Dengan ditutupnya pelabuhan ini, otomatis pelayanan KMP Kalibodri dihentikan dan tidak melayani penyeberangan Kendal-Kumai.
“Operasional KMP Kalibodri dihentikan dulu, kebetulan kapal juga mau doking perbaikan,” ungkapnya.

Jadwal perbaikan kapal biasa dilakukan menjelang arus mudik yang akan dilaksanakan bulan depan. “Kalau tidak ada kendala pertengahan April KMP Kalibodri sudah mulai jalan. Itupun kalau kebijakan penutupan pelabuhan dibuka. Kita berharap bisa melayani angkutan lebaran tetapi masih menunggu perkembangan peraturan pemerintah pusat,” ujar Andi.
Untuk diketahui bahwa pelabuhan ini memiliki dua dermaga yakni untuk kapal Roro tujuan Kendal-Kumai, dan dermaga wisata tujuan Kendal-Karimunjawa.
Biasanya pada musim Lebaran, pelabuhan ini cukup ramai dengan pemudik dari Kumai Kalimantan Tengah yang pulang kampung ke daerah Kendal dan sekitarnya.
Ocean Week yang beberapa kali menyempatkan melongok ke pelabuhan Baurekso Kendal ini, selalu tampak sepi, terutama pada dermaga wisata.
Kapal Bahari tampak bersandar di dermaga, bahkan tak sedikit warga yang memancing di sekitar dermaga tersebut. Sedangkan di dermaga kapal Roro, Ocean Week juga selalu tak mujur, karena 4 kali kesana, tak pernah melihat KMP Kalibodri berada disana. (Aya/**)






























