Pelabuhan Ust-Luga Rusia kembali mengalami kerusakan akibat serangan drone Ukraina, seiring Kyiv meningkatkan serangan terhadap infrastruktur ekspor minyak Rusia.
Melalui unggahan Telegram pada Minggu (29/3/2026) pagi, Gubernur Alexander Drozdenko mengatakan wilayah Leningrad kembali diserang drone Ukraina semalam.
Pertahanan udara telah menembak jatuh 31 drone sejauh ini, sementara layanan darurat sedang berupaya memadamkan kebakaran di pelabuhan Ust-Luga.
Wilayah Leningrad di pantai Laut Baltik menjadi pusat ekspor utama Rusia dan telah berulang kali diserang Ukraina selama seminggu terakhir.
Pemuatan di Ust-Luga dihentikan sejak Rabu, setelah pelabuhan tersebut mengalami kerusakan parah, mengancam ekspor minyak Rusia.
Pelabuhan lain di wilayah tersebut, Primorsk, juga mengalami kerusakan. Tepat sebelum serangan Ukraina baru-baru ini, Primorsk dan Ust-Luga menangani sekitar 45%, atau 1,72 juta barel per hari, dari ekspor minyak mentah Rusia melalui jalur laut, menurut data pengiriman yang dilihat Bloomberg.
Kerusakan pada kedua pelabuhan tersebut mengancam akan meredam potensi peningkatan pendapatan ekspor minyak Rusia dari kenaikan harga yang dipicu oleh perang Iran.
Lonjakan harga tersebut telah memberi Presiden Vladimir Putin kesempatan untuk menutup sebagian defisit anggaran yang semakin melebar seiring melambatnya perekonomian.
Baik Rusia maupun Ukraina saling menyerang setiap hari dengan drone dan, kadang-kadang, rudal saat perang memasuki tahun kelima. Serangan Ukraina bertujuan untuk mengurangi keuntungan Rusia yang digunakan untuk membiayai perang, seringkali menargetkan infrastruktur minyak, energi, dan industri lainnya.
Rusia sering menyerang infrastruktur sipil selain situs industri. Semalam, delapan orang terluka dalam serangan drone Rusia di wilayah Mykolaiv, Ukraina, menurut otoritas regional. (sumber bloomberg)





























