” ujar Munif, salah satu pengguna jasa di pelabuhan Priok kepada Ocean Week, Jumat pagi.
Dia menyayangkan tidak adanya pemberitahuan kepada para pengguna jasa mengenai hal ini. “Pakai manual bisa, tapi kan prosesnya lama,” ungkapnya.
Direktur Lala Ditjen Hubla Budi Mantoro saat dikonfirmasi tentang hal ini, menyatakan jika pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pusdatin (pusat data dan informasi) Kemenhub.
Informasi yang Ocean Week peroleh dari pelabuhan Tanjung Priok menyebutkan bahwa YOR juga tinggi. Sejumlah kapal petikemas luar negeri banyak yang mengantre untuk sandar dan bongkar muat.
Pelayaran berharap error nya sistem Inaportnet dapat dinormalkan kembali.
Seperti diketahui bahwa pelabuhan Tanjung Priok merupakan pelabuhan tersibuk dan terbesar di Indonesia. Jika ada trouble layanan, bisa berdampak terhadap perekonomian negeri ini. (***)





























